pelacur juga manusia

pelacur juga manusia
episode 21 cemburu


__ADS_3

Jarak rumah mira dan hotel tidak lah jauh makanya dia sampai duluan di sana,dia berusaha masuk dan mencari faris.


" maaf apa saya boleh bertemu dengan ka faris?" tanya mira pada sinta .


" maaf anda siapa ya?" balas sinta


" saya mira calon istrinya ,apa kamu bisa panggilkan dia ke sini" saut mira percaya diri.


" calon istri? apa gara gara dia faris menolak aku ?" gumam sinta dalam hati.


" halo,, mba tolong bisa panggilkan ka faris sebentar saja" teriak mira


Lalu sinta pun menghubungi hp faris.


" halo fa kamu sedang sibuk tidak ?" tanya sinta pada faris


" tidak ini aku baru selesai beranjak ke bawah emang ada apa?" tanya faris heran.


" cepat turun di bawah ada seorang wanita mencari kamu" sambung sinta dengan nada sedikit kurang suka.


" baik la aku turun sekarang" jawab faris.


"wanita? siapa ? apa itu tania? " hati faris bertanya tanya.


Setelah sampai di bawah faris keluar dari lift dia melihat mira tersenyum ke arah nya.


" mira kenapa kamu ada di sini?" tanya faris heran.


" ka aku ingin bicara berdua sama kaka apa kita bisa bicara di luar?" jawab mira sambil menarik tangan faris keluar.

__ADS_1


" mir tolong lepaskan tangan saya kita bukan muhrim," saut faris sambil mencoba melepaskan tangan mira dari tangannya.


" maaf ka aku lupa" jawab mira merasa tidak enak.


" ya sudah kita bicara di sana saja dan jangan lama lama ya kaka masih harus kerja" sambung faris sambil menunjuk ke arah kursi yang berada di pinggir parkiran.


Mereka pun akhirnya duduk di sana.


" kamu kenapa kesini?" tanya faris menulai pembicaraan.


" ka aku mohon sama kaka beri aku kesempatan sekali aja buat dekat dan berusaha membuat kaka suka sama aku,aku benar benar tidak bisa hidup tanpa ka faris " sambung mira sambil terisak menangis."


" mir, aku mohon jangan seperti ini" kata faris berusaha menenangkan mira.


" ka aku benar benar mencintai ka faris" isak mira sambil memeluk erat tubuh faris.


Rose yang baru saja datang sangat terkejut dengan apa yang di lihat oleh nya sekarang,


" aku gak akan lepaskan pelukanku sebelum ka faris menerimah aku jadi calon istri kaka" rengek mira.


Rose yang masih berdiri terpatung dia mulai merasakan hal yang aneh pada dadanya,dia merasa dadanya sedang membara .Dia pun memilih pergi dari tempat itu ,hatinya sangat sakit dan cemburu melihat faris sedang di peluk oleh seorang wanita cantik dan berhijab tadi.


Sepanjang jalan dia masih teringat pemandangan yang membuat galau hatinya itu,dia begitu sangat kaget dan tidak menyangka kalau faris bisa diam saja di peluk oleh wanita itu.


" katanya bukan muhrim tapi di peluk diam aja huu dasar laki laki pembohong ,penipu.Ternyata laki laki itu sama aja" gerutu rose kesal.


" aku fikir kamu berbeda dengan laki laki lain tapi apa kenyataanya kamu sama aja sama mereka" teriak rose di pinggir jembatan .


Dia menangis dan berteriak teriak memaki maki faris.

__ADS_1


Sedangkan faris yang mendengar dengan jawaban mira dia mulai emosi dengan tingkah laku mira .


" mira cukup...tolong lepaskan pelukan kamu!" bentak faris kesal.


" ka faris ko kasar sama mira" rengek mira menangis.


" kaka gak mermaksud kasar sama kamu,tapi kamu tidak mendengarkan kata kata kaka makanya kaka kesal sama kamu" sambung faris dengan memelankan nada bicaranya.


" kenapa kaka tidak bisa mencintai aku? apa kaka mencintai wanita lain? " tanya mira penasaran.


" kaka menyayangi kamu seperti kaka menyayangi adik kaka sendiri,kaka sudah menganggap kamu seperti adik kandung dan kaka gak bisa dan sampai kapanpun perasaan kaka gak bakalan berubah" jawab faris pelan.


" apa kaka sudah mencintai wanita lain?" tanya mira


" iya, kaka sudah mencintai wanita lain" jawab faris ragu.


" siapa?" tanya mira menahan sakit di dadanya.


"namanya tania,kaka sangat mencintai dia" jawab faris pelan.


" apa dia mencintai kaka?" lanjutnya.


" kaka belum tau perasaan dia ,apa dia suka atau tidak sama kaka" sambung faris lagi..


Dada mira serasa sesak sekali mendengar ucapan dari faris air matanya berderai.


"aku minta maaf mir" saut faris merasa bersalah melihat mira menangis.


" kaka harap kamu masih mau menganggap kaka sebagai sahabat kamu dan kaka mohon agar kamu tidak marah dengan keputusan kaka " sambung faris

__ADS_1


" kaka harus bekerja lagi,sekali lagi kaka minta maaf,kaka permisi mau masuk dulu ,,,assalamuallaikum" sambung faris sambil melangka pergi meninggalkan mira yang masih menangis di kursi tersebut.


__ADS_2