
#13
Pagi nya suah terbangun lalu menemukan kertas di meja samping kasur. "Suah kakak hari ini pergi kuliah pagi biar nanti siang kita main keluar, jadi kamu yang anteng dirumah ya - love kakak tersayangnya suah" isi dari kertas itu
Suah tidak masalah ditinggal kakaknya kuliah, karena suah pandai menjaga diri. Lagi pula selalu ada bodyguard yang menjadi di depan pintu, dan juga suah tidak akan kemana-mana.
Dari luar terdengar seseorang yang membuka sandi pintu dan masuk ke apartemen. Itu adalah salah satu pembantu winwin yaitu qiaofeng. Saat qiaofeng masuk kebetulan suah baru saja masuk ke kamar mandi untuk mandi.
Pov qiaofeng:
"Mengapa ada bodyguard?" Tanya qiaofeng didalam hati
Qiaofeng hanya memikirkan hal itu sesaat dia langsung fokus untuk bekerja membereskan apartemen winwin. Saat qiaofeng pergi ke dapur dia mendapatkan surat kecil dari winwin untuk memasak sup rumput laut dan pendampingnya.
"Tumben banget tuan muda nge-request makanan" ucap qiaofeng pelan
Qiaofeng lalu dengan senang hati memasakkan pesanan winwin.
(sedikit info tentang qiaofeng)
Qiaofeng diceritakan sebagai pembantu yang bekerja di apartemen winwin. Dia seorang mahasiswi cantik yang sedang mengejar mimpi menjadi chef, itulah mengapa dia akan sangat suka jika disuruh memasak. Karena biaya di kuliah di negara itu sangat tinggi walaupun qiaofeng mendapat beasiswa, qiaofeng bekerja di berbagai tempat makan untuk mendapat uang tambahan. Saat itu winwin menawarkan untuk menjadi pembantunya, awalnya qiaofeng menolak ia ingin fokus belajar. Lalu winwin menawarkan dia yang akan membayar biaya kuliah qiaofeng asal qiaofeng mau bekerja di apartemennya. Dan juga pekerjaan qiaofeng hanya membereskan apartemen winwin dan memasak untuk winwin. Mendengar tentang memasak qiaofeng menyetujuinya.
Kembali ke rutinitas qiaofeng~
__ADS_1
Dia selesai memasak untuk winwin tapi tiba-tiba seseorang keluar dari kamar mandi
"Tuan winwin makanannya sudah si...ap" saat menoleh ke Aya pintu terbuka qiaofeng kaget melihat perempuan yang keluar dan bukan winwin
"Ha..halo" ucap suah terheran-heran
"Si..siapa kau" ucap qiaofeng sambil menodongkan spatula ke arah wanita yang keluar dari kamar mandi
"Jangan takut!" Ucap suah kebingungan
"Aku.. aku bukan takut" ucap qiaofeng tergagap-gagap
Suah kebingungan tidak bisa mengatasi situasi ini
Drrrrt.. drrrrt..
"Halo kak" ucap suah
"Suah bagaimana makanannya? Enak gak? Pasti enak lah dia kan ahli" tanya winwin beruntun
"Makanan apa?" Tanya balik suah
"Eh apa dia belum datang?" Tanya winwin
__ADS_1
"Dia? Maksud kakak orang yang saat ini menodongkan spatula padaku" ucap suah
"Ah iya kakak lupa ngasih tau" ucap winwin
"Kasih hpnya ke dia dong!" Suruh winwin
Qiaofeng keheranan karena winwin dan suah berbicara dengan bahasa negara K
Suah pun memberikan hpnya kepada qiaofeng
"Ini ada telfon untukmu" ucap suah menbari menyodorkan hpnya
Dengan ragu-ragu qiaofeng membawa hp dari tangan suah
"Halo" ucap qiaofeng
"Halo qiaofeng ini aku winwin, aku lupa ngasih tau kalo adikku ada di apartemen untuk menginap, maaf bila membuatmu takut" ucap winwin
" Ternyata dia adik tuan, maap tua aku sudah tidak sopan" ucap qiaofeng
"Tidak apa-apa lanjut lah bekerja! Dan jangan lupa beritahu meng na" Suruh winwin
"Baik tuan" jawab qiaofeng
__ADS_1
Qiaofeng mengembalikan hp adan berbicara "maaf nona aku sudah salah, harusnya aku tidak berprasangka buruk tentang mu" ucap qiaofeng."tidak apa-apa lanjutkan bekerja" ucap suah