
Carlan senang melihat putra dan putrinya bahagia begitu juga dengan kemello dan terdapat sedikit kecemburuan di hati carlan karena melihat semua anak-anaknya lebih memilih memeluk suaminya dibandingkan dirinya
"Kalau semuanya sama papa terus mama sama siapa dong?" tanya carlan basa-basi lalu Dino mendekat kan tubuhnya kepada carlan
"Kakak akan selalu tetap bersama mama, karena sampai kapanpun kakak tetap menjadi milik mama sampai aku mati sekalipun aku tetap menjadi milikmu ma" kata Dino yang memeluk carlan
Dino duduk di samping carlan karena Dino tau carlan akan memperlakukan nya seperti bocah yang dielus-elus kepalanya dan carlan tidak akan sampai kalau hanya untuk mengelus kepalanya Dino karena badannya Dino jauh lebih tinggi daripada nya
"Jadi kamu sudah tau kamu mau lanjut kemana ya?" tanya carlan
"Sudah kok ma" jawab Niken tersenyum manis pada Niken putri keduanya
"Syukur lah" kata Dino yang ikut bahagia
"Prinsip ku adalah aku ingin ketiga putriku bahagia" kata carlan dan di ikuti oleh kemello
Kalau Dino sudah pasti bahagia karena dia sudah sukses sudah mempunyai semuanya dan cita-cita mempunyai pesawat pribadi juga sudah terwujud
__ADS_1
"Jadi kamu sudah tau kan lulus nanti mau lanjut kemana?" tanya kemello dan carlan kepada Niken putrinya
"Aku terkadang, aku cape tapi aku tidak boleh menyerah, aku kan calon bu polwan harus kuat" Niken menyemangati diri nya sendiri
"Kamu hebat, kamu pasti bisa" kata kemello dan carlan yang mendukung putrinya
"Kalau Tania mau juga ya?" tanya Niken begitu juga dengan kemello dan carlan menanyakan pertanyaan yang sama
"Aku mau kuliah aja ambil jurusan hukum" kata Tania yang sudah tau dan sudah menentukan cita-citanya
"Apa alasan mau mengambil itu?" tanya carlan yang dengan sengaja memancing seberapa kuatnya tekad dan keyakinan Tania untuk menjadi hukum belum lagi Tania sempat menjawabnya bahkan sudah di tanyakan saja lagi sama kemello tentang abdi negara
"Pa aku tau harapan dan cita-cita nya papa pasti kan menginginkan kami dari empat bersaudara ada yang menggantikan posisi nya papa, dan aku tau juga pa, papa sebentar lagi akan pensiun, aku tau kok papa pasti akan senang banget jika ada di antaranya ketiganya putri papa yang menggunakan seragam TNI, dan papa Pasti akan sedih kan, papa kecewakan kalau tidak ada satupun putri nya papa yang menggantikan posisinya papa, dan berjalan usia papa yang mendekati usia pensiun papa belum dapat dana pensiun nya kan jadi papa pasti kepikiran soal itu kan" kata Tania panjang lebar tanpa dia sadari dia telah menyakiti hatinya kemello
"Tania mulutmu itu tolong dijaga ya!" kata keduanya kakak nya Tania yang memarahinya yaitu Dino dan Niken
Kemello langsung keluar dari ruangan itu dan Niken menyusulnya tapi Dino malah memarahinya Tania
__ADS_1
"Tania tolong jawab kakak, siapa yang mengajari mu untuk berbicara seperti itu?" tanya Dino yang merasa ujung kemarahannya sudah berada di puncak kepalanya
"Tapi kan aku berbicara sesuai fakta" kata Tania yang berusaha membela diri nya
"Tapi tidak begitu caranya, kamu tau gak apa yang telah papa lakukan untuk kita berempat, papa dan mama tidak pernah pilih kasih, lalu apakah balasannya kamu harus memperlakukan papa seperti itu, tidak kamu yang sudah 13 tahun dilahirkan di dunia ini, di besarkan meskipun dalam kesibukan nya papa dan mama tapi mereka selalu ada waktu buat kamu sedangkan kamu apa balasannya yang kau lakukan? Papa hanya ingin melihat kita sukses itu saja, papa tidak banyak meminta hal dari kita, papa hanya ingin melihat kesuksesan nya kita, papa dan mama hanya ingin kebahagiaan pada kita di usia tua nya nanti, aku tau memang kalau papa membutuhkan uang, tapi itu semua demi siapa, demi kita sebagai anak-anak nya" kata Dino yang menasehati Tania tapi tanpa Dino sadari air matanya telah jatuh membasahi pipinya
Melihat hal itu vilnia langsung takut dan memeluk carlan, vilnia memang sangat takut jika Dino dan kemello sudah marah
"Mama, aku takut kalau kakak marah" kata vilnia sambil memeluk carlan
"Tidak sayang kakak Dino tidak marahin kamu sayang, kakak Dino tidak marah dia hanya menasehatinya kakak Tania saja sayang" kata vilnia putri paling kecil memeluk carlan
Di sisi lain
"Pa, aku sebenarnya juga ingin menjadi seorang kowad pa, tapi aku takut" kata Niken memeluk kemello
"Putri ku jangan takut!" kata kemello
__ADS_1
"Aku takut pa, selama ini papa jarang ada kabar aku takut sesuatu yang tidak diinginkan terjadi pada diriku pa, aku sebenarnya ingin mengganti kan posisi nya mama, papa seandainya aku bisa membelah tubuhku menjadi dua aku akan menggantikan posisi mu, mama dan papa" kata Niken bercerita pada kemello
"Putriku jangan takut papa yakin kok kamu bisa menjadi seorang polwan" kata kemello memberikan keyakinan pada Niken