Pendidikan Itu Penting

Pendidikan Itu Penting
Apa itu rindu


__ADS_3

Tentu dong bagi anak pertama merasakan gengsinya dan pastinya Dino tidak mau mengakuinya


Dino hanya berdiam diri saja padahal di dalam hati kecilnya Dino dia merasakan sangat merindukan ketiga adeknya itu


" ketiga baby girl ku sedang ngapain ya?" kata Dino bergumam di dalam hatinya


"Din ayok masuk sebentar lagi kita ada praktek loh" kata Brooklyn Brotijche zadokh


"Oh ya ayok masuk" kata Dino yang kelihatannya seperti orang yang kebingungan


"Kenapa Din?" tanya Brooklyn


"Gak papa kok" jawab Dino dingin, dan tentunya gengsi dong di dalam hatinya Dino


"Hm Din jangan bohong deh lebih baik kamu jujur saja" kata Brooklyn yang sudah bisa menebak isi hatinya Dino


"Eh seriusan gak papa" kata Dino menggaruk kepalanya


"Di lihat dari raut wajahmu kamu seperti nya lagi memikirkan sesuatu, ayolah Din kamu lagi mikirin apa sih? maaf ya gak ada bermaksud untuk mengetahui privasi mu, tapi sebentar lagi kita ujian praktek loh maka dari itu hilangkan atau lupakan semua beban pikiran mu, agar kamu bisa lebih tenang dan lebih fokus saat ujian praktek nanti" kata Brooklyn memegang tangannya Dino

__ADS_1


"Hm Ya" kata Dino tersenyum kepada Brooklyn dan Brooklyn membalas senyuman nya dan Brooklyn sangat pengertian kepadanya dan tipe-tipe cewe yang seperti Brooklyn lah yang selama ini Dino cari dia tenang dan dewasa, dia juga tidak suka banyak bicara sama seperti dirinya dan Dino mulia menemukan jati dirinya saat pertama kali jatuh cinta kepada Plemi dan akhirnya Dino ceria kembali setelah 2 tahun di tinggal Plemi, walaupun Dino sebelumnya sangat murung dan berusaha menutupi hatinya rapat-serapat mungkin dan akhirnya dia menemukan gadis sosoknya seperti Plemi cuman beda versi dan Brooklyn umurnya 1 tahun lebih muda dari pada DINO


sekarang Dino 20 tahun dan Brooklyn 19 tahun, Brooklyn anak kedua tapi Dino belum mengetahui Brooklyn berapa bersaudara dan itu tidak terlalu penting bagi Dino, karena Dino juga akan mengetahuinya nanti setelah Brooklyn sah menjadi istrinya


Dino kembali tersenyum saat melihat perlakuan Brooklyn padanya sama seperti apa yang Plemi lakukan padanya pada waktu 2 tahun yang lalu


"Terimakasih ya sudah mau menemani hidup ku selama kuliah ini, meskipun aku jauh tapi aku yakin dan aku janji aku akan kembali meskipun sejauh apapun aku pergi" kata Dino menggenggam tangannya Brooklyn dan Dino merasakan hawa tubuh tangannya Plemi dan Dino tersenyum mengingat hal itu


"Maksudnya kamu apaan Din? kamu bakalan pergi lagi ke Indonesia" kata Brooklyn yang sudah sangat tau rencananya Dino


"Ya" kata Dino langsung berdiri tegak di hadapannya Brooklyn dan membantu merapikan rambutnya Brooklyn


"Bukannya kita harus ujian praktek dulu ya Din" kata Brooklyn yang sudah sangat mengerti isi hatinya Dino tapi keliatannya Dino seperti orang yang tidak peka deh


" Begini Din, bagaimana nanti kalau tiba-tiba saja kita langsung lulus seperti beberapa tahun yang lalu sebelum kita masuk dan mengenal yang namanya dunia kampus" kata Brooklyn yang mulai mengkhawatirkan Dino


"Aku tau itu dan aku pastikan aku bakalan kembali lagi kok ke kampus ini, aku harus pulang ke Indonesia untuk bertemu kedua orang tuaku dan ketiga adek-adekku ku mereka membuatku ......" kaya Dino merasakan keceplosan


"Gak papa Din, aku tau kok sebenarnya kamu merasakan rindu dengan keluarga mu apalagi saudara-saudara mu, aku juga merasakan hal yang sama kok" kata Brooklyn dengan wajah yang sayu melihat Dino

__ADS_1


"Hm kamu kenapa? kalau ada kata-kata ku kurang mengenakkan di telinga mu, maaf ya" kata Dino yang akhirnya mengerti perasaan Brooklyn


"Gak papa kok Din sans aja" kata Brooklyn memegang tangannya Dino yang 2 kali lipat lebih besar dari tangannya


"Tanganmu gede juga ya Din" kata Brooklyn


"Ya soalnya aku kan kuat makan dan kuat olahraga" kata Dino memperlihatkan tangannya yang begitu besar


"Din Jujur" kata Brooklyn


"Apa?" kata Dino memandanginya seperti orang yang menaruh sebuah harapan padanya


"Bagaimana nanti saat kamu pergi ke Indonesia aku mulai merasakan apa itu rindu dengan mu, dan jujur Dino, pertama kali aku mengenal mu, aku langsung merasakan kenyamanan tapi aku tidak berani memberi tahukan ini kepadamu" kata Brooklyn yang berani berterus-terang tentang perasaan nya kepada Dino lalu Dino menghembuskan nafas kasarnya dan merasakan hal yang sama


"Kalau aku bisa jujur ya aku juga sebenarnya malu untuk mengungkapkan ini tapi mau bagaimana lagi rasanya hatiku ini selalu bertanya-tanya, kapankah aku bisa keluar dari status ku yang seperti sekarang


ini" kata Dino mengeluarkan nafas panjangnya


Tapi Dino sangat ragu untuk mengucap nya padahal jauh di dalam hatinya Dino dia merasakan hal yang demikian

__ADS_1


"Jadi bagaimana Din, apakah kamu akan melepaskan masa lajangmu, atau kamu masih mau bertahan dengan status yang seperti ini?" kata Brooklyn sepertinya berharap kepastian kepada Dino


"Aku, aku tidak tau tapi aku yakin, aku bisa menemukan penggantinya Plemi setelah 2 tahun yang lalu dia pergi meninggalkan ku dan sekarang aku menemukan sosoknya pada dirimu" kata Dino melihat kearahnya Brooklyn


__ADS_2