
"Lagi pula kenapa guru takut sama dia, walaupun sekolah punya si Yuna itu, tapi guru juga harus adil, jangan ada pembullyan di sekolah" ucap pak ha-joon
"Seharusnya begitu, tapi Yuna mengancam mereka, jika Yuna di hukum atau semacamnya Yuna bakal pecat mereka jadi guru" ucap yoonji
"Haisshh dasar Mak lampir" ucap areum yang terlihat menggigit Hoodie yang di kenakannya
"Yoonji-aaa, kau belum ganti baju?, Ganti dulu itu seragam untuk besok" ucap pak ha-joon
"Ahh iya bener kalau begitu aku ke kamar mandi dulu" ucap yoonji yang langsung pergi ke kamar mandi
Setelah berganti pakaian yoonji pun keluar dari kamar mandi dan kembali duduk di bangku dekat kulkas, kareka areum sudah menyelesaikan mencuci piring nya
Drrt Drrt Drrrt
Suara getaran ponsel milik yoonji mampu mengalihkan perhatian mereka, yoonji yang menyadari bahwa ponselnya bergetar dia langsung mengeluarkan ponselnya dan mengangkat telpon dari neneknya
(iya ada apa nek?) Tanya yoonji
(kamu kemana yoonji, kenapa belum pulang sudah jam segini) jawab neneknya yoonji yang terdengar khawatir
(ahhh maaf nek aku gak bilang sama nenek kalau aku mau langsung ke tempat makan) ucap yoonji
(nenek kira kamu kemana lain kali kamu harus bilang sama nenek, jadi nenek gak usah cemas ucap nek sang-hee lega karena yoonji ada di tempat kerjanya
(nenek ini sudah malam jadi nenek sebaiknya beristirahat) ucap yoonji
(iya tadinya nenek mau beristirahat tapi nenek ke inget kamu) jawab nek sang-hee
(maaf ya nek, kalau begitu sudah dulu ya nek aku akan bekerja) ucap yoonji yang langsung menutup telponnya setelah neneknya mengatakan "ya sampai jumpa"
"Itu nenekmu?" Tanya pak ha-joon
"Iya, itu nenek, aku lupa menelponnya kalau aku akan langsung kesini" ucap yoonji dengan tersenyum kikuk
"Haishh pasti nek sang-hee khawatir, lain kali harus pulang dulu ke rumah" ucap pak ha-joon menasehati yoonji
"Eumm baiklah" jawab lesu yoonji
"Permisi apakah disini ada orang, ow ada ternyata" ucap salah satu pelanggan
"Ahhh ada yang bisa saya bantu pak, mau bubur atau yang lainnya" tawar pak ha-joon
__ADS_1
"Saya mau bubur saja" ucap bapak itu
"Baiklah mohon di tunggu sebentar, bapak duduk saja di sebelah sana" ucap pak ha-joon sembari menunjuk dengan lima jari bangku yang berada di ujung
Bapak itu pun duduk di tempat yang di tunjukkan oleh pak ha-joon dan menunggu pesanannya datang
"Yoonji tolong ambilkan mangkuk dan gelas" ucap pak ha-joon yang tengah pokus memasak bubur
Yoonji memberikan mangkuk itu kepada pak ha-joon, setelah selesai pak ha-joon meminta yoonji memberikan bubur dan minuman ker*s kepada bapak yang ada di tempat duduk ujung
"Silahkan di nikmati pak" ucap yoonji yang meletakkan mangkuk dan minuman serta gelas di meja makan nya lalu yoonji membungkukkan badannya tanda hormat
"Ya terimakasih banyak" jawab bapak itu yang langsung menyantap buburnya
Yoonji kembali ke dapur untuk kembali mengobrol dengan areum dan pak ha-joon
"Bagaimana jika aku bersekolah di sekolahmu ya" ucap areum yang tengah berpikir dirinya sekolah di SMA SEULI
"Jangan, apalagi kita yang sederhana dari keluarga yang tidak ada" ucap yoonji
"Iya sih, apalagi aku gak punya uang untuk masuk ke sekolah elite itu, bisa-bisa orang tuaku menjual tempat berjualan nya untuk menyekolahkanku disana, itu jika tidak ada lagi sekolah di dunia kecuali SMA elite itu" ucap areum panjang lebar
"Tapi yoonji dia siswi yang pintar jadi dia bisa masuk ke sekolah elite itu, walaupun auranya mencengkeram baginya" ucap pak ha-joon
"Sombong, sombong, pak lain kali jangan puji yoonji, soalnya dia sombong kalo di puji" ucap areum dengan memutar bola matanya malas
"Hahaha baiklah aku tidak akan memujinya lagi" ucap pak ha-joon
Ketika mereka asik mengobrol, bapak yang tadi tiba-tiba datang dan menyodorkan uang kepada pak ha-joon
"Pas ya pak" ucap pak ha-joon
"Iya memang pas, saya sudah meng hitungnya" ucap bapak itu dan langsung melenggang pergi keluar
Sekarang jam sudah menunjukkan pukul sembilan dan tempat kerja yoonji tutup pada pukul sembilan malam, yoonji pun pulang karena sudah malam, dia tidak ingin neneknya mencemaskan nya
"Aku pulang" ucap yoonji sembari membuka tali sepatunya dan langsung masuk ke kamarnya
Yoonji berganti pakaian dan setelah berganti pakaian dia membaringkan tubuhnya ke kasur yang tidak empuk, yoonji mengambil ponselnya yang berada di atas nakas
"Aku mengambil ponselku untuk apa?" Tanya yoonji kepada dirinya sendiri
__ADS_1
Yoonji membuka aplikasi yang berwarna hijau dan melihat chat grup yang beranggotakan lima orang
{ woyy lagi pada ngapain nih, kok sepi } chat pertama kali dari Joo Changmin
{ Brisik Lo Changmin } chat kedua oleh Kim beom-seok
{ yakk kalian buat grup apa lagi, grup baru lagi huhh } chat dari Yoo Naeun yang kesal karena banyak yang membuat grup chat
{ Sabar, Naeun lu tinggal keluar dari grup yang lama, susah bener } chat keempat oleh Lee Hayun
{ Awas yah, yang nyimak bayar tiga puluh juta won } ucap beom-seok
{ Apakah aku boleh ikutan nimbrung nihh } chat ke lima oleh Min yoonji
{ Tentu siapa yang marah lu ikutan, grup jadi rame kalau semuanya ikutan } ucap Changmin yang terdengar bahagia
{ Besok kita di sekolah bareng-bareng gimana? } Tawar hayun
{ Kagak lah, kalian cewek sedangkan gue sama beom-seok cowok } tolak Changmin
{ Ya gak papa dong, kan Sekarang kebanyakan cowok main sama cowok lagi cewek main sama cewek lagi } ucap Naeun
{ Iya emang seharusnya begitu kan } ucap beom-seok
{ Nah, kalo cewek main sama cowok itu limited edition } ucap Naeun
{ Ya gak gitu juga konsepnya Naeun } jawab beom-seok
{ Udah ya pokoknya gak ada penolakan, beom-seok, Changmin harus ikutan circle kita } ucap Naeun
{ Yaps benar sekali } ucap Hayun
{ Kalau Changmin mau gue juga mau sihh } ucap beom-seok
{ Gue ayok aja lah dari pada bosen tiap hari nongkrong ber dua } ucap Changmin yang sedikit pasrah
{ Karena yoonji termasuk orang yang pendiam di sekolah dan jarang ada temen, jadi lu ikutan ya yoon } ucap Naeun kepada yoonji
{ Hmm baiklah aku akan ikut kalian } jawab yoonji
Yoonji yang sudah mengantuk dia memutuskan untuk menyimpan kembali ponselnya di nakas dan yoonji langsung menarik selimutnya sampai menutupi seluruh tubuhnya
__ADS_1
"Selamat malam dunia" ucap yoonji yang langsung mematikan lampu dan menutup matanya
BERSAMBUNG....