Pendidikan Itu Penting

Pendidikan Itu Penting
Kembali rapat


__ADS_3

Di SMA negeri 1 Tarakan dan Nunukan akan adanya perundingan yang lumayan wah terbilang gitu


"Jadi nanti sore rapat kan kita Bin?" tanya Niken


"Ya, sekalian aku mau diksar sama kepsek" jelas Robin


"Weh mantap banget ni langsung sama pak kepsek" ucap Aksan sambil tepuk tangan


"Biasa aja keles" kata Robin yang paling malas kalau berurusan dengan kepsek


"Sekitar 14.30 ya atau 15.30 soalnya akan dimajukan rapatnya" kata Niken setelah membaca informasi dari grup yang diberitahukan kepada pak Vanto untuk seluruh siswa siswi OSIS


"Palingan rapatnya juga lama" kata Tenny bosan


"Mana ada sejarahnya rapat itu cepat" kata Aksan


"Mana tau terus dapat nasi kotak, porsinya lengkap, makanannya udah pasti enak, terus dipulangkan lebih cepat" kata Niken bercanda


"Pantat mu makan enak mana ada" kata Tenny kesal


Tenny memang orangnya tidak bisa diajak bercanda memang

__ADS_1


"Pantatku tidak bisa makan yang bisa makan cuman mulutku aja" kata Niken berbicara agar Tenny kena mental


"Udah daripada kalian membahas yang tidak penting mending kalian ikut aku ke ruangan kepsek" kata Robin paling malas ribut


"Kami?" tanya Tenny dan Niken sembari menunjukkan dirinya masing-masing karena tidak percaya kalau mereka berdua di panggil di ruangan kepsek


"Ya iyalah kalian berdua" kata Robin yang kesal lalu pergi meninggalkan teman-temannya di parkiran sekolah


"Bin tunggu dulu masa ya cuman kami berdua tidak ada teman-teman yang lain coba tanya dulu sama kepsek atau tidak pak Vanto sebagai wali kelas kita" katanya Niken yang merapikan seragamnya pastinya dia ingin terlihat cantik apalagi kalau ada dari sekolah lain yang datang


"Dih caper amat sih" kata Tenny yang sengaja memancing keributan pada Niken


"Siapa yang caper?" kata Niken tidak terima dengan perkataan Niken


"mana ada kau aja tu" kata Niken membalas perdebatan dengan Tenny


"kau yang sok-sokan mau tampil cantik biar di perhatikan sama cowok dari sekolah lain" kata Tenny asal ngmong


"Aku merapikan pakaian dan rambut ku bukan berarti aku caper ya Tenny kakak OSIS sekaligus kakak panitia melainkan aku hanya harus terlihat rapi dan bersih agar makin percaya diri dengan orang orang yang datang dari sekolah lain meskipun aku tidak mengenal mereka" kata Niken yang masih mau melanjutkan perdebatan nya dengan Tenny


"Udah kalian berdebat nya ayo siap-siap sekarang

__ADS_1


Aku,kamu, Tenny, Aksan, Shimmer dan Tina cukup kita berenam yang akan di ajak kepsek untuk mengunjungi rapat di sekolah lain sebagai perkembangan organisasi ini" kata Robin


"Bisa tidak sih si Niken di gantikan saja aku malas kalau satu organisasi, satu kelompok lagi sama dia" kata Tenny kesal


"Tidak bisa" tegas Robin


"Dih GR jangan GR deh orang aku juga tidak mau satu tim sama kalian" kata Niken yang terus-menerus membolak-balik kan kata-katanya Tenny agar Tenny terdiam sendiri


"Sudah puas kalian berdebat nya" kata Robin yang sebenarnya juga sudah muak dengan kelakuan teman sekelasnya


"Ayok kita pergi diksar" kata Aksan semangat karena dia tau dia juga dipilih dalam kegiatan itu


"Hore kita akan jalan diksar, dapat nasi kotak, full porsi makan enak" kata Niken yang sengaja memancing keributan dengan Niken


"Pantat mu makan enak yang ada kita mah dapat capek nya doang" kata Tenny yang sebenarnya bosan


"Apaan sih sebut pantat nya orang terus macam tidak punya saja" kata Aksan yang juga kesal


"Kenapa nge fans ya sama pantatnya ya udah cium aja" kata Ambran ceplas-ceplos dan sambil ketawa


"loh Ran bukannya kamu harus masuk kelas ya sekarang sudah jam masukkan loh ayo masuk kelas sebelum guru mu masuk" kata Aksan yang bersiap-siap diksar dengan Robin

__ADS_1


"Malas ah masuk kelas habis ini jamnya pak Heri juga sejarah peminatan malas pakai banget namanya aja peminatan tapi yang minat tidak ada" kata Ambran kesal yang di suruh masuk ke kelas dan masih mau main di luar


mereka pergi keruangan kepala sekolah dan melanjutkan rapatnya di sana.


__ADS_2