PENANTIAN KU MENJADI SAKIT HATIKU

PENANTIAN KU MENJADI SAKIT HATIKU
harus dibasmi


__ADS_3

"maaf aku tia,aku dijebak tia "ucap aris memohon kepada tia


"bohong ,kamu bohongkan , kamu ingin mempermainkan aku ,iyah kan ris ".ucap tia membentak aris sambil menahan tangisannya,masih didalam pura puraan tia


"tidak tia ,aku beneran dijebak tia ,jika kamu gk percaya kita lihat cctv perusahaan ini."ucap aris mencoba meyakini kalau dirinya dijebak ,dirinya baru mengingat kalau dirinya merasakan obat perangsang dari minum yang diberikan sekretarisnya.


tia hanya terdiam ,aris pergi untuk mengambil leptop dimeja kerjanya untuk melihat cctv di leptopnya,tiba tiba tia memeluk aris tepat aris berdiri meriksa cctv di mejanya.


"aku percaya kok sama kamu".ucap tia yang memeluk aris dari belakang.


aris bingung dengan perkataan tia,sehingga dirinya membalikkan tubuhnya menghadap tia,tia segera melepaskan pelukaanya


"percaya ,kok tadi aku jelasin kekamu gak percaya".ucap aris bingung


tiba -tiba tia ketawa membuat aris bingung.melihat aris bingung tia menjelaskannya


"tadi aku cuma mengerjain mu,hhhhha".ucap tia ketawa


"oh jadi kamu mau mengerjain ku"ucap aris yang belum mencerna perkataan tia.


"APA,eloh ngerjain gue"ucap aris kaget


"iyah"ucap tia sambil menahan ketawanya


"eloh tega banget sih tia,gue udah jantungan bahkan gue mau mati muda gara gara eloh"ucap aris yang kesel dengan tia


"upss, maaf hhhe"ucap tia sambil cengesan


"rasain ini"ucap aris yang mengeletikin tia membuat tia ketawa dan gak tahan dengan rasa geli sehingga memohon agar tidak mengelitikin nya

__ADS_1


"cukup ris geli hhhha,udah cukup hhha".ucap tia menahan kegelian


"gak akan"ucap aris sambil mengetiki tia


"udah donk hhha nanti gue ngompol dicelana"ucap tia


"oke gue lepasin"ucap aris


"hufff"tia membuang nafas legahnya


"jelasin ke gue yang kejadian tadi"ucap aris


"gini tuh ceritanya...."ucap tia terpotong ,dirinya mengingat sesuatu


"apa buruan donk"ucap aris penasaran


"astaga"ucap tia kaget


"gue ada jadwal operasi "ucap tia sambil melihat jam tangan yang melingkar dipergelangannya.


"astaga ku pikir apa"ucap aris sambil memukul jidatnya sendiri


"aku pergi dulu yha"ucap tia sambil mengambil tasnya di meja kerja aris


"aku antar"ucap aris


"gak usah kamu periksa aja permasalahan tadi"ucap tia melihat aris


"tapikan.."ucap aris terpotong

__ADS_1


cupp,


tia mencium pipi kanan aris membuat aris terdiam


"aku pergi dulu yha"sambil mencium punggung tangan aris


"disini donk masa disitu"ucap aris sambil menunjukkan bibir nya membuat tia malu


"udah deh bay bay"ucap tia sambil berlalu


aris yang melihat perilaku tia hanya geleng gelengkan kepalanya.


🌹🌼🌼🌼🌹🌹🌹🌹🌼


di rumah sakit abraham


tia yang sudah sampai dirumah sakit abraham ,terburu buru melewati lorong lorong rumah sakit agar cepat menuju ruangan operasinya.sampai di ruang operasi dirinya bergegas masuk dan melajutkan pekerjaannya.satu jam selesai operasi pasien dikembalikan ke ruangannya


"huff selesai juga"ucap tia yang baru saja keluar dari ruangan operasi


"darimana tadi aja loh ,gue cari cari tadi tahu gak"ucap dira kesel yang juga keluar dari ruangan operasi


"upss sory,aku tadi mau makan diluar eh pulangnya macet"ucap tia beralasan


"wihh,gara gara cari eloh gue telat makan,mau makan eh udah dipanggil keruangan operasi"ucap dira kesel


"maaf deh ,siapa suruhkan ada macet,kalau gak macetkan aku cepat sampai"ucap tia yang berjalan menuju ruangannya beiringan dengan dira


"iyah ,iyah eloh mana mau salah"ucap dira sinis

__ADS_1


bersambung


__ADS_2