
#3
Mosion sudah mutlak milik suah. Suah akan menggunakannya sabagai markas dan juga tempat tinggal. Dan malam ini mereka ber-empat rapat untuk mencari anggota yang akan masuk organisasi.
"Jadi dimana kamu mau nyari anggota?" Tanya Renjun
"Gimana kalo mulai dari sekolah!" Saran Jisung
"Memang di sekolah ada murid yang bisa bela diri?"
"Gimana kalo kita mulai dai haechan" saran Jaemin
"Haechan? Haechan yang di kelasmu itu?" Tanya Renjun
"Walaupun cerewet tapi dia lumayan" jawab Jaemin
"Lumayan apanya coba" Renjun tidak setuju
"Gimana kita liat aja dulu, soalnya kakak baru masuk sehari, biar Kakak yang nentuin, kita yang nyari" Jisung buka suara
"Kalo gitu kita istirahat aja dulu" ujar suah
"Besok kita bicarain lagi!" Suruhnya
Besok pagi~
Karena mereka tinggal satu atap sekarang, mereka melakukan segala hal bersama seperti sarapan, berangkat sekolah, dan lainnya.
Saat sampai di sekolah suah dan yang lainnya di hampiri Haechan.
__ADS_1
"Hai" sapa haechan
"Hai" jawab suah
"Azek di notice" haechan terlihat senang
"Liat kelakuannya aja kyk gitu" bisik Renjun ke Jaemin
"Lu anak sebelah kan?!" Haechan menunjuk renjun
"Iya emang trus kenapa" jawab Renjun agak ngegas
"Oh gk papa" haechan nyengir
Hari ini kelas suah bagian pelajaran olahraga, semua siswa kelas itu pergi ke lapangan.
"Suah tolong ambil bola basket di ruang penyimpanan! hari ini kita akan bermain basket!" Suruh guru olahraga
"Hari ini kita akan bermain bola basket! Bapak akan melihat kemampuan kalian terlebih dahulu agar bisa menentukan siapa yang mempunyai potensi untuk mengikuti lomba basket antar sekolah" guru Kim sedang menjelaskan.
"Baiklah mari pemanasan terlebih dahulu" suruh pak Kim
Permainan akan segera dimulai, semua tim sudah di tentukan oleh guru Kim. Suah berada di tim yang sama bersama haechan, sedangkan Jaemin menjadi lawan suah.
"Yosh ayo kita kalahkan di populer Jaemin itu" ucap haechan antusias
"Itu kalau kau bisa" suah menyela
Permainan baru berlangsung 10 menit tapi tim suah sudah tertinggal 3 poin.
__ADS_1
Dari tadi suah tidak fokus dengan permainannya tetapi dengan haechan.
Haechan yang dalam mode serius menarik perhatian suah.
"Hei suah Lee kau harus pokus" ucap haechan yang ngos-ngosan.
Haechan membuyarkan pikiran suah.
Semua pemain tampak bersungguh-sungguh untuk memenangkan permainan ini, hanya suah yang tidak fokus. Guru Kim menyuruh untuk beristirahat selama 5 menit.
"Hei suah, apa kau bisa main basket?" tanya haechan
"Bisa" jawab suah
"Trus kenapa tadi gk bener?" tanya haechan lagi
"Lagi gk fokus" jawab suah
"Fokus dong!!" Suruh haechan
Suah hanya menatap wajah haechan yang kelelahan tanpa menjawabnya.
Permainan baru berlangsung beberapa menit tetapi suah sudah mendapatkan 1 poin dengan bermain solo. "Bagus, sekarang kita bisa menyusulnya, semangat semua!" Teriak haechan. Suah tersenyum tipis melihat haechan yang berapi-api.
Permainan selesai dengan skor 18-15.
"Kenapa bisa mendadak jadi pro?" Tanya haechan ke suah
"Iya suah tak kusangka kau bisa mendapatkan 10 poin dengan bermain solo, kau hebat" puji murid lain
__ADS_1
" Itu bukan apa-apa" jawab suah
"Aku gk pro cuma bisa aja" lanjut suah sambil meminum airnya. Sekarang bagian tim lain yang bermain.