
Hari ini tampak faris masih bekerja dengan rajin ia merapikan dan membereskan kamar ke kamar yang lain.walaupun ini hari pertama dia bekerja di hotel tersebut tapi dia sangat menikmati pekerjanya tersebut.
pesona faris sunggu memikat hati para pekerja wanita di hotel itu mereka tidak hentinya membicarakan ketampanan faris dan kekagumannya.
"dian kamu lihat kan dia begitu tampan dan ramah" ucap sinta menunjuk ke arah faris yang sedang membawa troli di depan mereka.
"bener sin,dia tipe ku banget" ucap dian sambil mencubit pipinya sendiri gemas.
"enak aja ,dia juga tipe ku tau! udah ganteng baik,ramah dan santun " ujar dian tak mau kalah.
faris yang lewat di depan mereka berdua pun hanya tersenyum dan langsung menundukan kepalanya ,dia memang sangat menjaga sikapnya kepada semua orang apalagi kalau terhadap wanita dia sangat jaga jarak karena dia begitu menghormati seorang wanita.
"hai namaku niko " sambil mengulurkan tangannya ke arah faris.
" aku faris" saut faris sambil tersenyum dan mengulurkan tangan membalas salam dari niko.
"sekarang aku boleh kan jadi teman kamu" ucap niko sambil cengengesan,ya niko itu sifatnya pecicilan dan asal nyeplos aja kalu bicara dan juga baik.
"tentu dengan senang hati "jawab faris senyum.
" kamu sudah makan?kita makan yuk kan sekarang waktunya istirahat" ajak niko sambil memegang pundak faris.
__ADS_1
"maaf aku mau sholat dulu,kamu duluan saja nanti saya nyusul" balas faris .sambil melangka meninggalkan niko dan menuju tempat solat.
"pantes aja cewe cewe suka ma dia hmmm soleh si anak nya" gumam niko sambil melangkah meninggalkan ruangan itu.
selesai solat faris langsung mencari keberadaan niko,sambil matanya mencari kesana kemari.Dilihatnya niko sedang makan bersama dua orang perempuan di dekatnya.
"fa, sini !
niko melambaikan tanganya ke arah faris yang masih berdiri mematung.
faris langsung membalas dengan senyuman dan maju mendekati mereka bertiga.
" hai faris aku dian"dian mengulurkan tangannya.
"saya faris" sambil menangkup kedua tangannya di dadanya.
"hahaha" sontak niko yang melihat mereka tertawa ,menurut niko itu lucu .
lalu dian dan sinta pun langsung menurunkan tangan mereka dan menatap ke arah niko dengan muka yang kesal.
"maaf kan saya ,bukan saya tidak mau berjabah tangan dengan kalian tapi kita bukan muhrim ." ucap faris dengan senyuman di wajah nya.
__ADS_1
sontak kata kata faris membuat dian dan sinta malu , niko hanya melihat dan menggelengkan kepalanya.
"loe emang alim fa" gumam niko dalam hatinya.
lalu mereka pun makan bersama sama,faris memilih duduk di dekat niko walaupun di samping dian dan sinta kosong.
selesai makan mereka masih mengobrol karena jam istirahat mereka masih ada beberapa menit lagi.
"fa loe udah punya pacar?"tanya niko.
sinta dan dian sama sama menatap ke arah faris dengan hati penasaran.
" belum,lagi pula saya tidak mau pacaran,"jawab faris sambil tersenyum.
"kenapa ?" tanya sinta dan dian bersamaan.
"ya aku tidak mau pacar pacaran kalau nanti allah mempertemukan aku dengan wanita yang memang sudah jodoh ku ya aku ingin langsung menikahinya" ucap faris .
sontak kata kata faris membuat terharu sinta dan dian mereka semakin dibuat takjub oleh faris.
tidak terasa jam kerja pun sudah berakhir,faris pun berpamitan kepada teman temannya dan langsung keluar ke parkiran untuk mengambil motornya.
__ADS_1
gak lama kemudia akhirnya faris pun tiba di rumahnya karena memang jarak hotel tempat kerjanya gak terlalu jauh mungkin cuma 25 menit jarak tempuh nya.