
aris sangat bahagia tiba-tiba pintu diketuk
tookkk..took...
"masuk"ucap aris sambil mengenormalkan ekspresinya yang datar.
masuklah rina membawa segelas air minum putih yang dipesan oleh aris
"ini pak minumnya"ucap rina sambil meletakkan gelas di meja kerja aris
"iyah terimah kasih"ucap aris sambil meminum air yang diberikan rina.
rina hanya mengangguk sebagai jawaban
"kamu ada urusan lagi"ucap aris sambil melihat rina yang diam di posisinya.
"maaf pak saya ingin bertanya apa berkas tadi yang saya kasih sudah bisa saya ambil"ucap rina
tanpa sepengetahuan aris ,rina telah memberikan obat perangsang didalam minum aris,dan rina menunggu reaksi obat tersebut maka dirinya membuat alasan mengambil berkasnya tadi.dan benar saja tubuh aris tiba-tiba panas.
"oh ini ber..kas kamu"ucap aris sambil memberi berkas dan menahan panas didalam tubuh aris.
"baik pak"ucap rina sambil membungkukkan tubuhnya dan terlihatlah dua bukit rina.
aris yang melihatnya sungguh tidak tahan ,tiba-tiba aris bangkit untuk menghampiri rina dan mencium bibirnya,rina sangat terkejut tetapi dirinya segera membalas ciuman dari aris.
__ADS_1
tiba-tiba tia masuk keruangan aris dan melihat aris berciuman dengan rina membuat tia marah,dan menarik tubuh aris
"aris"ucap tia menahan amarahnya sambil menarik aris yang sedang berciuman dengan rina.
bruuk...
karena tarikan tia yang kuat membuat aris terjatuh di lantai,lalu aris bangkit dan menghampiri tia,dengan rakus aris mencium bibir tia,tia yang kaget mendorong aris
"panas..pa..nass".ucap aris sambil membuka jasnya
"eh kamu pergi dari sini"ucap tia sedikit lantang dan mengusir rina dari ruangan aris.
rina sangat marah karena rencananya gagal total,tetapi melihat wajah tia yang menahan amarah membuat rina menciut dan segera pergi meninggalkan aris dan tia.
"siapa yang berani membuat kamu kayak gini yank"gumam tia
aris segera mencium tia,tia membalasnya,tiba-tiba tia mendorong aris yang penuh nafsu
"tunggu yank ,aku kunci dulu pintu nya dan menutup gardennya".ucap tia sambil memecet repot kontrol pintu.
klik..
pintu dan garden jendela tertutup secara otomatis,aris yang sudah tidak tahan dengan gelora nya ,menarik tia dan mendorong tia di sofa dan terjadilah yang harus terjadi.
********************
__ADS_1
andre yang berada di ruangan nya sangat sakit dan sedih karena cinta nya belum ada kepastian dari tia
"begini rasanya ,tia menunggu ku tanpa kepastian ,seperti kata pepatah " penantianku menjadi sakit hati ku ",maafkan aku tia,jika aku tahu bigini sakitnya ,aku tidak membuatmu menunggu ku".gumam andre yang sedang melamun di ruangannya.
took..took...
"masuk"ucap andre yang baru sadar melamunya.
masuklah dira diruangan andre.
"dre,eloh lihat tia"ucap dira yang duduk di kursi depan andre.
"enggak"ucap andre cuek
entah kenapa cinta andre ke dira pudar begitu saja seperti waktu yang menghilangkan sebuah perasaan.
"ihh,tuh dimana sih tuh anak"ucap dira yang khawatir dengan tia.
"emangnya kenapa sih dengan tia"ucap andre penasaran
"sebentar lagi jadwal operasi di mulai,eh anak itu malah menghilang".ucap dira yang greget dengan sikap tia.
maaf bila ada kesalahan tinggal kan komen atau like 🍁
bersambung
__ADS_1