Penjaga Hati Menjaga Rasa

Penjaga Hati Menjaga Rasa
bab tiga


__ADS_3

hari demi hari kai dan rey terus jalani aktivitas mereka di sekolah,kai yang harus berhadapan dengan teman2 sekelasnya dari kalangan sosialita,para orang orang populer,narsis dan selalu menyombongkan masing2 kelebihanya mulai sudah bisa beradaptasi.tak jarang mereka meminta pendapat kai dengan penampilan mereka yang harus terlihat sempurna setiap saatnya.kai yang terkadang bosan dengan pertanyaan yang sama pun selalu memberi jawaban yang sama,karena yang terpenting bagi mereka pengakuan kepopulerannya bukan jawabannya,,,(hahaha spesies yang aneh).


rey yang selalu bersemangat masuk kelas karena ada sang pujaan hati yang selalu rajin memberinya senyuman manis yang membuat rey seakan diberi energi penuh untuk menjalani hari2 nya di sekolah,padahal pacar vivian selalu intens datang kekelas mereka tapi tidak menjadikan rey patah hati melihat kemesraan mereka.bagi rey senyum vivian sudah menjadi penawar rasa sakit terampuh mengobati kecemburuanya.melihat kesempurnaan fisik yang dimiliki kemal kekasih vivian membuat rey tak berharap lebih dari hubungannya bersama vivian.meskipun terkadang rey menanti keajaiban datang menghampiri dirinya untuk bisa menyatukan dirinya dengan vivian,,,(semoga saja bisa terlaksana)


💮💮💮💮💮


jam istirahat tiba,tidak seperti biasanya,rey belum keluar dari kelasnya kai yang penasaran pun mencoba melihat ke dalam kelasnya dan benar saja seluruh siswa di kelas rey belum ada yang keluar untuk beristirahat.kai pun akhirnya memutuskan untuk pergi ke perpustakaan mencari buku yang ingin di bacanya.akhirnya kai pun mendapatkan buku yang di carinya hanya saja kai sedikit kesulitan untuk mengambil buku tersebut karena terletak di tempat yang tinggi dan sulit untuk di jangkau oleh kai.dengan tinggi kai yang hanya 150cm membuat kai harus berjinjit mengambil buku yang berada di rak paling atas,alih2 dapat mengambilnya buku tersebut terlihat akan berjatuhan bersama dengan buku2 yang ada di sebelahnya.sadar buku2 tersebut akan menimpanya,kai sedikit berteriak dan berusaha melindungi kepalanya dengan tangannya.tapi tiba2 kai merasakan ada seseorang yang menahan buku2 tersebut untuk tidak berjatuhan dan tak jadi menimpanya.sadar semuanya sudah sedikit aman kai pun mengangkat kepalanya untuk melihat orang yang telah menolongnya


"lo ga apa2 kan?"tanya seseorang yang ternyata kemal


"oh gue ga apa2,makasih banget lo udah nolongin gue"jawab kai


"lo mau ambil buku yang mana,biar gue ambilin?"tanya kemal


"gue mau ngambil buku tentang psikologi,tapi tangan gue g nyampe"jawab kai sambil nyengir menahan malu


"oh yang ini"kemal mengambilkan buku yang di cari kai dan langsung diberikan pada kai

__ADS_1


"makasih,lo lagi cari buku apa disini barang kali aja gue bisa bantu cariin"kai menawarkan


"oh gw lagi ngumpulin buku2 buat materi belajar gw,secara gue sering bolos sekolah buat pertandingan jadi gw sering ketinggalan pelajaran apalagi bentar lagi dah mau ujian"jawab kemal panjang lebar


"oh klo gitu lo bisa pake catatan harian gw aja,disitu lo bisa salin semua,itu juga kalo lo mau"kai menawarkan


mengingat kai salah satu anak yang pintar kemal pun tanpa basa basi langsung menerima tawaran kai


"yaudah tar gue pinjem catatan lo aja buat gue salin"jawab kemal antusias


"okay"jawab kai setuju.


"kai lo lagi nunggu rey"tanya kemal


"iya nich belum keluar aja"jawab kai


"ini gw mau kembaliin buku lo,makasih lo ya tar gw pinjem lagi"ucap kemal

__ADS_1


"okay"jawab kai


kai dan kemal yang sedang ngobrol di pinggir lapangan sambil menunggu kelas rey dan vivian keluar dikejutkan oleh bola basket yang hampir mengenai kepala kai,,,kemal yang melihat pergerakan bola tersebut dengan sigap melindungi kai dengan meraih kepala kai untuk masuk kedalam dada bidangnya agar terhindar dari bola basket yeng meleset tersebut.bersamaan dengan itu vivian ternyata sudah keluar kelas bersama rey dan melihat apa yang dilakukan kemal pada kai.sontak saja vivian salah faham dan langsung menghampiri kai dan kemal diikuti rey


"kalian lagi apa disini"tanya vivian


kai yang awalnya menunduk langsung mengangkat kepalanya melihat siempunya suara sambil menjauhkan kepalanya dari dada bidang kemal


"gw lagi nungguin rey"jawab kai kaget


"ngapain lo deketin cowo gue"tanya vivian ketus


"kai g deketin aku yang,tadi aku kembaliin buku punya kai,dan tadi c kai hampir kena sama bola basket yang meleset"jawab kemal membela"yaudah yu kita pulang yang"ajak kemal sambil menghindari emosi vivian yang salah faham pada kai.rey yang sejak tadi berdiri di belakang vivian pun langsung mengajak kai pulang


"kamu ga apa2 kan"tanya rey pada kai


"g aku baik2 aja kok"jawab kai

__ADS_1


"yaudah yuk pulang"ajak rey


__ADS_2