Pembalasan Dendam Suah

Pembalasan Dendam Suah
Chapter 12


__ADS_3

#12


Tiba di apartemen, winwin membangunkan suah dari tidurnya.


"Hei, ayo bangun, udah sampe" ucap winwin sambil menggoyangkan kepala suah.


"Oh udah sampe ya" ucap suah dengan nada mengantuk


"Iya, ayo cepet bangun trus mandi, pake baju yang tadi kakak beliin" suruh winwin


Selesai mandi suah mendatangi kakaknya yang sedang mengerjakan tugas kuliahnya di ruang tengah. Suah hendak bertanya tentang rencana selanjutnya yang tadi tidak sempat dijawab winwin.


"Kak" ucap suah


"Apa" jawab winwin dengan mata yang tertuju pada laptopnya


"Tentang rencana yang tadi" ucap suah


"Oh bentar ya, selesaiin ini dulu biar besok langsung dikumpulin" jawab winwin


Suah mendekat lalu duduk di samping kakaknya yang sedang fokus.


"Susah ngga? Mau aku bantuin?" Tanya suah


Winwin menatap suah lalu tersenyum "nggak kok, nggak papa, kamu lanjut tidur aja" jawab winwin


"Aku bantuin yah" pinta suah


"Nggak usah, kamu pasti cape abis muter-muter banyak negara" ucap winwin sambil sedikit tertawa


"Itukan gara-gara kakak" ucap suah sambil cemberut

__ADS_1


"Ih, jangan cemberut gitu dong! Kakak kan gak tahan" ucap winwin


"Gak tahan apa?" Tanya suah


"Gak taha pengen nyubit pipi kamu sampe merah" jawab winwin


"Ih nggak ya" ucap suah lalu memegang kedua pipinya


Winwin tersenyum melihat tingkah adiknya yang sama seperti dulu. Awalnya winwin khawatir sifatnya berupa karena ditinggal ibu. Ditambah lagi suah yang sedih berkepanjangan dan mengurung diri, membuat winwin masuk khawatir. Tapi untunglah dia tidak berubah samasekali. Dan akan terus menjadi adikku yang paling cantik dan lucu.


Karena menginginkan jawaban dari kakaknya atas rencana yang ayah buat, suah menemani kakaknya dengan menonton film di hpnya. 1 jam berlalu akhirnya tugas yang dikerjakan winwin selesai.


"Suah" ujar winwin


"Hah apa?" Tanya suah


"Oh udah?" Tanya suah sekali lagi


"Mau!" Jawab suah antusias


"Pesen yang paling baaanyak kejunya" pinta suah


"Oke" ucap winwin


Setelah memesan pizza lewat online, suah mendadak jadi serius. Dia langsung bertanya pada intinya.


"Jangan mengalihkan pembicaraan" ucap suah


"Tolong kakak jawab pertanyaan saya 1 jam yang lalu!" Suruh suah


"Oh, ya, em" winwin kebingungan

__ADS_1


"Em apa, jawab kak! Jangan em aja" ucap suah


"Udah dibilangin nggak ada rencana selanjutnya, ayah cuma mau ngetes seberapa pekanya orang-orang yang kamu rekrut" ucap winwin


"Kamu gak boleh pulang dulu sebelum ayah nyuruh lagi" lanjut winwin


"Kata ayah atau kakak yang mau aku disini?" Tanya suah


"Eh, ketauan ya" jawab winwin


"Udah jangan bercanda dulu" ujar suah


"Iya, pokonya kamu gak boleh dulu pulang ke monsion, kalo kerumah gapapa karena Renjun sama Jisung udah tau" ucap winwin


"Yaudah deh, aku izin sekolah dulu seminggu" ujar suah


"Yes" guman winwin


"Tapi aku tetep pengen pulang" ucap suah


"Yaah" guman winwin lagi


"Apa yah yah yah yah" ucap suah


"Eh nggak, gimana kalo kamu disini dulu sampe kakak libur" ucap winwin


"Liburnya kapan"


"Kasih kakak tiga hari ya, buat beresin semua tugas kakak" pinta winwin


"Iya, asal jangan lama-lama" jawab suah

__ADS_1


Suah menghabiskan malam bersama kakanya dengan saling bercerita tentang masa lalu. Suah dan winwin memang sangat dekat bahkan jika dipikir suah lebih sering berantem dengan winwin daripada renjun.


__ADS_2