
Mereka bertiga kini telah sampai di kost an. Rara dan Chika langsung masuk kamar dan rebahan, mungkin karena mereka sangat capek. Hyun tak masuk ke kamarnya dan hanya duduk di depan teras memandangi bintang-bintang di langit malam.
"Hmm, aku penasaran. Mengapa Chika selama ini menolak jika aku membayarkan nya, apapun itu." Hyun termenung, dan kata-kata itu terus melintas di pikiran nya dan tiada hentinya.
"Huh, sepertinya malam ini aku tak akan bisa tidur. Dan besok aku harus bangun pagi, karena Chika memilih penerbangan pagi." Hyun mengacak-acak rambutnya, dia tidak bisa tidur jika sedang memikirkan sesuatu.
Keesokan paginya. "Hyunnnn! Kau di mana sih? Kenapa lama sekali?" Chika berteriak dari tadi memanggil Hyun yang sangat lama. Dia dari tadi sudah menunggu Hyun siap-siap selama 30 menit, dan Hyun masih belum keluar dari kamar nya.
"Sudahlah Chik, mungkin dia lagi nyari-nyari barang nya yang ilang." Seru Rara yang hanya santai duduk-duduk. "Huh, itu pasti karena dia tidak tidur." Ucap Chika dengan wajah kesalnya.
"Hah... tidak tidur? Dia dari semalam, beneran gak tidur?" Tanya Rara tak percaya. "Hmm yah, aku semalam bangun jam 3, saat ingin buang air kecil. Pintu terbuka, dan saat aku mengintip keluar, ternyata Hyun duduk-duduk di depan teras." Jawab Chika.
"Gila tuh anak, dia lagi percobaan uji kantuk yah?" Seru Rara tak percaya. "Hmm maybe" balas Chika.
Beberapa saat kemudian akhirnya Hyun pun keluar dan siap dengan kopernya. "Maaf yah, nunggu lama." Ucap Hyun meminta maaf. "Huh, kirain udah gak mau pulang." Seru Chika kesal.
Dia cuek dan hanya menarik kopernya masuk ke dalam mobil grab yang dia sudah pesan. "Hayo loh, Chika marah." Goda Rara yang sangat usil.
"Iya nih, mana dianya susah di bujuk." Ucap Hyun dengan wajah sedih. "Haha tenang aja, besok itu bakal balik lagi kok." Seru Rara yang sudah hapal dengan temannya.
"Semoga aja." Balas Hyun dengan tersenyum. "Yaudah yuk kita berangkat aja." Ajak Rara lalu naik ke mobil.
__ADS_1
Sesampainya di bandara, Chika dan Hyun berpisah dengan Rara, karena tujuan mereka yang beda. Saat berpisah, Rara dan Chika berpelukan sangat lama. Dan saling meneteskan air mata. Hyun yang melihat mereka seperti itu, hanya diam melihat tingkah mereka yang berlebihan.
"Huhuhu, dahhh my honey" teriak Rara yang mulai melangkah menjauh dari mereka. "Dahh sayangku, cintaku, padamu." Balas Chika yang ikut berteriak juga. Hyun hanya tertawa kecil melihat tingkah mereka yang sangat-sangat lebay.
Di dalam pesawat. Tampak Chika sedang memandangi pemandangan, dari bawah. Hyun juga memandangi pemandangan yang sangat indah menurut nya, yaitu gadis yang berada di sampingnya.
"Hyun~" panggil Chika. "hmm?" Seru Hyun. "Mengapa kau terus melihat ku seperti itu?" Tanya Chika yang ternyata sadar di perhatikan oleh Hyun. "Ah-aku...aku tidak..." Hyun tampak salah tingkah, dan tak tahu harus menjawab apa.
"pfft, sudah lah, aku tak mempedulikan itu. Apakah....kau mencintaiku?" Tanya Chika yang iseng. "Aku... sepertinya begitu." Jawab Hyun yang terus terang. Chika yang mendengar jawaban Hyun, menatap wajah Hyun yang tak terlukis ada nya kebohongan.
Chika tampak diam, dan tak tahu harus berkata apa. "Tapi...aku tak meminta jawaban apapun, aku hanya ingin kau tahu. Aku mencintaimu." ucap Hyun tanpa menatap wajah Chika.
"Untuk saat ini, aku ingin mendepankan karir ku. Aku menggapai cita-cita ku terlebih dahulu. Baru, aku akan mempertimbangkan, apakah kau benar-benar layak bersama ku." Seru Chika.
Hyun membulatkan matanya, tak menyangka Chika akan berkata seperti itu kepada nya. "Yah, aku setuju. Aku akan menjadi penyemangat mu, menjadi jembatan menuju impian mu." Ucap Hyun dengan serius. Chika tersenyum dan mengangguk.
...----------------...
Pukul 11 : 15, pesawat Chika dan Hyun akhirnya mendarat di bandara Incheon airport Korean. Saat turun dari pesawat, Chika bernafas lega, karena akhirnya dia bisa menghirup udara segar lagi.
"Yuk, aku udah pesan taksi online." Ajak Hyun, dan Chika pun mengangguk, lalu ikut berjalan di belakang Hyun.
__ADS_1
Chika menatap kota Seoul yang dia rindukan, dari kaca jendela. Baru beberapa hari dia pergi, Chika sudah seakan pergi selama setahun. "Eh, Hyun! Liat deh, di situ tempat pertama kali kita ketemu kan?" Tanya Chika, seraya menunjuk sebuah taman bermain.
"Yah. saat itu, aku sedang makan Eskrim, dan kau tiba-tiba melempar sebuah bola dan mengenai eskrim ku." Jawab Hyun, seraya tertawa kecil. Mengingat kenangan dimana dia pertama kali bertemu.
"Gimana, kalo kita singgah aja?" Ajak Chika. "Hmmm terus, barang-barang kita gimana?" Tanya Hyun, karena jika mereka turun. Barang-barang nya harus di taruh dimana, karena sangat banyak.
"Oh iyyah yah, gimana kalo nanti sore aja? Kebetulan kan, anak-anak pasti bakal banyak di sana." Usul chika, dan Hyun mengangguk sambil tersenyum manis.
Chika yang melihat senyuman itu. Tertunduk, tersipu malu. "Emmm kamu beneran kan? Gak bakal marah, kalo kita tanpa hubungan?" Tanya Chika memastikan, karena takut suatu saat nanti, Hyun akan berubah pikiran.
"Iyyah, aku bakal selalu ada buat kamu. Walaupun kita gak punya hubungan apapun." Jawab Hyun, seraya mengusap kepala Chika. Dan Chika pun hanya tersenyum malu-malu.
Jangan lupa......
LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE
KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN
SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE SUBSCRIBE
FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT FAVORIT
__ADS_1