Pahami Aku

Pahami Aku
Berita baik


__ADS_3

Sesampainya di rumah setelah mengantar ayah dan mama ke bandara. Harun dan Ursila menghabiskan waktu di ruang keluarga. Tiba tiba Ursila merangkul tangan Harun yang dari tadi seperti memikirkan sesuatu.


"Maafkan aku ya soal malam tadi, setelah aku berpikir rasanya tidak pantas ngembek untuk urusan seperti itu. Lagipula kamu juga pergi karena kewajiban dari perusahaan, aku minta maaf ya sayang...", kata Ursila lalu memeluk Harun.


Harun pun membalas pelukan istrinya. "Tidak apa-apa. Aku berjanji padamu menjadikanmu prioritas, namun nyatanya...", kata Harun.


belum selesai Harun menyelesaikan bicaranya Ursila mengatakan "Sudahlah, kau pergi juga bagian dari mencari nafkah untukku, lalu di bagian mananya kau tidak menjadikanku prioritas".


"Masha Allah istri sepertimu ini lah yang menenangkan hati suami. Terimakasih sayang...", puji Harun kepada Ursila.


********


"Jadi sekarang di sendirian dong", kata Aira


"Aku ikut saran Mas Harun. untuk ajak umi nginap di rumah. Lagipula mama dan ayah lusa juga pulang, Haura dan Fadlan juga seminggu lagi sudah akan kembali lagi ke Jakarta", balas Ursila sambil mengetik beberapa tugasnya.


Ponsel Aira tiba tiba ada yang memanggil, dan dilihat nama nya adalah Gaza.


"sejak kapan kau...." belum selesai Ursila bertanya Aira malah langsung dengan sigap mengambil ponsel dan pergi menjauh meninggalkan Ursila.


Ketika Aira sudah selesai dengan percakapannya dengan Gaza. Ursila mendekati, "Jadi......?", Ursila mulai menggoda temannya.


"Baiklah aku cerita, sebenarnya ada andil suamimu. Ketika Haura menikah, Mas Harun memgenalkan ku pada Gaz. Lalu kami beberapa kali janjian bertemu dan saling tukar nomor. Dan minggu lalu dia mengajakku untuk ta'aruf", Aira menjelaskan dengan sangat hati-hati.


"What? Ya Allah gak nyangka aku lo Ra.. senangnya aku dengarnya", kata Ursila

__ADS_1


sementara Aira masih menutupi wajah malunya.


"Ra pulang kerja nanti temani aku ke klinik ya, entah kenapa aku sering sekali merasa sakit kepala, bahkan terkadang muntah muntah", pinta Ursila.


"baik say...", jawab Aira


*******


"Jadi teman saya sakit apa Dok", tanya Aira


"Selamat ibu Ursila anda positif hamil. Usia kandungan anda saat ini masuk 5 minggu", jawab dokter.


"Alhamdulillah La.. hampir setahun penantianmu, akhirnya..." kata Aira lalu mereka saling berpelukan.


"Saya ingatkan anda harus menjaga kandungan anda baik baik karena usia nya ini masih muda", saran dokter sambil menuliskan resep obat yang harus dikonsumsi.


Diperjalanan pulang Ursila selalu saja mengelus perutnya.


"La.. suami kapan pulang?", tanya Aira sambil konsentrasi mengemudi mobil.


"Insya Allah bulan depan. Memangnya kenapa?", tanya Ursila.


"Saranku kamu jangan kasih tahu suamimu masalah kehamilanmu ini. Nanti saja saat dia sudah pulang." saran Aira


"Betul juga ya, biar jadi kejutan, lagipula aku ingin melihat langsung bagaimana reaksi suamiku", kata Ursila sambil tersenyum sumringah.

__ADS_1


Sesampainya di rumah, Aira langsung pulang. Sesudah makan malam Ursila langsung saja ke kamar, karena merasa tidak enak badan. Sebelum tidur dia sempatkan menghubungi Harun. karena hanya pada saat malam Harun dapat dihubungi.


"Bagaimana tadi, sudah dicek ke dokter?", tanya Harun.


"Sudah Mas, kata dokter aku cuma capek. Tadi juga sudah dikasih obat", jawab Ursila yang sedari tadi selalu mengelus perutnya.


"Maaf nak, nanti saja memberi tahu keberadaanmu", batin Ursila


"Jangan lupa dimakan obatnya, lalu jaga kesehatanmu, kalau besok masih gak enak badan. Gak usah kerja dulu ya...", pinta Harun.


"Iya Sayang... aduh senangnya aku diperhatikan seperti ini, Kamu juga hati-hati ya, jangan lupa istirahat, jangan gila kerja", pinta Ursila.


"Mas aku mau tanya. Kalau misalkan kita punya anak kamu mau dipanggil apa?", tanya Ursila


"Kok ngomong gitu?", tanya Harun keheranan


"Mau tahu saja....haha.... apakah Bunda sama Panda. hahaha... ", Kata Ursila.


"Hah apaan masa aku dipanggil panda sih. Sudah panggilan seperti kamu ke orang tuamu saja", kata Harun


"umi-abi maksudnya?", tanya Ursila


"Iya.. Sudah ah sudah malam gini, kamu tidur aja ya... Good night, Assalamu'alaikum", kata Harun


"Wa'alaikumussalam cinta..", balas Ursila menutup panggilan.

__ADS_1


"cinta? apa aku tidak salah dengar? aneh... aku tahu sekali dia itu orangnya cuek dan apa adanya saja..", batin Harun


__ADS_2