Pelabuhan Terakhirku

Pelabuhan Terakhirku
Mengenal Lebih Dalam


__ADS_3

Setelah Kiara memutuskan menerima perjodohan yang telah di tetapkan untuknya, Kiara semakin yakin untuk membuang bayang-bayang tentang masa lalunya, termasuk kenangan tentang Dewa.


Jam menunjukkan pukul 10 pagi, dan hari ini Kiara mempunyai jadwal check up rutin setiap bulannya, karena penyakit asam lambung yang pernah di deritanya itu.


Pagi itu dia terlihat hanya pergi check up sendirian tidak di temani Arman, karena Arman sedang keluar kota untuk urusan bisnis.


Setelah resmi bertunangan dengan Arman, kini Kiara semakin terlihat bahagia dan mulai melupakan kesedihannya akibat pernikahan Dewa dengan Vita.


Arman sangat menyayangi Kiara dan berusaha membuat Kiara selalu bahagia.


Bahkan Arman rela menukarkan nyawanya untuk Kiara kalau itu bisa membuat Kiara bahagia.


Begitulah saking besarnya cinta Arman kepada Kiara.


Walaupun Arman merasa Kiara belum bisa mencintainya dengan sepenuh hati, tetapi Arman tidak perduli sama sekali, yang dia tahu adalah dirinya begitu menyayangi gadis cantik yang menjadi tunangannya saat ini.


Arman tidak memaksakan Kiara untuk mencintainya sekarang, Karena bagi dirinya perasaan Kiara tidak terlalu penting baginya.


yang terpenting Kiara bisa nyaman bersamanya tanpa adanya tekanan perasaan dari siapapun.


Bagi Arman cinta itu bisa tumbuh seiring berjalannya waktu.


Dan berkat kesabaran Arman selama ini, dirinya kini berhasil membuat Kiara yang dahulunya tidak mencintainya, kini sudah bisa menerima Arman walaupun belum


100 persen. Seorang Kiara Zahwa Advani yang terkenal cuek dan jutek kepada semua laki- laki yang berusaha mendekatinya, melabuhkan pilihan untuk menikah dengannya, dan itu membuat Arman merasa mendapatkan durian runtuh berbarengan dengan undian lotre.


Memang terdengar sedikit konyol, tetapi itulah yang dirasakan Arman saat ini.


Dirinya merasa sangat beruntung, bisa mendapatkan hati seorang Kiara.


...***...


Setelah 6 bulan pertunangan mereka , mereka memutuskan untuk pergi berlibur


ke California.


Di sana mereka juga akan melakukan foto


pra wedding, mengingat tanggal pernikahan mereka sudah semakin dekat.



Terlihat penampilan Arman yang begitu manly dan macho.


Begitu juga dengan Kiara yang terlihat semakin glowing dengan wajah putih dan mulus tanpa cela.



Mereka berdua terlihat sangat serasi bak Romeo dan Juliet.


Mereka akan tinggal selama satu bulan di California untuk melakukan beberapa pemotretan dan juga tentunya untuk berlibur dan menikmati suasana pantai yang sangat indah di sana.


Arman dan Kiara sama- sama menyukai suasana California, karena di sana banyak sekali destinasi wisata yang sangat menarik bagi setiap mata dunia.


Dan inilah beberapa foto pra wedding Kiara Zahwa Advani dengan Arman Sebastian Narendra yang terlihat menarik dan mempesona



Mereka terlihat memakai busana yang bertema casual dan trendy.


Walaupun terlihat sederhana, tetapi mereka sangat terlihat cantik dan juga tampan.



Sengaja mereka mengambil background pantai, karena mereka berdua adalah


sama- sama pengagum pantai.


Bergaya casual ala anak gang street, menjadi pilihan mereka dalam sesi foto pra wedding itu.


Setelah seharian melakukan sesi pemotretan, Kiara dan Arman memutuskan untuk kembali ke hotel tempat mereka menginap.


Karena hari sudah semakin larut, mereka. memutuskan untuk beristirahat di kamar mereka masing-masing.


Dan memulai perjalanan wisata mereka keesokan harinya.


Pagi-pagi sekali Arman telah mengetuk pintu kamar Kiara, dan mengajak Kiara untuk pergi sarapan di outdoor beach restaurant.


Restoran di tepi pantai memang sangat banyak diminati setiap wisatawan yang berkunjung ke sana, selain tempatnya yang indah mereka juga bisa menyaksikan beberapa Permainan Akrobatic yang bernuansakan pantai di mainkan oleh para pemain akrobat professional.


Dan itu terlihat sangat menarik sekali untuk di tonton, sambil menikmati sajian western food yang menggunakan bahan dasar seafood.


Setelah sarapan dan menyaksikan beberapa akrobat, Arman dan Kiara berjalan santai melewati hamparan pantai yang sangat luas dan panjang.



Arman terlihat bertelanjang dada dan siap untuk menceburkan dirinya ke laut.


Lain hal dengan Kiara yang hanya berteduh di pinggir pantai saja menggunakan payung pantai yang memang sudah di sediakan untuk para wisatawan yang datang ke sana.


Arman mengajak Kiara untuk berenang, tetapi Kiara menolak.


" Sayang... berenang bareng yukk... pasti seru banget ni...jarang-jarang kan kita bisa kayak gini?" Pinta Arman.

__ADS_1


" Enggak ah.... kamu aja sana berenang sendiri, aku tungguin kami di sini aja ya..." Tolak Kiara.


" Ayolah sayang.... sekali aja! temenin aku...


masak aku berenangnya sendirian... nggak enak dong.." Rengek Arman lagi.


" Ih.... kamu ni... aku nggak mau berenang...


udah.. aku di sini aja sambil lihatin kamu berenang dari sini" Tolak Kiara lagi yang di balas muka cemberut Arman.


Melihat tingkah laku calon suaminya yang begitu kekanak-kanakan, membuat senyum lebar terukir di wajah cantik Kiara.


Setelah seharian berjalan-jalan mereka berdua kembali ke hotel dan beristirahat di sana.


Setelah satu bulan di California Arman dan Kiara kini telah kembali ke tanah air.


...***...


Kiara terlihat sangat sibuk dengan beberapa gaun yang akan di rancangnya untuk hari istimewa yang sebentar lagi akan berlangsung.


1 bulan lagi, Kiara dan Arman akan melaksanakan pernikahan.


Dan mereka sudah terlihat sibuk sekali.


Kiara mencoba beberapa gaun pernikahan yang akan di pakainya nanti, dan dia sangat kebingungan, untuk memilih mana gaun yang akan di kenakannya untuk acara sakralnya itu.


Dan Akhirnya Kiara menjatuhkan pilihannya kepada gaun putih bermotifkan benang emas dan silver yang mempunyai detail yang sangat indah dengan motif bunga dari benang emas dan silver tersebut.


Lain halnya dengan Kiara dan Arman, kini Dewa dan vita tengah berbahagia, karena mereka akan segera di karuniai bayi yang mungil dan menggemaskan.


Setelah penantian panjang, Dewa dan Vita akhirnya bisa memiliki buah hati dari cinta mereka berdua.


Hari demi hari di lalui Vita dengan kegembiraan yang teramat sangat, karena. satu bulan lagi, dirinya akan melahirkan buah hati pertamanya dari pernikahannya dengan Dewa.


Terlihat Dewa dan juga Vita sedang berbelanja keperluan persalinan nanti.


Mereka berbelanja di Mall yang juga menjadi tempat favorit Kiara berbelanja keperluan butiknya.


Dan tidak sengaja Dewa dan Vita bertemu dengan Kiara dan Arman yang sedang mencari perlengkapan pernikahan mereka di sana.


" Ara.... ya Allah Ra kamu apa kabar?" Tanya Vita yang tidak sengaja berpapasan dengan sahabatnya itu.


"Vi...tta.. Ya Ampun.. kok bisa ya kita ketemu di sini" jawab Kiara.


" Ya ampun siapa itu...emmm.... itu tu... cowok ganteng yang di sebelah kamu Ra ..? " Tanya Vita setengah mengejek Kiara.


" Oh.... ini... itu... Dia... calon suami aku Vit." jawab Kiara terlihat sedikit malu mendengar pertanyaan Vita. Mendengar itu, membuat mata Dewa membulat lebar.


Apalagi sekarang Dewa melihat sendiri, kalau Kiara telah mempunyai calon suami.


Dewa memilih diam dan berpura-bura memilih perlengkapan seperti baju ibu hamil dan lain-lain


" Oh... iya ini kenalin Vita temen aku, dan itu suaminya" cetus Kiara yang mengenalkan Vita dan Dewa kepada Arman.


" Saya Arman .. " Arman mengulurkan tangan kepada Vita dan Dewa.


Vita tidak terlihat kaku berbicara dengan Arman, akan tetapi Dewa dan Kiara terlihat sangat kikuk satu sama lain.


" Ohh.. ya Arman, Nanti Kamu undang kami nggak di acara pernikahan kalian?" Tanya vita


"Pasti Kami undang.. kalian wajib datang ya..? jawab Arman.


Terlihat Dewa hanya tersenyum kecut melihat Arman yang sesekali memegang bahu Kiara.


" Oh ya Vit usia kehamilan kamu udah memasuki bulan ke berapa?" Tanya Kiara


"Emm... udah jalan 9 bulan sih... makanya aku sama Dewa udah nyiapin perlengkapannya dari sekarang" jawab Vita.


" Cewek Apa Cowok Vit?" tanya Kiara lagi.


" Insya Allah Cewek Ra ... tapi itu kan baru kemungkinan ya.... " Jawab Vita lagi.


" Aku sama Arman pamit dulu ya ...


jangan lupa ya nanti datang ke acara pernikahan kami!". Pinta Kiara seraya berpamitan kepada Dewa dan juga Vita.


Setelah pertemuannya dengan Kiara kemarin, Dewa terlihat sering melamun dan sedikit tidak fokus jika di ajak ngobrol dengan Vita.


Melihat keanehan dari sang suami, Vita pun langsung menanyakan perihal apa yang membuat suaminya itu menjadi seperti ini.


"Sayang... kamu kenapa sih Akhir-akhir ini kok sering bengong sendirian.... " Tanya Vita.


"Apa... sayang... Emm nggak aku nggak kenapa-napa kok." Elak Dewa.


" Sayang Aku tu udah lama kenal sama kamu, dan aku juga tahu sifat suami aku" tanya Vita yang tidak langsung percaya dengan Dewa.


"Semenjak dari mall kemarin Kamu tu berubah ... jadi suka bengong terus,kadang nggak nyambung kalau aku ajak ngomong" protes Vita lagi.


"Udah deh kamu jujur aja sama aku sayang... sebenarnya kamu kenapa?". Desak Vita.


" udah ya sayang, aku tu nggak ada apa-apa, jadi kamu nggak usah khawatirin aku ya! oke sayang..." Elak Dewa lagi.


Vita terlihat sangat kesal mendengar jawaban dari suaminya itu, dia masih penasaran dengan Dewa dan merasa jawaban Dewa tidak membuatnya lega.

__ADS_1


Vita mulai mencari tahu apa yang menyebabkan Suaminya itu terlihat sering melamun.


Dia tidak bisa tenang sebelum mendapat jawaban, mengapa sikap Dewa menjadi aneh akhir-akhir ini.


Vita mengumpulkan informasi tentang masa lalu suaminya dan mencari tahu melalui orang-orang kepercayaan Dewa, yang telah lama bekerja untuknya.


Dan Vita mulai menerima titik terang, yang selama ini membuat dirinya tidak tenang, karena memikirkan Dewa terus menerus.


Vita sangat kaget, karena dia baru tahu kalau Kiara pernah bekerja di perusahaan suaminya tersebut sebagai karwayan dengan jabatan sebagai desainer.


Vita mulai merasa kalau suaminya telah menyembunyikan semua itu darinya.


Dirinya juga tidak menyangka bahwa Kiara tidak pernah bercerita tentang itu dengannya, padalah Kiara adalah teman baik Vita.


" Sebenarnya apa yang di sembunyikan Dewa dari aku... dan kenapa Kiara juga nggak pernah cerita sama aku kalau dia pernah kerja di kantor Dewa..? " tanya Vita dalam hatinya.


"Apa jangan- jangan Kiara sama Dewa dulunya Pernah punya hubungan khusus...?


ahhh.... udah lah, dari pada aku nebak-nebak nggak jelas, mendingan aku cari tahu lagi soal itu.." Gumamnya lagi.


...***...


Hari pernikahan Arman dan Kiara sudah semakin dekat, dan semua persiapan sudah di persiapkan dengan baik tanpa ada yang kurang sedikitpun.


Dan tibalah hari bahagia itu, hari dimana Arman dan Kiara dipersatukan salam ikatan suci pernikahan.


Momen mengharukan dan membahagiakan itu, disaksikan oleh kedua keluarga mempelai dan juga para sahabat dan juga para kolega dan karyawan Nadia dan juga Kiara beserta jajaran orang-orang penting dari pihak tamu undangan Arman beserta keluarganya.


Terlihat Vita dan Dewa juga menghadiri pernikah Arman dan juga Kiara.


Mereka memberi ucapan selamat untuk kedua mempelai yang akan menempuh kehidupan yang baru.


Dewa terlihat sangat kesal dan kecewa, karena seharusnya dirinyalah yang bersanding di pelaminan bersama Kiara, orang yang sampai sekarang masih ada dihatinya itu.


Tapi apalah daya, Dewa harus mengubur keinginannya itu untuk selama-lamanya.


Karena sama-sama di ketahui, bahwa mereka berdua sudah tidak mungkin dapat bersatu, karena mereka sudah mempunyai pasangan hidup masing-masing.


Vita menghampiri Dewa yang sedang berdiri di pojok ruangan, Vita melihat dengan jelas guratan kekesalan tampak terukir di wajah tampan Dewa.


" Sayang.... aku semakin yakin, kalau kamu sama Kiara pernah ada apa-apa dulu kan?" Tanya Vita tiba-tiba.


Sontak Dewa begitu kaget tiba-tiba istrinya berbicara seperti itu.


"Kamu ngomong apa sih... kamu sadar nggak? ini kita lagi di acara pernikahan lo..." Dewa mulai mencari alasan agar istrinya tidak curiga.


" Aku tahu kamu itu marah kan melihat Kiara menikah sama orang lain, karena apa??? karena kamu suka kan sama dia?" Tanya Vita lagi.


Melihat Vita yang semakin meninggikan suaranya, kemudian Dewa bergegas menarik tangan istrinya dan mengajaknya keluar gedung.


"Kenapa kamu tarik aku keluar ha.... apa kamu takut aku buat kamu malu di hadapan semua orang?" Protes Vita.


" Kamu itu kenapa? tiba-tiba nuduh aku yang nggak- nggak... kamu sadar kamu udah bikin keributan di acara pernikahan teman kamu sendiri, sebenarnya kamu ini teman macam apa?" Jawab Dewa dengan wajah yang penuh amarah.


"Ayo kita pulang, kamu itu dah bikin malu di hadapan tamu- tamu tadi, kita selesaikan di rumah!" Ajak Dewa seraya menarik tangan Vita.


Melihat Vita dan Dewa yang tiba-tiba pergi dari pesta pernikahan Kiara dan Arman sangat heran, apa yang sebenarnya terjadi sehingga mereka berdua terlihat saling cekcok satu sama lain.


Karena Kiara masih bersalam-salaman dengan para tamu undangan, Kiara tidak bisa mengejar Vita dan Dewa yang tiba- tiba pulang tanpa pamit, setelah terlibat adu mulut yang tidak Kiara ketahui dengan jelas apa penyebabnya.


"Vit ... kenapa kamu sama suami kamu tiba-tiba pulang, kan acaranya belum selesai?"


Bunyi SMS Kiara kepada Vita.


" Oh tadi ... ada hal yang mendadak yang mengharuskan aku sama Dewa mesti pulang saai itu juga Ra...,sorry ya aku nggak sempat pamit sama kamu" Balas Vita.


" Iya Nggak papa kok... tapi beneran kan kamu sama Dewa baik-baik aja kan? " Tanya Kiara memastikan Keadaan sahabatnya itu.


" Aku sama Dewa baik-baik aja kok... kamu nggak usah khawatir." Balas Vita lagi.


Di kediaman Keluarga Wijaya sedang terjadi perang mulut yang hebat antara Dewa dan Vita istrinya.


"Aku tahu kok ... kalau Kiara pernah kerja di kantor kamu kan...? kenapa kamu nggak pernah cerita sama aku...?" Tanya Vita disertai derai air mata yang membasahi pipinya itu.


" Kenapa kamu tanya hal yang nggak penting ...? kenapa cuma gara-gara itu kamu curiga sama aku?" jawab Dewa.


" Jadi benar Kiara adalah mantan karyawan kamu? dan Foto ini apa maksudnya? kenapa kamu jahat banget sama aku?" Tanya Vita lagi dan kali ini dirinya memperlihatkan Sebuah foto yang baru di temukannya di gudang rumah Dewa.


Melihat foto yang dibawa Vita, Dewa hanya bisa terdiam.


" Apa ini ..... kenapa kamu diam aja? kamu cinta kan sama Kiara selama ini bahkan sejak kita masih SMA dulu kan?" Desak Vita yang semakin membuat Dewa merasa terpojok.


" Cukup Vit... oke... oke, aku akan bicara sejujur jujurnya sama kamu..." jawab Dewa.


"Kiara adalah wanita yang dari dulu aku cintai Vit.... tetapi dia tidak pernah membalas cintaku dan dia malah memilih bersama laki-laki lain." Dewa mulai mengakui bahwa dirinya mencintai Kiara.


" Tetapi itu sudah jadi masa lalu aku... dan tolong percaya sama aku.. aku udah nggak ada perasaan apa-apa lagi sama dia... aku udah punya kamu sayang...." Bujuk Dewa.


Tetapi Vita sepertinya masih sangat terpukul dengan semua pengakuan Dewa tentang Kiara.


Vita memutuskan untuk menenangkan diri, dan meminta Dewa supaya tidak mengganggunya terlebih dahulu.


Karena tidak menginginkan sesuatu hal yang buruk terjadi kepada Vita, Dewa akhirnya menyetujui permintaan istrinya itu.

__ADS_1


__ADS_2