pelacur juga manusia

pelacur juga manusia
episode 13 cemburu


__ADS_3

Setiba di rumah sakit mereka pun masuk menuju ruangan niko,dari jauh terlihat sinta dan dian yang sedang mengobrol bersama anggun di ruang tunggu.Sinta yang melihat kedatangan faris pun terkejut ,soalnya faris datang bersama seorang wanita cantik bertubuh ramping ,tinggi dab sexi.


" hust hust..." desis sinta memanggil dian yang sedang serius mengobrol dengan anggun.


" apa? " dian pun binggun.


sinta pun memberi kode dengan matanya ke arah faris yang sedang berjalan menuju mereka .


" ( bengong) ,,,itu kan.....?" gumam dian binggung dan sedikit kaget.


.


" assalamuallaikum" ucap faris menyapa ketiga wanita di depannya.


" waallaikumssallam," jawab mereka barengan.


" bagaimana keadaan niko mba?" tanya faris kepada anggun.


" niko belum sadar fa" jawab anggun pelan.


" boleh saya masuk menemuinya?" tanya faris.


" mari silahkan " balas anggun sambil mengantar faris ke dalam ruangan niko.


Sementara rose duduk di dekat pintu sambil memainkan ponselnya.Sinta dan dian yang melihat rose bersama faris merasa cemburu dan kesal.


" ko bisa bisanya faris datang bersama wanita murahan ini " gumam dian dalam hati.


" ada hubungan apa faris sama tu cewe malam?" gerutu sinta dalam hati,


mereka berdua terus menatapi rose dengan tatapan tidak suka,rose yang nenyadari itu dia pun langsung membalas dengan senyuman .Lalu tiba tiba sinta mendekati rose,


" ko lo bisa dateng bareng sama faris?" tanya sinta dengan nada tidak suka.


" memang nya kenpa ? tidak boleh?" balas rose lembut.


" gue gak suka lo dekat dekat faris!" bentak sinta.


" memangnya kamu siapnya faris?" tanya rose dengan santai.


" walaupun gue bukan siapa siapanya dia tapi gue gak suka lo masuk dalam kehidupan faris,ngaca dong lo siapa? lo cuma wanita murahan yang sama sekali bertolak belakang dengan sifat faris". bentak sinta dengan kesal.

__ADS_1


dian yang melihat sinta berteriak teriak memarahi wanita itu dia pun langsung mencoba menenangkan sinta.


" sin kamu apa apan si ini rumah sakit jangan teriak teriak di sini dong" ujar dian sambil menarik tangan sinta.


" lepas ! gue belum selesai ngomong sama wanita murahan ini" balas sinta yang emosi menunjuk ke muka rose.


tiba tiba tamparan mendarat di pipi sinta.


"plaak, jaga mulut kamu ya!" balas rose emosi


" beraninya lo gampar pipi gue?" balas sinta tidak terima dan masih memegangi pipinya yang terasa panas.


" plaaak,"


sebuah tamparan balasan pun mendarat di pipi rose,sinta yang emosi tambah emosi lagi.


" dengar ya wanita murahan lo sebaiknya ngaca baik baik di cermin lo tu sama sekali gak pantas dekat dan kenal sama faris,muka boleh cantik dan tubuh boleh seksi tapi dalam sudah rongsokan ! " teriak sinta berapi api.


" jaga mulut kamu,aku memang murahan tapi aku sangat tersinggung dengan perkataan kamu tadi" jawab rose marah.


" so what? emang bener kan ? caseing nya aja bagus tapi dalamnya sudah bekasan" celote sinta.


" lebih baik kamu pergi dari sini karena di sini gak ada yang membutuhkan kamu!" sambung sinta.


Akhirnya rose memilih pergi meninggalkan mereka berdua ,matanya mulai berkaca kaca .Perkataan sinta tadi sudah menggores hatinya dia keluar dengan langkah kaki yang cepat sampai sampai dia lupa membawah tas nya yang berada di atas kursi kosong sebelah nya .Dia pergi menuju parkiran motor,dia duduk menangis di dekat motor faris.Sedangkan sinta merasa puas karena akhirnya wanita itu pergi juga dari hadapannya.


" kamu apa apaan si sin, ko kamu ngomong begitu sama dia?" tanya dian


" biarin aja emang itu pantas di terima wanita murahan itu!" balas sinta puas.


tiba tiba faris keluar dari ruangan niko.


" ada apa ? sepertinya tadi aku mendengar suara orang yang sedang bertengkar di luar?" tanya faris penasaran.


" tidak ada apa apa ko fa,dan tidak ada orang berantem ko mungkin perasaan kamu saja kali" balas sinta berbohong.


" tania kemana?" tanya faris yang menyadari kalau tania tidak ada di sana.


" dia pergi setelah tadi dapat telefon dari seorang laki laki" balas sinta berbohong.


Dian hanya diam tidak bicara apa apa.

__ADS_1


" oh ya kamu mau pulang sekarang?" tanya sinta penasaran.


" kalian pulang duluan saja, saya masih ingin di sini" jawab faris .


" oh ya sudah kita pulang dulu ya ,nanti kalau pulang jangan malam malam dan hati hati di jalan" sambung sinta .


faris hanya tersenyum,


akhirnya mereka pun pergi pulang dengan memesan taksi.faris masih bingung dengan keberadaan tania sekarang soalnya tas milik tania masih ada di kursi .


" tania pergi kemana ya" gumam faris


Akhirnya faris memutuskan untuk mencari tania keluar rumah sakit,perasaan dia tidak enak dia takut terjadi apa apa dengan tania.Saat dia berada di tempat parkiran motornya dia sangat terkejut melihat tania yang sedang duduk menundukan kepalanya sambil menangis.


" tania, apa yang terjadi sama kamu? ko kamu menangis di sini?" tanya faris khawatir.


rose tidak menjawab pertanyaan faris.


" tania jawab dong sebenernya apa yang terjadi sama kamu, ko kamu bisa ada di sini dan meninggalkan tas kamu di dalam." sambung faris pelan.


Akhirnya tania berhenti menangis dan mengangkat wajahnya memandang faris.


" kamu kenapa tania?" tanya faris yang sedang khawatir padanya.


" ternyata pacar kamu galak juga ya' " balas tania dengan nada sinis.


" pacar....? maksud kamu?" tanya faris bingung.


" ya pacar kamu yang tadi marah marah dan hina hina aku di dalam" balas rose sedikit kesal.


" aku belum punya pacar yang di dalam tadi teman teman aku, memangnya apa yang mereka lakukan pada kamu?" tanya faris penasaran.


Rose tidak menjawab nya.


" oh ya kamu sudah makan?" tanya faris mengalihkan pembicaraan.


" belum" jawab rose pelan.


" ya sudah sekarang kita makan dulu yuk setelah itu aku antar kamu pulang " balas faris sambil memberikan helm pada rose.


Akhirnya mereka pun pergi menuju sebuah restoran.

__ADS_1


__ADS_2