
#2
Suah di hampiri beberapa murid perempuan yang kelihatannya iri.
"Apa apaan kau murid baru, bisa-bisanya kau mendekati na jaemin!" Suruhnya dengan nada sombong.
"Emangnya na jaemin siapa nya kamu?" jawab suah."Apa dia milikmu? Atau memang kamu ngaku-ngaku pacar Jaemin?" lanjut suah.
"Jangan macam-macam dengaku,aku tidak bercanda, Jauhi Jaemin sekarang juga! " Suruhnya dengan suara tinggi
"Dengar ya aku tak punya alasan untuk menjauhi Jaemin" Tegas Suah lalu pergi.
"Beraninya anak ingusan itu" Teriaknya.
"Sudahlah somi ayahmu memberi tahuku agar kau tidak berulah" kata temannya.
"Diam!,aku akan balasnya" Kesalnya.
[°Jeon Somi anak dari tuan Jeon/perusahaan JeonGrup°]
Karena masih jam istirahat suah pergi ke perpustakaan. Di sana ia kembali di hampiri Haechan.
"Hey cewe" Saut Haechan.
__ADS_1
"Apasi" jawab suah tanpa melihat haechan.
"Dingin banget si ntar gk ada yang mau loh" sambung haechan yang terus mengikuti suah.
Obrolan itu berlanjut tanpa suah menjawabnya. Haechan terus mengoceh sampai di depan pintu perpustakaan.
"Udah diem!" Suah masuki perpustakaan dan haechan mengikuti nya.Suah mencari buku yang berhubungan dengan komputer.
"Ngapain baca buku itu?" tanya haechan.
"Memangnya kenapa?" suah menanya balik.
"Buku itu sangat sangat sangaaaat susah" jawab haechan.
"Ih gk percaya, susahnya itu sangat lebih dari tiga kali" jawab haechan.
"Ya ya ya aku gk peduli sih" sambung suah sembari duduk di bangku.
Suah mulai membaca buku itu dan Haechan memperhatikan suah sampai tertidur. Bel berbunyi menandakan waktu masuk kelas. Suah menutup bukunya dan melihat haechan yang tertidur. Suah meninggalkan haechan di perpustakaan.
"Hos..hos..Kenapa gk bangunin aku" Suara Haechan yang ngos-ngosan.
"Ku kira kau lelah karna terus mengoceh, lagi pula kamu tidur sambil mendengkur" jawab suah.
__ADS_1
"Ih, nggak tuh. Mana ada seorang Lee Haechan mendengkur!" Jawab haechan sambil nahan malu.
Pelajaran dimulai kembali sampai bel pulang berbunyi. Saat pulang Renjun mengajak pergi ke suatu tempat yang ternyata mansion. Itu mansion yang diberikan ayah Suah agar lebih dekat ke sekolah. Suah melihat pengasuhnya berada di sana.
"Eh, ini..ini apa?" Tanya suah
"Kenapa bibi Kim juga ada?" Lanjut suah
"Ini mosion punyamu" jawab Renjun
"Trus bibi Kim disini untuk mengurusmu" lanjutnya.
"Nona ganti baju dulu ya!" Suruh bibi Kim. "Para pelayan nona akan membantu nona di kamar tibur nona!"
"Baiklah" suah pergi ke kamarnya di antar pelayan di mansion.
"Para tuan muda juga bisa pergi ganti baju dulu, kami sudah mempersiapkan baju untuk kalian" Bibi Kim dengan sopan.
"Ah iya kebetulan gerah nih" ucap Renjun yang langsung pergi.
Mereka bertiga pergi ke kamar masing-masing diantar pelayan.
Bibi Kim adalah pengasuh suah yang mengasuh suah sejak bayi. Walaupun semua pelayan di pecat karena peristiwa nyonya yang meninggal, bibi Kim tetap berada disini karena saat itu bibi Kim sedang cuti. Saat ini bibi Kim di pindahkan ke mansion suah, dan menjadi kepala pelayan.
__ADS_1
Mosion suah cukup luas bukan luas lagi tapi memang besar. Ayah suah sengaja menyediakan mosion yang besar, banyak kamar untuk kepentingan organisasi suah nanti. Di sana ada sekitar 10 kamar tidak tahu akan di buat apa oleh suah, yang pasti Jaemin,Renjun,Jisung sudah termasuk anggota menurut tuan besar lee.