Pemuda Tampan Incaran Wanita

Pemuda Tampan Incaran Wanita
Cincin Pernikahan


__ADS_3

Setelah Devano dan Keisha mengucapkan janji suci pernikahan dan telah sah menjadi suami istri, kini saatnya mereka bertukar cincin. Terdengar MC meminta kedua pengantin baru tersebut untuk duduk terlebih dahulu di tempat yang di khususkan untuk pengantin.


Tampak para keluarga mempelai bertepuk tangan dan turut bahagia atas terlaksananya pernikahan Devano dan Keisha. Begitu juga dengan Tiara sahabatnya Keisha yang tampak bersemangat dan bahagia. Tiara langsung menghampiri Keisha dan memeluknya. "Selamat ya beb, semoga menjadi istri yang baik untuk babang Devan," bisik Tiara bermaksud menggoda Keisha.


Keisha hanya menatap Tiara tanpa senyuman. Walaupun tak ada senyuman yang menghiasi wajahnya, tapi tidak mengurangi kecantikannya. Make up yang natural dan terlihat sederhana namun membuat pangling wajahnya.


Di tambah dengan baju pengantin model kebaya modern dari bahan brokat berwarna putih dengan sedikit hiasan payet di bagian depan dan bagian belakang menjuntai panjang sampai mata kaki di padukan dengan kain batik berwarna blue navy yang terlihat sangat elegan.


Kain batik berwarna blue navy milik Keisha sangat serasi dengan penampilan Devano yang juga menggunakan stelan jas blue navy. Padahal mereka tidak janjian untuk baju pengantin mereka. Jangankan janjian untuk baju pengantin mereka, untuk menyiapkan pelaksanaan hari pernikahannya pun tidak ada komunikasi sama sekali. Hanya orang tua Keisha yang menyiapkan semuanya.


Tampak Devano sudah duduk duluan di kursi pengantin. Dia tadi ingin mengajak Keisha untuk duduk bersama, namun dia tidak ingin menganggu kebersamaannya dengan sahabatnya Tiara, alhasil dia memilih untuk duduk duluan.


"Jangan murung terus Keisha, ayo duduk di samping suamimu. Lihat mas Devan sedang menunggumu untuk duduk di sampingnya," goda Tiara tersenyum nakal. Lagi dan lagi, Keisha tidak berkutip dan tetap memilih diam.


Tiara langsung menuntun Keisha untuk duduk di samping Devano. Tampak Devano mengangkat kepalanya dan melihat wajah perempuan yang sedang berjalan menghampirinya yang saat ini telah menjadi istrinya. Rasanya Devano tidak percaya saat ini ia telah menjadi suami Keisha, perempuan yang beberapa minggu lalu pernah menolaknya.


Akhirnya Keisha duduk di samping Devano. Tampak Tiara langsung undur diri meninggalkan kedua pengantin setelah berhasil menuntun Keisha untuk duduk di pelaminan. Kedua pengantin tersebut pun di minta menandatangani buku nikah.


Kemudian tampak pembawa acara meminta Devano untuk memberikan tanda ikatan hubungan kepada Keisha, sebuah cincin berlian yang sudah di siapkan Devano sebagai hadiah untuk pengantin wanita. Lalu mereka kembali berdiri berhadapan, Keisha sama sekali tidak berani menatap wajah Devano yang kini telah menjadi suaminya. Keisha terus menunduk tanpa ada senyuman di bibirnya.

__ADS_1


"Devan, sekarang pasangkan cincinnya di jari istrimu," ucap pembawa acara sambil memberikan cincin kepada Devano. Devano langsung memegang cincin putih dengan mata berlian berbentuk hati di tengah dan beberapa mata berlian berukuran kecil yang mengelilingi mata berlian berbentuk hati tersebut, yang membuat cincin terlihat indah dan bercahaya.


"Tunggu ... tunggu! Jangan dulu di masukkan cincinnya, pegang dulu tangannya. Nah ... baru begitu," potong MC saat Devano mau memasang cincin di jari manis tangan kiri Keisha.


Sebetulnya tangan Devano begitu gemetar, selain jantungnya yang berdetak tak karuan. Mungkin ini karena pertama kalinya Devano memegang tangan perempuan selain ibu dan adiknya. Sementara Keisha tetap menunduk tanpa senyuman dan membiarkan tangannya di pegang oleh Devano, jantungnya pun mulai berdenyut kencang.


Tiba-tiba Tiara tampak mendekati MC dan sepertinya membisikkan sesuatu. "Oke, oke ... " jawab MC tersebut di sertai anggukan kepala.


"Sebelum memasangkan cincinnya, sekarang tatap dulu pasangan kalian masing-masing. Keisha ... coba tatap suaminya. Di lihat dulu, benar gak ini suaminya?" canda MC. Ini merupakan ide dari Tiara karena sedari tadi dia melihat sahabatnya Keisha hanya menundukkan kepalanya. Sontak saja para tamu yang hadir tertawa melihat Keisha yang tampak salah tingkah.


Terutama Tiara yang sejak tadi gemas melihat Keisha yang hanya menundukkan kepala dan tidak ada senyuman di bibirnya. Ia tertawa puas dengan menutup mulutnya dengan kedua tangannya setelah rencananya berhasil membuat Keisha menatap suaminya. Tak lupa Tiara mengacungkan jempolnya ke arah MC yang telah mengikuti permintaannya.


Keisha pun perlahan menengadahkan kepalanya karena Devano memang lebih tinggi darinya. Keisha pun menatap wajah Devano yang sudah lebih dulu menatapnya. Mereka berdua pun saling bertatapan.


"Astaga ... kenapa jantungku berdetak kencang seperti ini. Dan kenapa dia terlihat tampan dan sempurna, tapi aku tidak akan tergoda untuk mencintainya," batin Keisha yang masih menutup hatinya untuk Devano.


Cukup lama mereka bertatapan, hingga mereka berdua lupa untuk saling bertukar cincin. "Halo? Sudah ... jangan kelamaan saling menatapnya," ucap MC yang langsung mengagetkan Devano dan Keisha. Terdengar suara tawa dari keluarga yang hadir. Pintar sekali MC ini menggoda pengantin.


Tampak tangan kiri Devano memegang tangan kiri Keisha dan tangan kanannya memasukkan cincin berlian itu ke jari manis Keisha. Untunglah cincin yang di beli Devano pas di jari manis Keisha. Setelah cincin terpasang di jari manis Keisha, kini Keisha yang memasang cincin untuk Devano.

__ADS_1


Terdengar suara tepuk tangan dari dua keluarga mempelai setelah cincin berhasil di pasangkan di kedua pengantin.


"Keisha, silahkan cium tangan suaminya sebagai tanda terima kasih penghormatan seorang istri kepada suaminya," ucap MC. Keisha pun meraih tangan kanan Devano dan menciumnya dengan grogi.


"Nah ... sebagai rasa sayang suami terhadap istrinya, silahkan Devano boleh cium kening istrinya. Ingat yah ... hanya kening, yang lainnya nanti kalau kalian hanya berdua." Sepertinya pembawa acara ini sangat suka menggoda pasangan pengantin.


"Ya ampun ... kenapa mas ini begitu menyebalkan, kenapa juga daddy memilihnya untuk menjadi pembawa acara. Bagaimana bisa dia menciumku di depan banyak orang," gerutu Keisha dalam hatinya. Keisha seakan ingin melempar sesuatu yang keras ke arah pembawa acara tersebut.


Sementara Devano mengikuti arahan dari pembawa acara. Devano tidak bermasalah soal itu, toh juga yang di ciumnya adalah istrinya sendiri. Devano pun reflek memegang bahu Keisha dan menundukkan kepalanya menempelkan bibirnya di kening Keisha. Di sisi lain, dia harus mengondisikan debaran jantungnya yang sejak tadi berdebar kencang.


"Ets ... tahan dulu, biar fotografer mengambil gambarnya dulu," ucap mas MC seakan sengaja menahan posisi Devano yang sedang mencium kening istrinya. Padahal sejak tadi fotografer telah mengambil beberapa gambar dari setiap momen yang pasti akan berkesan dan menjadi kenangan terindah untuk Devano dan Keisha suatu saat nanti.


Keluarga mempelai dan tamu yang hadir pun tersenyum dan tertawa melihat kedua pengantin yang terlihat mesra.


Selesai dengan adegan yang sedikit mesra, acara di lanjutkan dengan sungkeman kedua pengantin dengan kedua orang tua yang seketika membuat suasana menjadi haru. Tampak terdengar Isak tangis saat Keisha sungkem di hadapan ibunya, hingga membuat keluarga yang hadir ikut meneteskan air mata.


Para tamu dan keluarga yang hadir pun memberi ucapan dan selamat kepada Devano dan Keisha yang baru saja resmi menjadi suami istri. Mereka mendoakan agar rumah tangga Devano dan Keisha tetap utuh hingga maut memisahkan.


Begitu juga dengan dengan kedua adik Devano yang langsung memeluk Devano. Tampak Diva meneteskan air mata dan berusaha bahagia dengan pernikahan kakaknya. Walaupun ada rasa kecewa dalam hatinya, namun Diva berusaha menerima kenyataan yang ada.

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


Selesai di baca, jangan lupa tinggalkan jejak ya teman-teman. Kalau boleh jangan lupa di rating dan di vote, biar makin semangat updatenya 😊


__ADS_2