Pembully Itu Pacarku

Pembully Itu Pacarku
Bab17. terheran?


__ADS_3

"baiklah Leo kamu sedang apa?, silahkan ke depan menggantikan baek-kyung menjawab soal ini" ucap pak Kim sembari menunjuk ke arah leo


"lah kenapa harus saya pak?" tanya leo tidak terima dirinya mengganti kan baek-kyung


"kalo kamu nolak, yaudah bapak tambah lagi soalnya jadi sepuluh mau kamu?" tanya pak Kim yang langsung membuat Leo pasrah dan memilih berjalan ke depan menggantikan baek-kyung


"awal ya Lo" bisik leo kepada baek-kyung ketika dia berpapasan dengan baek-kyung


leo pun menjawabnya dengan mengasal saja lalu leo pun kembali duduk di bangkunya tanpa di suruh duduk oleh pak Kim


"apakah Leo menjawab dengan benar?" tanya pak Kim yang melihat isi jawaban Leo di papan tulis


"TIDAK BENAR PAK" jawab semua murid serempak


"halahhh kalian juga gak bisa kan, gue udah duga kalian juga gak bisa, baek-kyung juga gak bisa" ucap leo yang tidak terima dengan jawaban semua murid


"kamu sangat tidak sopan leo, sampai kapan kamu sopan, saya tidak pernah melihat kamu bersikap seperti pelajar" ucap pak Kim yang geram Dengan sikap Leo anaknya sendiri


KRRRRRRRIIIIIIIINNNNNGGGGG bel istirahat pun berbunyi dan semua murid dengan tidak sabarnya Langsung berhamburan keluar kelas


Yoonji hayun dan Naeun keluar dari kelasnya dan hayun mengajak mereka untuk pergi ke taman, tetapi ketika Yoonji juga ingin ikut tiba-tiba ada notifikasi dari haru yang meminta dia untuk ke ruangan yang menjadi markas haru


"ehhh aku di panggil haru, aku duluan ya, kalo mau makan makan aja" ucap Yoonji yang tampak buru-buru karena haru yang mengancamnya


"mau ikut boleh gak Yoon?" tanya Naeun yang memohon ingin ikut ke markas haru


"tapi aku gak tau, karena haru juga gak mau orang-orang pada tau kalo dia punya tempat rahasia" ucap Yoonji yang berbisik ketika mengatakan "tempat rahasia"


"dia punya tempat rahasia ya, eumm yaudah deh gak jadi takut di pecat jadi penggebet haru" ucap Naeun terkekeh dan langsung mengajak hayun untuk pergi ke taman

__ADS_1


"kita pergi dulu ya yoon, hati-hati kalo ada masalah bilang ke kita" teriak Naeun yang sudah agak menjauh dari Yoonji


Yoonji pun bergegas menuju lantai dua untuk pergi ke markas haru dengan terbirit-birit dan celingak-celinguk memastikan bahwa tidak ada orang yang melihatnya


"ada apa haru?" tanya Yoonji yang sudah sampai di sana dan masuk ke dalam karena min ki yang memintanya untuk masuk ke dalam


"gak papa, cuman mereka yang pengen Lo kesini" ucap haru yang pokus kepada ponselnya dan menunjuk hyun-ki menggunakan dagunya


"ada apa?" tanya Yoonji yang beralih menatap hyun-ki


"lu gak makan dulu di kantin, ini udah jam dua belas dan makanan udah siap di kantin kan" ucap hyun-ki


"gak, kan makan di kantin harus bayar, lagian toh aku juga bawa makan dari rumah" ucap Yoonji, hyun-ki hanya manggut-manggut mendengar perkataan Yoonji


"baiklah, gue cuman mau nanya, Lo nanti ada waktu gak?" tanya hyun-ki yang menutup bukunya lalu menatap Yoonji seolah menagih jawaban


"gak tau sihh, tapi aku mau cari kerjaan" ucap Yoonji yang membuat min ki dan haru melirik kearah Yoonji


"kan tempat kerja aku kebakaran jadi masih akan di perbaiki" ucap Yoonji


"tapi kenapa kamu gak mengunjungi pak ha-joon?" tanya min ki


min ki memang sudah mengenal pak ha-joon lebih dari Yoonji apalagi pak ha-joon sudah menganggap min ki sebagai anak nya sendiri dan di cap baik oleh pak ha-joon tapi sayangnya min ki jarang mengunjungi pak ha-joon


"ya karena pak ha-joon pindah dulu ke rumah bekas neneknya di Jeju, katanya sihh gitu, tapi aku juga Sekarang gak tau" ucap yoonji


"yaudah, kalo Lo gak sibuk, Lo hubungin gue ya, atau chat aja, kita ketemuan itu juga kalo Lo gak sibuk" ucap hyun-ki yang tersenyum kepada Yoonji


min ki memperhatikan hyun-ki yang sepertinya menyukai gadis yang dia sukai, tapi dalam hatinya mana mungkin hyun-ki menyukai gadis sederhana seperti Yoonji secara dia kan turunan darah biru

__ADS_1


sama seperti min ki, haru juga memperhatikan gerak-gerik hyun-ki yang tampak lebih ceria ketika bertemu dengan Yoonji tapi tidak ambil peduli dia melanjutkan gamenya di ponselnya


"baiklah aku akan chat kamu kalo aku gak sibuk, kalo gak ada lagi yang bisa di bantu aku permisi dulu" pamit Yoonji yang di angguki oleh tiga pemuda tampan yang pokus kepada buku dan ponselnya


"tumben ada cowok ganteng yang mau ngajak ketemuan" gumam Yoonji yang tidak percaya ada yang mengajaknya ketemuan


"euhhhh mau kemana Lo?" tanya Yuna yang menghadang Yoonji yang ingin pergi ke kantin


"buru-buru amat sih, kan kita mau main sama Lo" ucap Yeri yang menghadang Yoonji dari kiri karena Yoonji yang ingin pergi ke sebelah kiri Yuna


ketika Yoonji ingin pergi ke sebelah kanan Yuna tapi kembali di hadang oleh Eun-jung


"eitss kayaknya Lo ketemuan sama seseorang ya di lantai dua?" tanya Eun-jung yang tersenyum sinis kepada Yoonji membuat Yoonji memutar bola matanya malas


"sekarang gue pastiin hidup Lo bakal kayak di neraka, tunggu aja tanggal mainnya" ucap Yeri yang tadinya merentangkan tangannya menjadi bersedekap dada


yoonji yang tidak ambil peduli dia menabrak bahu Yuna dan Eun-jung lalu berjalan menjauh dari tiga gadis berhati busuk itu


Yoonji pergi menuju perpustakaan untuk menghilangkan rasa bosannya karena temannya yang tidak ada di samping Yoonji


"yahh novelnya jauh banget" ucap Yoonji yang ingin mengambil buku novel di rak paling atas


Yoonji akhirnya mendapatkan buku itu karena ada yang membantu nya membawa buku itu, tapi ketika Yoonji berbalik untuk berterima kasih kepada pria yang memberikan buku itu kepadanya tapi tampak tidak ada siapa-siapa di sana


kenapa tangan pria? karena Yoonji sudah mengira tangan itu milik pria karena tangan itu kekar dan besar, lalu siapa lagi kalo bukan pria yang mengambil buku yang ada di atas bahkan Yoonji juga tidak bisa menggapai nya


Yoonji tampak bingung, tapi dia tidak peduli dan langsung berjalan menuju bangku dekat jendela di dekat rak buku dan membaca buku itu, dan tanpa sengaja Yoonji pun tertidur di bangku itu dengan buku yang menutupi wajah cantiknya


"astaga Yoonji Lo ketiduran atau emang sengaja tiduran di sini sihh" ucap seseorang yang melihat Yoonji tertidur lelap

__ADS_1


"eummm Naeun, kamu kenapa di sini, dan ini udah jam berapa?" tanya Yoonji dengan suara serak khas bangun tidur


BERSAMBUNG.....


__ADS_2