
Semenjak pertemuan tidak sengaja itu faris sering sekali melamun dan bayangan wanita yang ia temui tempo hari masih ia ingat.Tampak jelas senyuman yang ia berikan mengandung duka yang amat dalam ,hati faris makin dibuat penasaran siapakah gerangan wanita itu,dan mengapa fikirannya tidak bisa melupakan sosok wanita tersebut.
" astagfirullah...ada apa dengan ku mengapa sudah beberapa hari ini aku terus kepikiran dengan wanita itu ya"""
gumam faris sambil mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.
" siapa dia dan kenapa hatiku berkata kalau dia butuh pertolongan " lanjutnya sambil mencoba menutup matanya yang mulai mengantuk.
Tidak lama kemudian faris pun tertidur pulas, tiba tiba dilihat bayangan seseorang yang mulai mendekatinya semakin dekat dan semakin jelas.Dia adalah seorang gadis yang amat cantik rambut terurai panjang dan senyumannya begitu manis, gadis itu mulai mendekati ke arah faris dan membisikan sesuatu di telinganya.
" tolong bebaskan aku!"" lirih di telinga faris dengan lembut.
lalu gadis itu pergi meninggalkan faris,faris yanv melihat nya pun merasa kebingungan dia pun berniat untuk mengejar gadis itu.
" tunggu !" teriak faris.
namun gadis itu tidak menghiraukan panggilan dari faris,lalu faris masih mengikuti gadis itu kemana hendak gadis itu pergi .Dilihat oleh faris sekumpulan wanita wanita yang menebarkan senyuman kepada semua laki laki yang berada di tempat itu.Faris pun bingung tempat apa ini,fikiran dan matanya masih mencari cari keberadaan gadis yang ia kejar tadi.
Akhirnya faris pun menemukan gadis itu ,dia sedang duduk bersama lelaki disampingnya.Lalu tidak lama kemudin gadis itu pergi meninggalkan tempat duduknya ,faris pun masih penasaran mengikutinya ,faris kehilangan gadis itu dia kebingungan dimana gadis itu berada.Seketika terdengar jeritan seorang wanita dari lorong yang gelap ,faris pun mulai mendekati sumber jeritan tersebut.Dilihatnya gadis itu terkurung di dalam sebuah ruangan yang berjeriji besi dan dia pun sedang di siksa oleh dua orang laki laki bertubuh besar.
"tolong...ampuunnn""" teriak gadis itu.
semakin dia berteriak semakin keras pula pukulan yang dua orang laki laki itu berikan.
sontak faris pun kaget dan dia pun mendekati ruangan itu,
" Hentikan ,tuan kasihanilah dia" teriak faris
namun mereka seakan tidak mempedulikan teriakan faris
"hentikan"
" hentikan" berkali kali faris berteriak dan mendobrak dobrak ruangan itu, tapi tetap mereka seperti tidak mendengar terikan faris.Air mata faris pun mulai menetes tidak terbendung lagi.
tiba tiba
" faris bangun nak,faris ..." ibu faris berusaha membangunkan faris yang dari tadi tidur sambil berteriak teriak.
" sadar nak .." lirih wanita itu sambil mengguncangkan pelan badan anaknya.
__ADS_1
akhirnya faris pun tersadar dari mimpinya dia bangun dengan nafas yang tidak beraturan.
" astagfirullahalazim..., ini hanya mimpi?" gumam faris sambil mengusapkan kedua tangannya di wajahnya.
" kamu kenapa fa? mimpi buruk?". tanya ibu keheranan.
" iya bu saya mimpi buruk," jawab faris dengan menatap ibunya yang masih khawati kepadanya.
" makanya kalau tidur berdoa dulu nak," sambung ibu sembari mengelus punggung anaknya.
" iya bu" jawab faris dengan nada menyesal.
" ya sudah ayo bangun terus solat setelah itu kamu makan ya ,ibu mau kepasar beli keperluan dapur.Hari ini kamu libur kan nak?". tanya ibu sambil berdiri dari tempat tidur faris.
" iya bu hari ini faris libur" balas faris sambil tersenyum ke arah ibunya.
Lalu ibunya pun pergi dari kamar faris, setelah itu faris langsung beranjak dari tempat tidurny dan mandi setelah itu dia anbil wudhu dan melaksanakan solat nya, setelah selesai faris masih teringat dengan jelas mimpi yang tadi baru ia alami ,mengapa gadis itu bisa masuk kedalam mimpinya dan apa sebenarnya maksud dari mimpi tadi,karena sungguh tampak seperti nyata mimpi itu baginya.
Faris yang masih kebingungan akhirnya memutuskan untuk keluar dari kamarnya dan menuju meja makan,di atas meja makan tampak sudah tersedia makanan yang ibunya buatkan untuknya,setelah itu faris pun memilih untuk makan karena perutnya pun sudah berbunyi dari tadi.
" Dari pada aku bingung memikirkan apa arti mimpi tadi lebih baik aku makan saja dulu," ucap faris sambil mengambil piring yang berada di atas meja makan .
Setelah selesai sarapan faris pun membereskan tempat makanya dan mencucinya,dan setelah selesai dia pun dudum di kursi halaman rumahnya.
" waalaikumssalam," jawab faris tersenyum.
Dilihat olehnya ibunya yang baru pulang dari pasar dan disampinya di temani gadis muda yang tersenyum ke arah faris ,seketika faris menundukan kepalanya.
" fa tadi ibu bertemu mira di pasar makanya kita pulang bareng" ucap ibu sambil memegang pundak gadis berhijab di sebelah ny.
Ya mira itu anak kepala desa dia cantik dan soleha dia adalah sahabat faris dari mulai kanak kanak hingga kini .Mira sudah dari dulu memendam rasa terhadap faris tapi faris tidak terlalu menanggapinya,karena bagi faris mira sudah dia anggap seperti adik dia sendiri.
" ka faris bagaimana kabarnya ,semenjak ka faris kerja di hotel mira jadi jarang bertemu ka faris di rumah " tanya mira ke pada faris .
" baik alhamdullillah, kamu sendiri bagaimana mir?" tanya faris berbalik nanya ke mira.
" mmm.. mira juga baik ka"" jawab mira seketika pipi mira merah merona dia merasakan bahagia .
" ya sudah bu ,ka saya pamit pulang dulu ya takut ayah dan ibu mencari saya" sambung mira sambil bersalaman dengan ibu.
__ADS_1
" gak mampir dulu mir?" tanya ibu.
" lain kali aja bu ,terimakasih" jawab mira tersenyum malu lalu dia pergi .
Setelah kepergian mira ibu pun tersenyum senyum ke pada faris,
" tunggu apa lagi fa mira gadis yang baik,sopan,soleha lagi" ucap ibu sambil menggoda faris.
" ibu ini kenapa si?"" jawab faris sambil melangkah ke dalam rumah.
" kamu ini tidak tau apa pura pura tidak tau si?" sambung ibu dengan nada masih menggoda.
" ya aku tidak mengerti yang ibu katakan" sambung faris sambil masuk kamarnya lagi.
Ibunya hanya tersenyum sambil masuk ke dapur
" fa ..fa ..fa kamu ini " gumam.ibu sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
Di dalam kamar faris pun mengambil hp nya dan langsung menghubungj sahabatnya niko.
" halo " suara dari sebrang sana.
" halo assalamuallaikum" fahri menjawab.
" eh waalallaikumssalam fa " balas niko.
" tumben loe telefon duluan kenapa lo ?" tanya niko sambil cengengesan.
" gak ada papa cuama iseng telefon kamu aja" balas faris santai.
" hmm loe itu ya ,,,eh ya loe liburan kemana bro kita keluar yuk jalan jalan?" ajak niko semangat.
" hmmm boleh juga jalan jalan kemana?" tanya faris bingung.
" kemana aja yang penting happy bro" balas niko santai.
" ya suda nanti saya ke rumah kamu ya nik " sambung faris,.
" ok " balas niko senang.
__ADS_1
Setelah itu faris mematikan telefonya dan mulai bersiap siap untuk pergi ke rumah niko.
.