
tia sampai dirumah sakit milik nya dia turun tapi di hentikan oleh aris.
"ada apa yang". ucap tia bingung pergelangan tangan nya di tahan oleh aris
"salam donk sama suaminya masa nyelonong pigi aja". ucap aris mengarahkan punggung tangannya tia punmengerti mencium pungung tangan suaminya selesai aris mencium kening nya membuat tia memejamkan mata menikmati ciumman suaminya itu.
"iy udah sana masuk ". ucap aris tia hanya mengangguk.
"hati hati suamiku". ucap tia sambil keluar membuat aris tersenyum.
tia pun masuk dan aris pergi ke kantornya.
"tia" panggil andre tak sengaja melihat tia lewat di ruangannya .
"hmm iya". ucap tia cuek.
"kamu masih marah yha soal kemarin". ucap andre membuat tia tersenyum terpaksa sebenarnya dia menghindarin andre agar dia muveon.
"tidak kok, yha udah ku mau keruangan ku dulu". ucap tia sambil berjalan tapi pergelangan tangannya di pegang andre tapi langsung di tepis oleh tia.
"tungguh tia, kenapa kau tidak masuk selama tiga hari apa kamu sakit". tanya andre khawatir.
"cuma urusan kelurga". ucap tia cuek meninggalkan andre yang masih berdiri.
__ADS_1
tia pun keruangnya dan menjalan kan tugas sebagaimana sebagai dokter.
****
tokk... tokk... tokk
"iya masuk". sedikit teriak aris
clekk
"siang pak perkenalkan nama saya rina sekketaris bapak yang baru". ucap rina membuat aris terkejut tapi dia bersikap tenang.
"oh baiklah ada apa". ucap aris cuek
" saya membawa berkas untuk di tanda tangangi oleh bapak". ucap rina menuju meja kebesaran aris dan meletaknya berkas memdoyongkan sedikit tubuh nya sehingga terlihat *********** menggoda aris yang sangat tampan itu sigap aris mengambilnya dan menyuruh rina pergi .
"pasti aku akan memdapatkan mu". batin rina tersenyum licik
\*\*\*\*\*
ting..
"kamu sudah waktu istrahat". pesan aris membuat hati tia berbunga bunga dia tak mengerti tentang perasaannya.
__ADS_1
"sudah, kamu sudah makan yang". balas pesan tia
" belum ,yha udah aku aku kesana kita makan bersama".pesan aris
"oke". jawab pesan tia.
tia bersiap siap dia memasukan hp ny ke tas dan langsung mengambil tas dan keluar dari ruangan nya di terkejutkan aris sudah di depan pintunya.
"astaga aris buat aku terkejut untung gue gak punya riwayat sakit jantung". ucap tia mengelus dadahnya
"hehe maaf". ucap aris cengir kuda
"jangan kayak gitu lagi donk eloh mau gue mati cepat biar eloh nikah cewek lebih cantik lagi" ucap tia kesel membuat aris gemes melihat istrinya kesel itu berniat menjaillinya
"jangan donk sayang tega bener kamu sama suami kamu yang ganteng kayak arjuna menjadi duda muda ". canda aris membuat tia mengerucut bibirnya membuat aris gemes ingin sekali mengecup bibir istrinya tapi dia menahan nafsunya dia tak ingin membuat mesum di mukah umum.
"nah gitu donk ". ucap tia tersenyum refleks memeluk aris.
"tapi enak juga yha punya istri baru yang lebih cantik dan mempunya body menggoda". canda aris membuat tia melepas pelukan dan memukul dadah aris.
"auww...sakit sayang". ucap aris meringis.
"biar saja , awas kalau kamu berani selingkuh gue sunat sampai habis biar tahu rasa kamu". ucap tia sinis membuat aris merinding takut.
__ADS_1
"iya sayang aku berjanji tidak akan selingkuh" ucap aris serius membuat tia legah tapi tetap waspada dengan para bibit pengganggung.
bersambung like dan komen