
Pagi ini tampak anggun yang masih terlelap di samping tempat tidur , terlihat jelas wajah cantik nya yang kelelahan .Bagaimana tidak dia selalu menjaga dan merawat niko selama ini sendirian ,walaupun niko tidak tau itu.
Tiba tiba jari tangan niko bergerak gerak ,hingga akhirnya niko pun mulai membuka matanya.Dia tampak masih lemas dia melihat ke sekeliling nya dan dia pun melihat anggun yang sedang tertidur di samping tempat tidurnya .Dia pun mengusap kepala anggun pelan.
" maaf kan aku,aku hanya merepotkan kamu saja" liri niko dalam hatinya.
Air matanya mulai menetes dia merasa menyesal atas apa yang selama ini dia lakukan pada anggun,sedangkan anggun dia dengan sabar merawat nya di saat dia sedang tidak sadarkan diri.
Anggun pun mulai terbangun dari tidurnya karena dia merasakan kalau tangan yang sedang ia genggam itu bergerak gerak.Begitu bahagianya anggun ketika membuka matanya,dia melihat niko yang sudah sadar dan sedang memandang ke arah nya.
" alhamdullillah ....kamu sudah sadar? aku senang melihatnya". ucap anggun sambil mendekatkan wajahnya ke wajah niko.
" kamu mau apa? minum atau mau makan?" sambungnya lagi sambil menawarkan air dan makanan di sampingnya.
Niko hanya diam dia hanya membalas dengan senyuman .
Melihat niko tersenyum kepadanya anggun merasa begitu bahagia,karena dari awal mereka menikah sampai sekarang baru kali ini niko tersenyum padanya .
" aku akan hubungi ayah dan ibu dan juga faris " ucap anggun senang sambil mengambil hp nya yang ada di dalam tasnya,lalu dia pun menghubungi mertuanya.
" halo, assalamuallaikum bu...ibu niko sudah sadar dia sudah membuka matanya sekarang" tutur anggun dengan gembira dan semangat.
" waalllaikumssalam...alhamdulillah syukur lah ibu senang dengarnya" balas ibu mertuanya.
" jadi kapan kalian mau datang kesini?" tanya anggun.
" insyaallah ..besok kalau tidak ada halangan nanti ibu dan bapa datang ke sana" jawab ibu mertuanya .
" ya sudah kami tunggu ya bu" balas anggun.
" iya sayang kamu baik baik di sana ya dan salam buat niko" balas ibu mertuanya.
Setelah telefon itu terputus anggun pun menghampiri niko.
" ibu titip salam buat kamu ,katanya mereka akan datang besok" kata anggun sambil tersenyum gembira.
niko hanya membalas dengan senyuman, setelah itu anggun pun mengetik pesan untuk faris,dia pun memberitahu faris kalau niko sudah sadar.
__ADS_1
" aku sudah mengirim pesan ke faris dan bilang kalau kamu sudah sadar aku yakin dia pasti senang karena kemaren dia tampak begitu mengkhawatirkan kamu." sambung anggun sambil memegang tangan niko.
Hati niko pun mulai luluh dengan perlakuan anggun dia baru menyadari kebaikan dan ketulusan yang di berikan anggun selama ini padanya.
" maaf" ucap niko dengan pelan.
anggun hanya tersenyum dan mencium tangan suaminya itu.
" maaf...kan aku" sambung niko sambil menitikan air mata.
" kenapa kamu harus minta maaf?". balas anggun sambil mengusap air mata niko.
" selama ini aku jahat pada mu." jawab niko
" tidak...kamu tidak jahat ko" balas anggun lagi.
" aku telah menyakitimu" sambung niko yang semakin berlinang air mata.
" sudahlah jangan menangis,kamu tidak pernah menyakitiku kamu hanya belum bisa menerimah ku saja dan aku memaklumi itu" balas anggun.
" aku benar benar minta maaf" balas niko sambil mencium tangan istrinya .
DIHOTEL
Faris yang dapat sms dari anggun telihat begitu bahagia.
" alhamdulillah..." gumam faris tersenyum bahagia.
Lalu dia segera pergi menemui sinta dan dian untuk memberi kabar gembira itu.
" niko sudah sadar" teriak faris senang.
" syukurlah" balas sinta dan dian yang juga senang.
" sepulang kerja aku mau ke rumah sakit melihat keadaan niko,kalian mau kesana tidak ?"tanya faris.
" ok ..nanti kita kesana naik taksi" balas sinta senang.
__ADS_1
Lalu faris pun pergi melanjutkan pekerjaannya,di sela pekerjaannya dia langsung teringat pada tania dia berniat memberitahu padanya kalau niko sudah sadar.Dia pun mengambil dompetnya dan mengambil kartu nama yang waktu itu di kasih oleh tania.
" halo" jawab suara di sebrang sana.
faris hanya terpaku diam dia gugup mau bicara apa dan memulai pembicaraannya dari mana.
"halo, ini siapa ya?" balas suara di sebrang sana.
" halo,,,ok kalau kamu diam saja aku akan tutup telefonnya" sambung suara itu dengan nada kesal.
" hh..aa..llo," jawab faris terbata bata gugup.
" oh kamu rupanya" jawab rose senang.
" ada apa ?" sambung dia penasaran
faris hanya diam dia masih bingung dan gugup.
" apa kamu merindukan ku?" rayu rose.
" aku..uu hanya ingin memberi tahu kamu kalau niko sudah sadar" balas faris ragu ragu.
" oh ,,yakin cuma mau ngomong itu aja ?" pancing rose.
" iya aku hanya ingin bicara itu saja " jawab faris gugup
Hatinya berdegup sangat kencang dan tidak karuan seperti ada yang menindihnya serasa sesak dan tidak nyaman.
" baik lah kalau begitu, lalu apa lagi yang mau kamu bicarakan sama aku?" rayu rose.
" bagaimana kalau sepulang kerja aku jemput kamu dan kita pergi ke rumah sakit menjenguk niko?" sambung faris memberanikan diri.
" hmmmm...mau gak ya" pancing rose.
" hmm kalau kamu gak bisa juga gak papa" sambung faris cepat.
" ok , aku tunggu di kostan ya " jawab rose senang.
__ADS_1
" baik lah," balas faris juga senang.