Pembully Itu Pacarku

Pembully Itu Pacarku
Bab8 ada pak Nicky


__ADS_3

"bukannya lu bantuin malah lihat aja, cihh temen gak ada akhlak" ucap Naeun sembari memukul punggung Changmin


"Awssh sakit, lu kalo bukan cewek... euhhhhh" ucap Changmin yang meringis sembari melingkar kan telapak tangannya di leher Naeun hendak mencekiknya dengan gemas


"Gak papa aku tau kok kamu gak berani karena takut di keluarin dari sekolah bukan gak berani karena lemah" ucap yoonji sembari tersenyum


"Hehe iya, tuh kan yoonji aja tau kenapa kalian gak tau" ucap Changmin tak terima


"Yoonji, lu terlalu baik, tapi menurut gue jangan terlalu baik, kadang ketika kita baik kepada orang lain, belum tentu orang itu kembali membalas dengan kebaikan, tetapi kemungkinan orang itu akan membenci kita dan orang itu akan membalas kita dengan menjatuhkan kita" ucap hayun sembari mengusap punggung yoonji


"Apakah kalian sudah selesai makan?, Sebentar lagi akan masuk kelas" ucap beom-seok yang sedari tadi hanya menyimak saja


"Gue dah selesai dari tadi" ucap Changmin yang di angguki oleh Naeun dan yoonji


"Tungguin gue dong, gue belum selesai nihh, kan sayang makanannya kalo di buang, ini uang lohhh" ucap hayun yang terus memakan nasinya


Uhuk..uhuk...uhuk


Hayun yang tersedak makanan karena terburu-buru memakannya, tetapi dengan sigap Changmin dan Naeun memberikan botol minum


"Ekhmmm tatap terosssss" ucap beom-seok yang melihat Naeun dan Changmin bertatapan sembari menyodorkan botol minum yang mereka bawa


"Lu uhuk.. mau pacaran atau uhuk... Mau beri gue minum" ucap hayun di tengah-tengah tersedak nya


"Ehhh ini hayun minum punya kamu" ucap yoonji sembari menyodorkan botolnya


"Ekhmmm l-lu seharusnya gak nyodorin minum ke hayun" ucap Naeun yang sedikit salah tingkah


"Makasih Yoon lu emang the best" ucap hayun sembari mengacungkan jempol nya


KRING... KRINGG....KRING


"Ehh bel bunyi tuhh, ayok masuk" ucap beom-seok yang berjalan mendahului mereka

__ADS_1


"Woyyy tunggu gue beom-seok" teriak Changmin yang berlari mengejar beom-seok karena malu akan kejadian tadi


"Ekhmm lu salting kan Eun" goda hayun


"Salting apaan, najis sama Changmin, mending sama ikan" ucap Naeun yang terlihat pipinya memerah karena malu


"Halahhh alesan Lo, pipi udah merah juga, by the way kalo lu jadian sama Changmin, pasti cocok hahaha" ucap hayun yang terdengar mengejek


"Udah kasian Naeun di goda Mulu, tapi bener sih Naeun kamu itu cocok sama Changmin, lagi pula Changmin itu baik dan ganteng" ucap yoonji sembari tersenyum polos


"Apa? Changmin ganteng, huekkk, gantengan juga haru" ucap naeun


"Tuh kan kata yoonji juga Changmin ganteng, lagi pula kalo lu terus ngejek Changmin nanti jadi jodoh lohhh" goda hayun sembari menoel dagu Naeun


"Hah bener? Wahhh aku menarik kata-kata ku, iya bener Changmin itu ganteng baik lagi ya kan" ucap Naeun dengan tersenyum paksa


"Kalo haru?" Tanya yoonji


"Kan kalo ngejek sama orang yang kita gak suka bakalan jadi jodoh tapi kalo kita puji dia gak bakalan jadi jodoh, berarti kan orang yang aku suka adalah haru, jadi aku harus mengejek haru agar kita ber jodoh" ucap Naeun yang tidak memperdulikan hayun dan yoonji yang sedari tadi cekikikan melihat tingkah naeun


"Entahlah aku tidak yakin, kurasa itu hanya mitos" ucap Naeun yang mulai merasa tidak percaya


"Yak, itu benar, bukan mitos, aku dengar dari nenek, nenek, nenek, nenek, nenek, nenek, nenek, nenek nya nenekku" ucap hayun


"Berapa nenek yang kamu sebutkan, seperti nya banyak" ucap yoonji yang cekikikan melihat hayun yang berusaha membohongi Naeun


"Iya nenek moyang dari nenek moyang nenek moyang ku banyak sekali hehe" ucap hayun


"Ayok masuk kau akan terus diam di sana, jika pak Lee datang, jangan meminta bantuan sama gue dan yoonji, ayo yoonji" ucap hayun sembari menggandeng tangan yoonji


"Heii tungguin gue, gue lagi mikir tadi" ucap Naeun yang tersadar


Hayun, yoonji dan Naeun pun duduk di bangku mereka masing-masing dan beberapa saat kemudian pak Lee pun datang dengan membawa beberapa buku di tangannya

__ADS_1


"Baiklah kita akan mulai pelajaran nya dengan pelajaran bahasa Inggris, tetapi bukan saya yang akan mengajar sekarang" ucap pak Lee


"Tetapi guru bahasa Inggris kalian, baiklah karena bapak di sini hanya akan menyimpan buku dan membawa buku di sini, jadi bapak akan kembali ke ruang guru, silahkan tunggu guru bahasa Inggris Kalian" tambah pak Lee yang langsung pergi dari kelas


Semua murid disana terus mengobrol dan tertawa bersama terkecuali yoonji, dia hanya pokus kepada buku komik kesukaan nya saja


Beberapa menit kemudian tiba-tiba kelas hening dan masuk lah seorang guru yang sangat tinggi


"Hallo all" sapa pak Nicky guru bahasa Inggris mereka yang berasal dari AS tepatnya di kota green bay


"Baiklah kita akan mulai pelajaran sekarang,.. adalah bahasa Inggris" ucap pak Nicky


"Baik pak" ucap semua murid serempak


"Baiklah, di pelajaran kali ini kalian hanya perlu mendengar kan saja, tidak usah di tulis... kalian tau kata-kata ini "Believe that life is worth living and your belief will help create the fact."?" Tanya pak Nicky


"Bukankah itu kata-kata William James?" Tanya yoonji sembari mengangkat tangan nya


"Iyaps kamu benar, kamu tau artinya?" Tanya pak Nicky sembari mengacungkan jempol nya kepada yoonji


"Apakah artinya..."Percayalah bahwa hidup itu layak dijalani dan keyakinan Anda akan membantu menciptakan fakta."?" Ucap hayun memastikan bahwa jawaban nya benar


"Betul sekali, eumm kalian sebaiknya tulis apa yang menurut kalian penting oke" ucap pak Nicky yang berubah pikiran


"Baik pak" jawab murid-murid serempak


"Eummm. Apakah kalian tahu perbedaan do, does, dan did?" Tanya pak Nicky


"Sepertinya tidak ya kan?" Tanya salah satu murid


"Iya kita sering salah dalam penggunaan kata do, does, dan did" ucap salah satu murid yang lain kepada pak Nicky


"Baiklah... Penggunaan kata do, does, dan did...Do, does, dan did merupakan kata kerja atau verb yang berarti melakukan. Ketiga kata kerja ini berbeda dari segi subjek dan tensesnya.... 1. Perbedaannya terletak pada subjeknya. “Do” digunakan untuk subjek orang pertama dan kedua I, You, We, They. Sedangkan “does” digunakan bersama subjek He, She, It. “Do” dan “does” dalam kalimat positif berarti mengerjakan. Namun “do” juga bisa digunakan sebagai penekanan yang diletakkan sebelum kata kerja yang lain. Contohnya: I do my homework. / Aku mengerjakan PR. “Do” pada kalimat di atas menjadi kata kerja utama yang berarti mengerjakan. Kemudian contoh berikut: I do trust him. / Aku benar-benar mempercayainya. “Do” pada kalimat di atas merupakan penekanan untuk kata “trust”, jadi maksudnya bukan “aku melakukan mempercayainya”.." jelas pak Nicky dengan menggantung bicara nya semua murid mendengarkan sembari manggut-manggut

__ADS_1


BERSAMBUNG......


__ADS_2