pelacur juga manusia

pelacur juga manusia
episode 9 Rasa


__ADS_3

Pagi ini cahaya mentari begituh indah mulai terasa hangat dan damai,tampak gadis cantik sedang duduk di depan kamar kost nya sambil melamun.Ntah apa yang di fikirkan oleh rose sekarang tatapan nya terasa kosong,mami yang melihatnya pun penasaran dia mulai menghampiri rose yang masih saja duduk mematung.


" rose, kamu kenapa?" tanya mami


tapi tidak di jawab oleh rose ,rose sepertinya tidak mendengar apa yang mami ucapkan ntah fikiran dia sedang berada dimana .


" rose apa kamu baik baik saja?" tanya mami khawatir, sambil memegang pundak rose,


seketika rose pun kaget.


" eh mami ,iya ada apa mi?" tanya rose kaget.


" harusnya mami yang nanya kamu kenapa? pagi pagi udah bengong aja" balas mami .


" eh maaf mi " saut rose malu.


" kamu itu kenapa? ada masalah?" sambung mami penasaran.


" nggak ko mi aku gak kenapa napa" jawab rose ragu ragu.


" kalau gak kenapa napa ko kamu udah ngelamun si pagi pagi begini" sambung mami.


" rose cuma kepikiran sama seseorang mi, ah tapi udah la gak penting ko" jawab rose cengengesan.


" kamu itu kalau gak penting kenapa di pikirin pasti orang itu penting kan? coba kamu cerita sama mami siapa tau mami punya masukan atau saran buat kamu" rayu mami.


seketika rose terdiam dia malu jika dia menceritakan seseorang yang dia pikirkan kepada mami,karena yang sedang dia fikirkan adalah sosok laki laki lugu dan alim yang beberapa kali ia temui.


" kok mala diem" tanya mami.


" hmmm, sebenernya aku malu mau curhat sama mami soalnya ini menyangkut seorang laki laki" jawab rose hati hati.


" laki laki?" mami pun kaget.


Lalu rose pun menceritakan sosok faris pada mami dari mulai dia pertama kali bertemu faris sampai kemarin telakhir kalinya .Mami pun tersenyum senyum mendengarkan cerita rose didalam hatinya merasa bahagia .


" semogah saja laki laki itu yang akan menjadi penolong kamu nak" mami berkata dalam hatinya.


" jadi ...menurut kamu dia bagaimana?" tanya mami menggoda.


" maksud mami ?" rose tidak mengerti.

__ADS_1


" ya maksud mami apa sekarang kamu merasakan sesuatu pada laki laki itu?"


" RASA?" gumam rose kaget.


" ya rasa, seperti rasa suka,rasa mengagumi,rasa bahagia kalau kamu dekat dengannya bahkan mungkin sampai rasa cinta!". jawab mami dengan nada lembut.


" ah mami ada ada aja masa wanita seperti aku bisa punya rasa itu semua si" balas rose.


" kamu kan manusia sama seperti mami wajar kalau kamu merasakan itu berarti kamu normal dan bisa jadi sekarang kamu ini sedang kasmaran sama pemuda itu" .


" kalaupun aku memang sedang kasmaran sama dia mana mungkin dia merasakan hal yang sama seperti apa yang aku rasa kan sekarang,jadi buat apa aku terlalu menanggapi perasaan ini" sambung rose sambil senyum manis ke arah mami.


" kamu ini,mami yakin pemuda itu pasti cepat atau lambat mencari kamu dan punya rasa yang sama seperti kamu" balas mami sambil membalas senyuman dari rose.


" ah mami gak mungkin dia membalasnya apalagi mami kan tau siapa aku dan bagaimana pekerjaanku ,bertolak belakang dengan pribadinya.". balas rose ragu.


" cinta akan datang kapan dan pada siapa saja,kamu harus yakin!" sambung mami memberi semangat.


Rose hanya tersenyum dan kembali mengingat wajah faris.


" apakah aku menyukainya?" gumam rose dalam hati.


Di Hotel


" woy pagi pagi ngelamun, ntar kesambet baru tau rasa lo!"


kata kata niko sontak mengagetkan faris.


" kamu nik, bikin kaget aja" balas faris santai.


" habisnya bukannya kerja mala ngelamun, hayo ngelamunin siapa? sinta apa dian?" ejek niko.


" apa apa an si kamu siapa juga yang mikirin mereka" jawab faris.


" kalau bukan mereka siapa lagi?" saut niko


" ah bukan siapa siapa ayo kerja lagi " ajak faris sambil memegang bahu niko.


Sementara di lantai bawah hari ini sinta dan juga dia tampak berpenampilan berbeda ,mereka berdua tampak memakai hijab sekarang .Sontak semua pekerja yang lain pun memandangi mereka heran.


" Lo ko ikut ikutan si dian pake hijab segala!" geram sinta kesal.

__ADS_1


" harusnya aku yang marah sama kamu kenapa kamu hari ini ikut ikutan aku pakai hijab ? " balas dian yang juga kesal.


" aku berpenampilan seperti ini ada alasan " jawab sinta.


" aku juga " balas dian tidak mau kalah


" alas lo apa coba?" tanya sinta penasaran.


" faris " jawab dian tersenyum.


" ih kamu ,ikut ikutan aja". balas sinta.


" emang alasan kamu juga karena faris? jadi kamu juga suka sama faris? " tanya dian penasaran.


" iya " balas sinta datar.


seketika mereka saling tatap dan tiba tiba bereka sama sama tertawa.


" ok jadi mulai sekarang kita bersaing secara halus " tegas mereka berdua.


Saat faris lewat di dekat mereka faris tampak begitu kaget dengan apa yang ia lihat,dia tidak percaya kalau sinta dan juga dian yang biasanya memakai pakaiyan pendek sekarang mereka berubah memakai celana jean panjang , dan baju seragam berlengan panjang dan juga mengenakan hijab.


" subhanallah, kalian terlihat berbeda hari ini" ucap faris


niko yang baru saja datang sontak syok juga.


" gak salah? ...kalian hari ini ko berpakaiyan beda dari kemaren kemaren kenapa?". ledek niko.


" husst, harusnya kita senang dan kita dukung apabila ada teman kita mau memperbilaiki diri dan penampilanya bukan mala di ledek" sambung faris.


Sinta dan dian cuma diam dan tersenyum malu pipi mereka tampak merah merona kala faris membela mereka.


" gue tau pasti gara gara faris, hmm pasti mereka sedang berlomba untuk dapatkan simpati dan hati faris" gumam niko dalam hati.


" ya sudah aku kesana dulu masih banyak kerjaan ,semogah istiqamah. sambung faris sambil tersenyum dan pergi meninggalkan mereka.


" gue tau kalian lagi ngincer dia ka ?" tanya niko samb menunjuk ke arah faris yang sudah mulai jauh.


" hehe he ..." lo tau aja" balas sinta cengengesan.


" andai dia juga memakai hijab pasti dia semakin cantik " guman faris dalam hati,tiba tiba dia kepikiran dengan seorang perempuan yang bernama tania rosalia itu.

__ADS_1


" astagfirullah..kenapa aku mala kepikiran dia si" gumam faris kebingungan.


__ADS_2