
"baiklah kamu tunggu sebentar, saya akan bawa kunci cadangan" ucap pak satpam yang langsung berlari ke pos nya
"Semoga berhasil" gumam yoonji sembari bolak balik berjalan
Beberapa menit kemudian pak satpam pun datang dengan membawa kunci di tangannya
"Tunggu sebentar" teriak pak satpam yang sedang memasukan kunci itu ke lubang yang berada di bawah kenop pintu lalu dia memutarnya ke arah
Pintu pun terbuka dan menampakkan seorang gadis yaitu yoonji dengan keadaan baju nya yang sedikit kotor, rambut yang acak-acakan dan mata yang sembab
"Kamu gak papa?" Tanya pak satpam
"Ya saya gak papa pak" ucap yoonji
"Kalau begitu ayok ikut saya ke pos saya" ajak pak satpam
"Kenapa pak?" Tanya yoonji
"Dari pada kamu disini, mending ke pos saya, tenang saya gak bakal ngapa ngapain kamu" ucap pak satpam
"Tapi pak saya harus masuk ke kelas" ucap yoonji
"Kamu mau di hukum?" Tanya pak satpam
"Tapi saya harus tetap ke kelas pak" ucap yoonji
"Yasudah kamu bawa baju ganti kan" ucap pak satpam
"Iya pak kebetulan saya bawa baju ganti" jawab yoonji
"Kamu ganti baju kamu, setelah itu saya akan mengantarkan kamu ke kelas" ucap pak satpam dan di balas anggukan oleh yoonji
Yoonji pun pergi menuju loker nya dan dia pun membawa baju ganti setelah dia menemukan bajunya diapun pergi menuju toilet dan mengganti bajunya
Setelah beberapa menit yoonji keluar dengan baju yang bersih dan mata yang tidak sembab, dia pergi mencari pak satpam
"Kamu sudah selesai, kalau begitu ayo saya antarkan kamu ke kelas" ucap pak satpam
"Terimakasih pak" ucap yoonji denagn tersenyum
Pak satpam dan yoonji pun pergi menuju ke kelas yoonji, setelah sampai di depan kelas yoonji, pak satpam mengetuk pintu kelasnya, dan di bukakan pintu itu oleh guru
"Ada apa pak?" Tanya pak Lee guru yoonji
"Saya hanya mengantar kan murid bapak" ucap pak satpam
"Yoonji? Kenapa yoonji ada sama bapak?" Tanya pak Lee
__ADS_1
"Ahh ini yoonji, dia saya temukan di gudang, dia di kunci di gudang, dan saya membantu nya keluar dari gudang itu" ucap pak satpam panjang lebar
"Baiklah yoonji ayo kamu masuk" ucap pak Lee
Yoonji yang di perintahkan untuk masuk, diapun masuk dan duduk di bangkunya
"Baiklah pak maaf mengganggu waktu nya, saya permisi" ucap pak satpam yang langsung melenggang pergi
Pak Lee yang melihat bawah pak satpam telah pergi diapun kembali ke dalam untuk melanjutkan pelajaran nya yang tertunda
"Yoonji, apa benar kamu di kunci di gudang?" Tanya pak Lee memastikan bahwa memang benar yoonji di kunci di gudang
"Iya pak, saya terkunci di gudang" lirih yoonji sembari menunduk takut
"Siapa yang mengunci kamu di gudang itu?" Tanya lagi pak Lee
Yoonji yang ketakutan karena Yuna duduk di belakang bangkunya, yoonji berpikir untuk mencari alasan agar pak Lee tidak curiga dan Yuna tidak memarahi nya
"S-saya ti-tidak tahu p-pak, tadi saya sedang mencari sesuatu di gudang tiba-tiba saja ada yang mengunci saya dari luar" ucap yoonji gelagapan
"Baiklah kita lanjutkan pelajaran kita" ucap pak Lee yang mengerti ucapan yoonji
Pelajaran pun dimulai lagi tidak ada yang ribut semuanya tenang, sampai akhirnya pada jam 13.00 bel istirahat ke dua berbunyi
"Bel sudah berbunyi jadi silahkan kalian istirahat terlebih dahulu" ucap pak Lee sembari membereskan buku-bukunya
Pak Lee pun pergi diikuti dengan murid-murid di belakang nya termasuk yoonji, yoonji pergi menuju halaman belakang untuk menemui Yuna dan teman-temannya
Yoonji pun sampai di halaman belakang dan dia melihat yuna dan teman-temannya yang sedang bermesraan dengan pacarnya, yoonji yang ingin pergi karena dia takut mengganggu tetapi langkah nya di hentikan oleh yuna
"Yak yoonji" (hei yoonji) teriak Yuna
"Iya ada yang bisa aku bantu Yun?" Tanya yoonji
"Lo bawain baju olahraga gue dong" titah Yuna
"Punya gue juga ya" ucap Yeri dan Eun-jung
"Dimana?" Tanya yoonji
"Dimana? Pakek nanya lagi ya di loker lah" ucap Yuna ketus
"B-baiklah aku akan membawa nya" ucap yoonji menunduk
"Kalau begitu cepet!" Teriak Yuna yang tidak sabaran
Yoonji pun pergi menuju loker yuna, Yeri, dan Eun-jung untuk membawa baju olahraga mereka, sesampainya dia disana, yoonji langsung membuka pintu lokernya dan membawa baju mereka
__ADS_1
Yoonji pun kembali ke halaman belakang dengan baju olahraga di tangannya
"Ini yuna, Yeri, Eun-jung, baju nya" ucap yoonji dengan perkataannya yang lembut dan dengan senyumannya yang manis
"Halah so baik Lo yoonji, tapi sebenarnya hati Lo busuk kan" ucap Yeri yang di angguki oleh Eun-jung
"Dahlah mending Lo pergi sana eneg gue lihat muka Lo yang so baik itu" ucap Yuna dengan sedikit mendorong pundak yoonji
Yoonji yang di dorong oleh yuna diapun pergi berniat untuk ke lapangan basket, sesampainya yoonji disana, yoonji duduk dan melihat beberapa laki-laki yang tengah bermain basket
Beberapa orang disana berteriak ketika laki-laki yang memakai baju olahraga berwarna hitam biru itu mencetak poin
Permainan pun selesai dan tampak laki-laki tampan tadi yang sedang mencari air untuk di minum
Ketika laki-laki itu dan teman-temannya mencari air minum, Yuna dan teman-temannya datang dan memberikan botol yang berisi air mineral kepada laki-laki itu
Tetapi laki-laki itu menghiraukan nya dan berjalan menuju ke tempat duduk yoonji, yoonji yang kebetulan membawa botol minum, botol itu di rebut oleh laki-laki itu dan di minum olehnya
Laki-laki itu pun mengembalikan botolnya kepada yoonji, yoonji hanya terdiam dengan mulut yang menganga, dia kaget sekaligus heran
Semua perempuan disana berteriak histeris ketika melihat air yoonji yang di minum bukan air yang di berikan Yuna
Yuna yang kesal karena melihat kejadian itu dia menarik pergelangan tangan yoonji dengan kuat
"Ahhhk lepaskan aku, ini sakit" ucap yoonji
"Apa sakit?, Ya ini yang harus kau rasakan, kau berani sekali ke lapangan basket kau mau membuat haru terpesona kepadamu hah" ucap Yuna dengan mencengkeram erat tangannya
"Bermimpi lah yoonji, sampai kapanpun kau dan haru tidak akan pernah bisa bersama" ucap Yeri yang baru saja datang diikuti oleh Eun-jung di belakangnya
"Tapi dia yang langsung membawa botol minumku dan aku hanya bosan saja jadi aku pergi ke lapangan basket untuk melihat saja" ucap yoonji yang menunduk ketakutan
"Jangan banyak alasan lo" ucap yuna
plakk
yoonji di tampar oleh yuna karena Yuna yang sangat geram dengan jawaban yang di lontarkan yoonji, setelah Yuna menampar yoonji dengan sangat kuat dia pun melenggang pergi
sedangkan yoonji dia menangis tetapi dia langsung mengusap matanya dan pergi berniat untuk mengganti bajunya
"ayolah yoonji kau selalu di perlakukan seperti itu kenapa kau menangis" gumam yoonji sembari mengusap kasar air matanya yang terus mengalir
tidak ingin berlama-lama disana yoonji pun pergi menuju lokernya dan pergi ke kamar mandi untuk mengganti pakaian nya
setelah selesai berganti pakaian yoonji mencuci wajahnya dan menglap wajahnya, yoonji pun keluar dari kamar mandi dan pergi menuju lapangan untuk pelajaran olahraga nya yang akan di mulai
BERSAMBUNG....
__ADS_1