
Dara akhirnya menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dan karena kesalahpahaman itu berulangkali Vio minta maaf karena sudah menampar Dara.
"Dara aku benar-benar minta maaf. Aku benar-benar tidak bermaksud untuk melakukan itu, aku hanya kuatir kamu kenapa-kenapa. Sekali lagi aku minta maaf." Vio menyatukan telapak tangannya memohon agar di maafkan.
Dara segera menurunkan tangan Vio. Dara menganggap apa yang di lakukan Vio semata-mata karena kuatir dengan dirinya dan itu membuat Dara semakin sayang dengan Vio dan menganggapnya sebagai saudara.
Setelah kejadian itu. Dara lebih sering murung. Gairah hidupnya kembali turun, disaat ia mulai dekat dengan key dan Kayra, ia harus kembali kehilangan mereka. Sedikit penyesalan pun muncul di hatinya kenapa harus mau menjadi ibu susu untuk putri pak Bisma.
Disisi lain, stok asi yang di tinggalkan Dara mulai menipis, di tambah kesehatan Kayra yang tiba-tiba menurun tanpa sebab dan memaksa Bisma melarikan Kayra ke rumah sakit.
"Bisma bagiamana keadaan Kayra?" tanya sang mama.
__ADS_1
"Kondisinya terus menurun ma. Sepertinya aku harus menemui Dara untuk merawat Kayra lagi. Mungkin dia merindukannya."
"Tidak. Mama gak mau kamu membiarkan pengasuh itu semakin lengket dengan cucu mama. Mama gak mau nantinya kamu akan jatuh cinta padanya seperti kamu jatuh cinta pada istrimu. Mama gak setuju. Lebih baik ku segera nikahi Maya agar dia bisa mengurus Kayra nantinya. Mau tidak mau Maya juga harus bisa menjadi ibu sambung anak-anakmu."
"Ma, Aku sudah tidak mencintainya. Dan aku tidak yakin kalau Maya bisa menjadi ibu sambung yang baik untuk kedua anakku. Jika memang dia sayang, seharusnya dia selalu mencari perhatian pada key atau Kayra. Tapi nyatanya dia sama sekali tidak perduli." Saut Bisma.
"Siapa bilang aku tidak perduli. Aku sayang sama anak-anak dan aku juga sudah siap menjadi ibu sambung untuk mereka. Aku tidak pernah diberi kesempatan oleh mereka untuk bersama dengan Kay. Mas Bisma, Aku ingin mas menikahi mu. Agar aku bisa punya hak untuk menjaga mereka seperti anakku sendiri. Aku janji akan menjadi ibu yang baik," ucap Maya yang tiba-tiba muncul dan menyanggah perkataan Bisma tentang dirinya. Maya pun berusaha membujuk Bisma agar segera menikahi dirinya agar penantiannya selama ini tercapai.
"Aku tidak menuntut pernikahan mewah mas. cukup kedua belah pihak keluarga kita saja sudah cukup."
Bisma pun semakin bimbang dengan desakan mamanya dan juga Maya. Walaupun sebenarnya Bisma sudah tidak ingin menikah, namun mengingat kondisi Key dan juga Kayra memaksa Bisma untuk tetap harus mencari ibu sambung untuk anak-anaknya.
__ADS_1
"Baik. Baiklah, aku akan menikahi kamu dalan beberapa hari ke depan. Tapi yang jelas setelah Kayra sembuh." Jawab Bisma sambil menghela nafas.
Maya pun segera menghambur kedalam pelukan Bisma. Karena ia merasa sangat bahagia.
"Terimakasih mas. Akhirnya setelah sekian lama menunggu inilah yang aku harapkan. Mas Bisma mau menikahi ku. Aku siap mas benar-benar siap menjadi istrimu."
"Aku harap kamu bisa menjadi ibu sambung untuk anak-anak. Aku akan segera mengurus semuanya secepatnya."
"Iya mas. Aku akan berusaha menjadi istri dan ibu terbaik." saut Maya dengan bahagia.
Maya yang awalnya datang untuk mencari perhatian pada Bisma dan ibunya, tak perlu dia lakukan lagi. Kerena dia sudah berhasil mendapatkan hati Bisma kembali dan semua penantian panjangnya segera usai dalam beberapa hari kedepan. Setelah itu Kesempatan untuk menguasai harta Bisma semakin terbuka.
__ADS_1
To be continued ☺️☺️☺️