
malam hari , tia dan aris tinggal di rumah baru nya pelayan di rumah sudah beristrirahat mereka pun memasukin kamar tapi aris sibuk dengan komputernya dududk di sofa membuat tia bosan , dia pun melangkah ke arah balkon angin malam yang dingin membuat dia teringat soal tadi siang.
"apa dira menyukain aris". guman tia membuat nafas kasar.
aris tersadar tidak melihat tia melusurin ke balkon.
"apa yang pikir kan sayang". tanya aris memeluk tia dari belakang dagu aris diletakkan di bahu tia.
tia terkejut membuat lamunannya budar.
"aku tidak memikirkan apa apa kok". jawab tia berbohong.
aris membalikkan tubuh tia sehinggah mereka saling berhadapan .
"aku tau kalau eloh berbohong, terbukalah dan berbagilah dengan suami mu ini". ucap aris tulus mengecup kening tia.
"hmm... tadi aku liat dira mencuri curi pandangan sama kamu yank". ucap tia menatap mata aris membuat dirinya sejuk.
"oh... rupanya istriku sedang cemburu". ucap aris memeluk tia dia sangat senang melihat istrinya cemburur.
"aku takut ris yang punya ku di ambil orang, betapa sakitnya orang kita sayangin di milikin orang lai aku gak rela ris". tangis tia dalam pelukan aris
__ADS_1
aris merasakan tia menangis merenggangkan pelukannya dan menghapus air mata tia dan mengecup keningnya.
"cupp... tidak ada bisa merebut milik sitia abraham morgan ".ucap aris mengecup kening tia.
"tapi aku takut ris, kalau kamu berpaling dari aku". ucap tia
"tia.. aku milik kamu , aku suami kamu , aku tidak akan berpaling darimu". ucap aris tia mendengar kata kata aris menatap matanya tidak ada kebohongan membuat tia tenang.
"terimah kasih ris,jujur gue takut kehilangan dirimu , kamu yang temani aku dari tempurung maupun senang". ucap tia mengecup bibir aris
tia mengecup bibir aris membuat aris tidak menyia nyiakan momen itu langsung mengangkat tubuh tia membuat tia refleks mengalungkan tangannya ke leher aris tia sudah tahu keinginan suaminya itu dibalas saja dengan senyumman.
"aku tida ingin sekedar kecupan sayang , layani ku malam ini".ucap aris membaringkan tia , tia hanya tersenyum malu.
***
drt... drt... drt....
"siapa pagi begini yang tlpn sih".ucap tia kesel.
mendengar hp tia bunyi membuat aris terbangun.
__ADS_1
"siapa yank". tanya aris khas dengan suara bangun tidur.
"astaga mamah". terkejut tia tapi hp tia di ambil oleh aris.
"sini hp nya mamah tlpn kok di ambil sih". kesal tia mengambil hpnya di tangan aris tapu di halangin oleh aris.
"kamu gak lihat keadaan kamu ". ucap aris membuat tia berhenti dan melihat tubuh nya betapa terkejutnya dia masih polos menatap tajam ke arah aris.
"sudah kamu mandi dulu biar aku yang ngangkat tlpn dari mamah" . ucap aris beranjak dari kasur dan mengangkat tlpn mamah tia , sedang kan tia membersikan diri ke kamar mandi.
"halo mah". ucap aris vidio kol
"aris di dimana tia" tanya mamah tia dari sebrang sana.
"tia lagi mandi mah jadi aris yang ngangkat". jawab aris
"ris mamah cuma kasih tahu kalau mamah beberapa hari di luar kota ". ucap mamah tia
"baiklah mah nanti aris kasih tahu tia kalau mamah mau pulang bilang sama aris nanti aris jemput" ucap aris membuat mamah tia tersenyum.
"baiklah kalau gitu mamah matikan, jaga tia ris mamah titip tia". ucap mamah tia
__ADS_1
"iyah mah" jawab aris hp pun mati.
bersambung like dan vote agar semangat autor menambah up lagi