Pendekar Dewa Rajawali

Pendekar Dewa Rajawali
TEMBOK PERTAHANAN KOTA SHINGLI.


__ADS_3

Telah tiga hari berlalu, setelah penyebaran surat yang berisikan tentang informasi bala tentara musuh yang telah berada di dekat kota Shingli, jendral Ferdinan dan Walikota Tenglu pun telah tiga hari pula tak tidur.


Setelah tiga hari mengevakuasi seluruh warga kota Shingli dan warga yang berada di dekat kota Shingli, dua puluh prajurit tentara yang berada di tahapan Bumi Puncak, melaporkan tugas mereka kepada Jendral Ferdinan.


Walikota dan seluruh warga yang dibawanya untuk mengungsi, telah sampai ke Kota Kumura.


kota yang di pimpin oleh seorang walikota yang bijaksana, Frenly adalah Walikota kota Kumura. Frenly menyambut kedatangan seluruh pengungsi yang datang, dengan tangan terbuka.


Setelah menerima surat edaran yang di kirim oleh Jendral Ferdinan melalui prajurit yang di utusnya, prajurit tentara dari kota Kumura dan Kota Yung lah yang pertama kali sampai di Kota Shingli.


Prajurit tentara yang dari kedua kota tersebut, berkumpul di sebuah tanah lapang yang luas dan mendirikan tenda disitu.


Jendral kandi dari kota Yung dan Jendral Ronal dari Kota Kumura, sedang berdiri bersama dengan Jendral Ferdinan di atas tembok Kota Shingli. Mereka mengatur strategi bertahan jikalau serangan mendadak di lancarkan oleh pihak musuh.

__ADS_1


Jendral Ferdinan memerintahkan komandan bawahannya untuk memposisikan prajuritnya di atas tembok kota dengan busur panah dan tombak. 6000 prajurit dari Jendral Ferdinan telah memenuhi tembok pertahanan lapis dua yang hampir mencapai tiga kilo meter panjangnya, sedangkan 9000pasukan lainnya, bersiap siaga didalam kota untuk menggantikan posisi dari prajurit lainnya yg gugur, atau memblokir musuh untuk menguasai kota Shingli.


Sedangkan Jendral kandi memerintah kan komandan nya untuk memposisikan 5000 tentara nya di atas gunung sebelah kanan. "lima ratus pasukan pemanah,dua ribu pasukan berkuda dan sisanya prajurit biasa. sedangkan 5000 pasukan lainnya, persiapkan mereka di belakang tembok pertahanan. "Suara berwibawa Jendral Kandi memberi perintah kepada komandan bawahannya.


Total pasukan yang dibawa oleh Jendral Kandi dan Jendral Ronal, berjumlah sama10.000.


Jendral Ronal pun melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Jendral kandi.


Di sebelah kiri, pasukan Jendral Ronal telah bersiap siaga, dan sisanya berkumpul di belakang tembok.


Dari kota maharaja, perjalanan membutuhkan 7hari sedang kan dari kota perbatasan dengan kekaisaran Lien, membutuhkan waktu 1minggu 2hari.


yang berarti kurang lebih 4hari lagi pasukan yang di bawa oleh Kaisar akan tiba.

__ADS_1


Dan 6hari lagi pasukan dari kota Hong yang di bawa oleh Jendral Kanon akan tiba.


**


Kaisar Long beserta para jendral dan prajuritnya membangun tenda yang berjarak kurang lebih 50kilo meter dari kota Shingli.


Sebulan lebih perjalanan dari istana kekaisaran Long, sampai ke perbatasan kekaisaran WEN. Kaisar Long pun memerintahkan para Jendral, untuk mengistirahat kan seluruh pasukannya, agar supaya jangan ada yang lemah fisiknya dalam peperangan.


"Hormat yang mulia Kaisar! ,"seorang prajurit yg di perintahkan untuk mematamatai pertahanan dari kota Shingli memberi hormat.


"Katakan apa yang kau dapatkan setelah dua hari memata matai kota Shingli?. "tanya sang Kaisar dengan nada tak sabaran...


"Hamba melihat di atas tembok ada sekitaran 6 ribuan tentara, dan di belakang tembok ada sekitaran 10 ribuan orang dan tentara yang ada di dalam perkotaan, tak dapat kuhitung karena mereka tak berkumpul layaknya pasukan yang di bawah tembok."prajurit mata mata Kaisar Long memberi jawaban, namun dia tak tahu jika di atas gunung yang berdiri di kiri dan kanan, telah di penuhi oleh pasukan yang telah menantikan mereka...

__ADS_1


"Hahahhahaa apa kah Kaisar Wen sungguh percaya diri, dengan pasukan yang tidak mencapai 30.000 itu dapat menghalau ratusan ribu pasukan yang ku bawa ini,"Kaisar Long tertawa sambil berkata.... ....


....


__ADS_2