
" faris mana ya?" gumam sinta dalam hati sambil mencari cari keberadaan faris.
Setelah mencari akhirnya dia menemukan faris yang baru keluar dari sala satu kamar di lantai dua.Lalu dia mencoba berlari menghampiri faris.
" fa,,,, tunggu !" teriak sinta memanggil faris yang hendak masuk lift.Akhirnya faris pun mengurungkan langkahnya dan menengok ke sumber suara.
" ada apa sin ?" tanya faris saat sinta sudah di dekatnya.
" fa, aku mau minta maaf soal kemaren" saut sinta menyesal.
" aku benar benar tidak bermaksud menyakitimu" sambung faris.
" aku yang salah fa, kemaren aku terlalu cemburu dan emosi makanya aku jadi marah marah " lirih sinta dengan penuh penyesalan.
" aku sudah memaaf kan kamu," jawab faris tersenyum.
" kamu memang orang baik fa " saut sinta senang.
" kamu adalah sahabat ku dan aku tidak mau kehilangan sahabat seperti kamu " lanjut faris.
" fa apa kamu tidak mempunyai perasaan yang lebih terhadap ku?" tanya sinta ragu.
" perasaan ku terhadap kamu sama halnya dengan perasaan yang aku berikan pada niko dan dian,aku sudah menganggap kalian sahabat sekaligus keluarga ku sendiri dan aku tidak mau kehilangan kalian " jelas faris pelan.
" jadi kamu tidak bisa memberikan perasaan lebih pada ku?" tanya sinta sedikit ragu.
" sin, kamu adalah wanita yang baik dan aku yakin suatu saat nanti akan ada laki laki yang lebih baik dariku yang bisa mencintai kamu dengan tulus." tutur faris meyakinkan.
" aku mohon jangan benci aku hanya karena aku tidak bisa membalas perasaan kamu ,aku tidak bisa kehilangan sahabat sepertimu" sambung faris.
Sinta hanya diam menundukan kepalanya,dia sangat tersentuh dengan kata kata faris tadi.
__ADS_1
" maaf fa" jawab sinta menyesal.
" kamu tidak perlu meminta maaf bukan salah kamu dan bukan salah siapapun,cinta bisa datang dan tumbuh kapan saja dan pada siapa saja " sambung faris dengan tersenyum manis.
Setelah itu sinta pun membalas dengan senyuman dan faris pun pergi ke dalam lift .Setelah itu faris naik ke lantai tiga dia bermaksud untuk membereskan sala satu kamar yang baru saja di tinggal penghuninya dan tiba tiba dian pun ada di sana dia pun menghampiri faris.
" hai fa" sapa dian
" kamu ada di sini juga?" tanya faris sedikit kaget.
" iya tadi aku baru mengantar pesenan kamar itu " jawab dian sambil menunjuk ke arah kamar pojok.
" oh" saut faris sambil manggut manggut.
" oh ya fa kamu sudah bertemu sinta ?" tanya dian
" sudah baru saja kita bicara" jawab faris santai.
" emmmm,,,,terussss,,,,apa kamu membalas perasaan dia?" tanya dian penasaran.
Dian yang mendengar jawaban faris diam sejenak .
" kalau dia menolak sinta dan dia juga tidak suka padaku lalu siapa wanita yang bisa mendapatkan cinta faris, apa wanita itu mira? " gumam dian dalam hati
" waktu itu kan dia bilang kalau mira itu cantik, baik dan juga sudah dekat dengannya sejak kecil .mungkin aja wanita itu mira,tapi kalau bukan mira jangan jangan wanita itu,,,,,,,,TANIA?" lirih dian sambil sedikit melotot kaget.
" ahhhh,,, gak tau dech.tapi yang jelas dia gak suka sama aku,,hmmmmtt." gerutu dian sambil memanyunkan mulutnya dan masuk ke dalan lift.
DI KOST AN ROSE
Mami yang melihat rose sudah rapih dan cantik akhirnya dia penasaran mulai mencoba mendekati rose.
__ADS_1
" kamu mau kemana rose? kamu kan belum sehat ,sudah lah malam ini kamu jangan kelur dulu ya" sapa mami khawatir.
"aku mau ke hotel mi,aku mau bertemu faris ." sambung rose senyum.
" memangnya kamu mau ngapain ke sana? " tanya mami penasaran.
" rose hanya ingin mengem balikan sapu tangannya mi" jawab rose malu.
" mengembalikan sapu tangannya apa kamu ingin ketemu sama dia karena kamu udah kangen sama dia" ledek mami.
" ah mami bisa aja" saut rose memerah.
" rose mami lihat faris itu anak yang baik dan begitu peduli sama kamu " sambung mami meyakinkan.
" iya dia memang pemuda yang baik mi" saut rose tersenyum.
" mami berharap dia orang yang akan mendampingi mu kelak " liri mami penuh harap.
" mami,,,, sudah hentikan.Aku pergi dulu ya" sambung rose sambil pergi melangkah ke luar gerbang
Sementara itu mira yang seharian menangis di dalam kamar akhirnya keluar ,dia sudah rapih dia berniat untuk menemui faris di tempat kejanya.
" sayang kamu sudah keluar ayo makan dulu " sambut ibunya senang
" nggak bu mira gak laper" jawab mira datar.
"sayang kamu kan belum makan nanti kamu sakit lo, oh ya kamu mau kemana ko rapih? " sambung ibunya heran.
" aku mau menemui ka faris bu,siapa tau dengan aku bertemu dia sekarang dia bisa mengubah keputusan nya dan menyetujui perjodohan kita" sambung mira penuh harap.
" sayang ibu khawatir sama kamu ,kalau nanti faris melukai hati kamu lagi bagaimana? sambung ibunya khawatir.
__ADS_1
" ka faris gak bakal setega itu sama mira bu" balas mira sambil pergi meninggalkan ibunya.
Ibunya hanya diam tangannya memegangi dadanya dia cemas dan khawatir dengan anak gadis nya itu.