
Sebulan Fenluo menjaga persemedian muridnya, namun di khayangan tempat para Dewa tinggal hanya beberapa jam saja. Waseng yang telah sebulan bersemedi, dan telah sebulan pula berada di khayangan akhirnya membuka kedua matanya.
Bersamaan dengan di bukanya mata muridnya itu, cahaya terang yg menyilaukan kembali menyinari seluruh ruangan dalam goa terlarang itu.
Cahaya yang membuat mata Fenluo tak bisa lama menatapnya. Cahaya yang di pancarkan oleh mata Waseng adalah cahaya sejati yang sama dengan cahaya yang di miliki oleh Dewa Cahaya.
"Guru! kenapa guru menutup mata, "tanya Waseng yang tidak menyadari kalau matanya memancarkan sinar cahaya yang sangat menyilaukan dan tak bisa di terima oleh mata sang guru.
"Apa kah kau tau kalau matamu memancarkan cahaya yang menyilaukan! bahkan mata gagak emas ku tak mampu menembus sinar cahaya yang keluar dari matamu. "Menyadari kalau matanya tak akan mampu melihat mata sang murid yang memancarkan cahaya yang menyilaukan matanya, Fenluo berbicara dengan mata tertutup.
"Maafkan murid guru! murid tidak tahu kalau mata murid mengeluarkan cahaya. "jawab Waseng sembari menutup kedua matanya.
Saat kedua mata muridnya tertutup, saat itu pula cahaya yang menyilaukan mata dan yang menerangi seluruh ruangan dalam goa terlarang lenyap seketika.
__ADS_1
Fenluo pun kini dapat bernafas lega saat mendapati cahaya yang di pancarkan oleh kedua mata Waseng telah hilang. Saat kedua mata Fenluo terbuka, dengan mata gagak emasnya Fenluo dapat melihat energi besar yang dimiliki oleh muridnya, sontak membuatnya kaget dan terpaku diam tak bergerak dengan mulut menganga.
"Ta ta tahapan Dewa!! " Fenluo gagapan saat menerawang tubuh muridnya.
Telah melewati ribuan tahun, membuat Fenluo dapat mengontrol dirinya, walau pun dihadapannya ada energi yang melebihi dari miliknya. Fenluo merasa beruntung karena kekuatan yang besar itu milik muridnya. jika energi yang besar itu milik orang lain, entah apa yang akan terjadi.
"Waseng! energi yang ada dalam tubuhmu, adalah energi yang hanya dimiliki oleh para Dewa. Bisa dikatakan kalau kau sekarang berada di tahapan Dewa, sedang untuk manusia pada umumnya hanya bisa sampai ke tahapan kuasa seperti Aku. Sedangkan Guruku memiliki tenaga dalam 6000gus yang berarti beliau telah berada di tahapan KUASA PUNCAK pada masanya, sedang aku saat ini juga berada di Tahapan KUASA namun Tahapan KUASA MENENGAH dengan tenaga dalam 5500 yg berarti sebentar lagi aku akan mencapai Tahapan KUASA PUNCAK. "jelas Fenluo.
Setelah mendengar penjelasan dari gurunya, Waseng mengerti kalau energi yang di berikan oleh Dewa Cahaya sangatlah besar.
Memantapkan hati dan pikiran, akhirnya Waseng membuka kedua matanya. kejadian yg semula tak lagi terulang, karena Waseng akhirnya dapat menguasai energi yang meluap luap dalam dirinya. Cahaya yang menyilaukan tak lagi keluar dari matanya, dan berganti dengan pupil matanya yang semula hitam berganti menjadi biru mekar bagaikan kelopak bunga.
******************
__ADS_1
Tahapan pendekar.
•Tahapan Bumi 0-300gus tenaga dalam(awal,tengah puncak).
•tahapan Awan 300-600gus tenaga dalam .
•tahapan Langit 600-1000gus.
•tahapan Kuasa 1000-6000gus tenaga dalam.
•dan yg terakhir adalah pendekar tahapan Dewa dengan tenaga dlm 6000gus sampai 10.000gus.
Tahapan Dewa yang hanya memiliki tenaga dalam 6000-10.000 adalah para Dewa biasa, sedangkan dewa kegelapan dan dewa matahari, mereka berdua memiliki energi yg melebihi 15.000gus.....
__ADS_1
sedangkan dalam kasus ini, energi yg di miliki oleh Waseng melebihi 15.000gus.
Berarti saat ini Waseng,Dewa kegelapan dan Dewa Matahari bisa di juluki DEWA SUCI......