Penjaga Hati Menjaga Rasa

Penjaga Hati Menjaga Rasa
bab sepuluh


__ADS_3

pagi ini seperti biasanya,Rey dan Kai yang datang ke sekolah sebelum suasana sekolah mulai ramai,berjalan memasuki sekolah melewati gerbang utama.sambil ngobrol obrolan kecil mereka.karena mendengar suara Rey dan Kai yang sedang bercanda,Kemal pun menoleh kearah Kai dan Rey yang berada tepat di belakang punggungnya.


"hai Kai,Rey baru datang" tanya Kemal basa basi


"eh iya"jawab Rey sambil tersenyum


"Kai ini buku yang gue pinjem kemaren"ucap kemal sambil memberikan buku milik Kai


"makasih ya"lanjut Kemal


"oia,sama sama"jawab Kai singkat sambil tersenyum


"Kai pulang sekolah nanti bareng gue ya,gue mau ngomong sama lo"ajak Kemal


kai melirik ke arah Rey yang sedari tadi berada di samping nya


"maaf Kemal,gue pulang bareng Rey"jawab Kai yang tak ingin menolak tetapi selalu memberi alasan


"tapi Kai,ada yang mau gue omongin sama lo"


pinta Kemal


"kalo mau ngomong disini aja,kan bisa!"jawab Kai santai yang benar benar tidak peka dengan perasaan Kemal.

__ADS_1


Kai sebenarnya merasa kurang nyaman jika harus berbicara berdua dengan Kemal,setelah Kai tau,bahwa Kemal dan Vivian putus karena kesalah fahaman Vivian tentang kedekatannya dengan Kemal.walaupun usahanya menghindar dari Kemal tidak akan merubah perasaan benci Vivian padanya,tapi setidaknya orang orang tidak akan berfikiran buruk tentang Kemal.itu yang menjadi tujuan utama nya menghindari Kemal.


"yaudah gue ke kelas duluan ya"pamit Kai


"tunggu,,,"tangan Kemal meraih lengan Kai membuat Kai menghentikan langkahnya.


Kai pun mengurungkan niatnya untuk berjalan dan menoleh kembali ke arah Kemal.


"ada apa Kemal,gue mau masuk kelas dulu"tanya Kai yang tak faham dengan sikap Kemal


"kenapa lo kaya yang ngehindarin gue?"tanya Kemal yang merasakan sikap Kai yang selalu berusaha menghindarinya.


"gue ga ngehindari lu kok"jawab Kai mengelak


"maafin gue Kemal,tapi gue ga mau orang orang berfikiran buruk tentang lo.gue tau mereka cuma salah faham tentang lo.jadi gue sedikit jaga jarak sama lo,biar lo ga terus dinyinyirin sama mereka"jelas Kai dengan sorotan mata penuh ketulusan


"tapi kai,mereka tuh nyudutin kamu bukan nyinyirin aku"Kemal mengingatkan


"aku udah biasa Kemal dengan hinaan mereka,,,jadi ga usah hawatirin aku"Kai yang mulai terbawa perasaan oleh suasana.


"Kai,,,sifat dan sikap ini yang ngebuat aku suka sama kamu.kamu tuh perhatian sama orang yang ada disekitar kamu,meskipun ga sedikit dari mereka yang malah salah faham sama kebaikan kamu.aku suka semua tentang kamu,kepolosan kamu,ketulusan kamu udah bener2 ngebuat aku jatuh cinta Kai sama kamu"ucap Kemal mengutarakan perasaanya pada Kai


"aku mau kamu jadi pacar aku Kai"ucap kemal jelas dan penuh keyakinan di setiap sorot matanya.

__ADS_1


Kai yang mendapat tatapan hangat dari Kemal pun seketika menunduk.kata kata yang paling dihindari oleh nya dari kemal pun akhirnya keluar dari mulut Kemal.dan Kai pun merasa benar2 tidak nyaman mendengarnya.


Rey yang memang sedari tadi berada diantara Kai dan Kemal pun hanya bisa terdiam tanpa kata2.


tanpa disadari,tak jauh dari tempat mereka berdiri,terdapat sepasang bola mata indah Vivian yang sedari tadi memperhatikan percakapan mereka.


Vivian yang masih merasakan sakit karena hubungan nya yang kandas bersama Kemal pun benar2 kecewa melihat perlakuan dan pernyatan cinta Kemal pada Kai yang memang menjadi alasanya meminta putus dari Kemal.Dia pun langsung menghentakan kaki nya lalu berjalan setengah berlari menuju kelasnya dengan mata yang berkaca kaca.


Rey yang melihat Vivian pergi pun pamit pada Kai lalu mengejar Vivian ke kelas.


"ini salah satu alasan juga buat aku kenapa aku sedikit menjaga jarak dengan kamu Kemal,karena ada hati yang harus kita jaga agar tidak tersakiti"ucap Kai sambil melihat ke arah vivian yang sedang menghindari mereka dan kembali melihat Kemal.


"tapi hati aku juga ga bisa milih sama siapa aku harus suka Kai,lagi pula,aku sama Vivian udah ga punya hubungan apa apa,jadi aku bebas buat suka sama kamu"ucap Kemal teguh pada perasaannya.


"maafin aku kemal,aku harap kita bisa bersikap seperti biasa,biar kita bisa tetep nyaman tanpa ada rasa canggung kalo harus ketemu"ucap Kai sambil tersenyum


"yaudah,aku ke kelas duluan"pamit Kai dan berjalan menuju kelasnya meninggalkan Kemal.


Kemal yang mendengar ucapan Kai pun merasakan kecewa dan terus menatap punggung Kai yang terus berjalan menjauh dari tempatnya berdiri.


-


-

__ADS_1


-


__ADS_2