PENANTIAN KU MENJADI SAKIT HATIKU

PENANTIAN KU MENJADI SAKIT HATIKU
pesta


__ADS_3

"tidak emang kenapa ? ". ucap tia bingung.


"temani gue dong tia pless gue mintak tolong sekali ini aja". ucap aris penuh harap.


"emang loh mau kemana, jangan loh bilang kalau mau ke klub, ogah gue". ucap tia galak


"tidak, temani gue ke acara pesta teman gue ni". ucap aris.


" suruh aja dina temani eloh kenapa harus gue, lagi mager gue ". ucap tia kesal


"tega amat loh sama gue, ayok dong tia gue udah depan pintu apartemen loh ni, apa loh gak kasihan sama gue sadis amat loh jadi sahabat". ucap aris


"iss.. iya bentar gue mau siap siap ini ". ucap tia malas


"oke". ucap aris senang


"yess...gak sia sia gue bujuk tia, malas amat gue sama dina". batinnya.


30 menit tia pun membuka pintu departemen , tia bernampilan sangat cantik dengan dress selutut bewarna biru laut, rambut panjang nya di urai begitu saja , menggunakan makeup tipis, sangat natural membuat aris terpana melihat penampilan tia.


cekklek

__ADS_1


"keluar juga loh , kaki gue mau patah nungguhin loh , gue heran sama loh lama amat dandanan kayak gitu aja , emang loh ngapain aja sih lama amat" ucap aris nyerocos .


" udah nanti aja deh kepo loh gue jawab , buruan udah larut malam nih". ucap tia cenggesan lihat wajah aris seperti emak emak rempong.


"yaudah ,yuk". jawab aris sambil menuju mobil nya.


* * *


"sayang, kamu tahu pria yag di sukain putri kita?". tanya mamah tia


"aku kurang tahu sayng tentang masalah itu ". ucap ayah tia dengan santai nya


" bagaimana kalah kita jodoh kan dengan anak kenalan mamah , gimana yah?". ucap mamah tia dengn nada ragu ragu.


"hufff.. baiklah ". ucap mamah tua dengan membuang napas kasar.


\*\* \*\* \*\*


di tempat lain tia dan aris menuju ke pesta dengan mobil dengan kecepatan sedang , tia dan aris sahabat sejak SMA jadi aris tahu tentang kesukaan tia dan tidak kesukaan nya dan juga sebaliknya. mereka selalu berbagai cerita suka maupun duka.


"tia". ucap aris pandangan tetap fokus ke depan

__ADS_1


"iya apa?". jawab tia dengan cuek nya.


"gimana udah di terima perasaan loh sama si andre?". tanya aris


"huff .. belum". jawab tia menghela napas


"ha ! , serius loh, buset dah dia belum terima eloh juga kan eloh udah lama nungguin dia , sadis amat sih ".ucap aris terkejut dan kesal nya


"iya gimana lagi , apa coba kekurang gue , apa gue kurang cantik yha sampai sampai dia gak terima gue". jawab tia sedih


" kasihan banget sih loh, gue lihat ni yha mungkin andre udah punya kekasih sehingga cinta eloh gak di terima". ucap aris nasihat sebagai teman


"entah lah , tapi setiap cewek yang dekat sama dia gue tanyain eh katanya sih cuma teman gak lebib". jawab tia dengan lirih


"hm.. gue punya cara buat eloh agar andre klepek klepek sama eloh". ucap aris dengan senyum jahilnya


"apa?".tanya tia semangat empat lima.


"di santet aja, gimana ide gue bagus kan ".jawab aris sambil cengengesan.


"ish .. bukan santet tapi pelet kali". ucap tia dengan kesal bisa bisa sabahat nya bercanda saat dia bersedih.

__ADS_1


"eh iya hehehe gue lupa". ucap aris cengengesan.


"gue gak mau melakukan salah kayak gituan, gak afdol kan gak asik". ucap tia dengan polosnya.


__ADS_2