Penjaga Hati Menjaga Rasa

Penjaga Hati Menjaga Rasa
Bab enam belas


__ADS_3

Bel jam pelajaran dimulai masih 10 menit lagi,Dika yang merasa ingin buang air kecil pun menuju toilet sebelum bel masuk berbunyi.


setelah hajatnya terselesaikan Dika pun menuju wastafel untuk mencuci tangannya.terlihat Kemal yang keluar dari toilet lainya berjalan menuju wastafel untuk mencuci tangan pula dan berdiri tepat di samping Dika.


"lo anak baru yang duduk sebangku bareng Kai kan?"tanya Kemal yang melihat Dika lewat pantulan cermin yang ada di depan tempat dia berdiri


"hmmm"Dika pun menjawab sambil menatap ke arah cermin


"lo suka sama Dia?"Kemal mencoba menanyakan sesuatu yang sebenarnya membuat hatinya bergejolak karena cemburu yang tertahankan.


"gue cuma manfaatin dia aja"jawabnya datar,karena memang itu yang menjadi tujuan utama mereka saling dekat.


tapi kata 'memanfaatkan'yang Dika fikirkan berbeda dengan apa yang ada di fikiran Kemal.


mendengar jawaban Dika yang berbeda arti dengan yang dia bayangkan,Kemal pun menjadi emosi dan langsung mendorong Dika ke arah tembok sambil mencengkram erat kerah baju nya.


"maksud loe,lo cuma manfaatin dia,,,dasar b*jing*n lo"Kemal pun mendaratkan satu pukulan ke wajah tampan Dika tepat di samping bibir merahnya.


Dika yang mendapat perlakuan kasar dari Kemal pun terkejut dan merasa bingung karena merasa tak ada yang salah dari ucapan nya.


saat Kemal hendak memberikan lagi pukulan pada wajah Dika,tiba2 Rey yang baru keluar dari pintu toilet yang sedari tadi tertutup pun mencegahnya.


"Kemal stop,lepasin Dika,nanti lo bisa di panggil guru BK klo ketauan guru"lerai Rey.


Kemal pun melepaskan cengkraman tangan nya dari kerah Dika


"kalo sampe gue tau lo bikin sakit hati si Kai,sebelum si Rey yang maju gue akan bikin lo menyesal karena berani main2 dengan dia"ancam Kemal pada Dika.


Kemal pun pergi meninggalkan Dika dan Rey di toilet.


"lo ga apa2 kan"tanya Rey sambil membantu Dika berdiri"kenapa si Kemal semarah itu sama lo?"lanjut Rey


Dika pun menjelaskan semua pada Rey.


Rey yang mendengar semua penjelasan Dika pun hanya tersenyum.


"kayanya si Kemal udah salah faham deh sama lo,tapi yaudah lah jangan diambil hati,sebenernya dia anaknya baik kok,cuma mungkin dia cemburu aja karena lo sering keliatan deket2 si Kai"jelas Rey sambil tersenyum "yaudah yu kita masuk,bentar lagi bel masuk bunyi"ajak Rey.


▪️▪️▪️▪️▪️


Dika yang sudah sampai di kelasnya langsung menuju bangku tampat dia belajar yang sudah terlihat jelas keberadaan Kai yang sedang mengobrol dengan Eza dan Beno.

__ADS_1


"Dik tu muka lo kenapa kaya abis di tonjok orang?"tanya Beno yang sontak membuat Kai dan Eza melihat kearah wajah tampan Dika.


"iya Dik di samping bibir lo ada darahnya"sambung Eza


Dika yang mendengar pertanyaan Eza pun langsung memegang ujung bibir bekas kena pukulan Kemal tadi memastikan bahwa darah yang di lihat Eza adalah benar.


"oh ini,,,tadi gue kejedot pintu toilet"jawab Dika menutupi


"masa sich???tapi kok kaya kena pukul orang ya?"tanya Beno memastikan


"darahnya terus keluar Dik,harus cepet2 di obatin itu"Kai mulai khawatir lalu beranjak untuk mengambil kotak P3K kelas yang disimpan di lemari kelas.


"lo mau kemana kai?"tanya Dika sambil menggenggam tangan Kai yang sontak menghentikan langkahnya dan menatap kearah Dika.


"gue berasa lagi nonton sinetron percintaan dech,pas tangan cowoknya megang tangan si cwek,tatap tatapan terus jatuh cinta dech"suara Beno terdengar menyindir Kai dan Dika yang sedang bertatap tatapan,dan sontak membuat Kai menghempaskan tangan Dika.


"iya lo korsi banget sih pake pegang pegang tangan gue segala,orang gue cuma mau ngambil kotak P3K"jawab Kai yang menutupi rasa malunya karena ucapan Beno


"apaan korsi?"tanya Dika bingung


"iya,KORBAN SINETRON"jawab Kai sambil tersenyum lalu pergi mengambil kotak P3K.


"mana sini Dik,gue bantu obatin luka lo,mumpung guru belom dateng.klo ketauan guru,lo bisa di sangka berantem,terus bisa2 lo masuk ruang BK"ucap Kai


Kai pun mengeluarkan obat2an yang diperlukan dan dengan telaten mengobati luka yang ada di ujung bibir Dika.


Dika yang sedang diobati lukanya oleh Kai pun hanya diam sambil memperhatikan wanita yang ada dihadapannya dan tanpa sadar bibirnya pun dilengkungkan ke atas hingga menciptakan satu senyuman dan terlihat oleh Kai.


"lo ngapain senyam senyum?"


"siapa juga yang senyam senyum"jawab Dika menutupi


"elo perhatian kaya gini ke semua cowo?"tanya Dika


"bukan cuma ke semua cowo tapi kesemua orang yang gue kenal,dan selama gue bisa"jawab kai santai


"elo ga takut mereka salah faham terutama para cowo?"lanjut Dika


"gue cuma punya niat baik aja,urusan hasilnya kaya apa itu terserah mereka yang nerimanya"jawab Kai masih dengan nada santai nya


"kalo saran gue nih ya kalo bukan ke gue lo ga usah so perhatian kaya gini ke orang lain,bisa2 mereka malah jadi baper tau"Dika menyarankan tapi lebih terdengar seperti nada posesiv

__ADS_1


"mereka yang baper atau malah elo yang lagi baper sama perlakuan gue gini"tanya Kai yang terdengar narsis tapi tetap santai.


"idih ngapain gue baper sama cewe ga jelas kaya elo"jawab Dika mengejek


"ish,elo ya udah baik gue mau ngobatin,malah ngehina.dasar cowok ga tau terima kasih"kesal Kai sambil menekan tangan nya pada luka Dika yang sedang dia obatin.


"aw,,,aw,,,aw,sakit Kai,pelan2 dong.lo niat ga sih ngobatin luka gue"ringis Dika.


Kai yang mendengar rintihan Dika pura2 tidak peduli dan terus mengobati luka nya


"ini kelas kali kai,bukan waktunya lo buat anak orang jadi korban PHP elu.jijik gue liatnya"ketus salah satu anggota genk Risma yang selalu kekih pada Kai yang bernama sinta.


mendengar sindiran Sinta Dika pun memicingkan matanya pada sang pemilik suara dan hendak berdiri untuk membalas sindirannya,tapi Kai berusaha mencegahnya.


"mau ngapain lo"tanya Kai setengah berbisik


"gue mau ngasih pelajaran tuh mulut ember si sinta"jawab Dika dengan volume suara yang sama dengan Kai.


Kai pun menggelengkan kepalanya tanda permintaanya agar Dika mengurungkan niatnya.


Dika yang faham akan maksud Kai pun mengurungkan niatnya lalu kembali duduk.


hmmm masih ada kebaikan yang lain kah yang ada di diri lo yang bisa bikin gue malu sama diri gue sendiri,Kai???batin Dika


-


-


-


-


-


tetap dengan permintaan yang sama ya,kritik sama saran nya di kolom komentar.


makasih yang udah mau mampir


😊😊😊


buat yang baik hati mau ngasih like sama votenya juga aduuuh thor thor bahagia banget dan berterima kasih sebesar biji kacang yang beratnya satu ton,,,hhehehe😅🤭

__ADS_1


__ADS_2