Penjaga Hati Menjaga Rasa

Penjaga Hati Menjaga Rasa
bab 25


__ADS_3

Dika dan Kai yang melihat Rey berdiri di depan gerbang sekolah langsung menghampiri Rey dan menyapanya


“Rey,kamu baik baik aja kan!?”tanya Kai


“”Iya aku baik baik aja”ucap Rey


“Gue kira Lo udah pulang”tanya Dika


“Gue lupa kunci motor gue ketinggalan di loker,makanya gue balik lagi tadi ke loker.ga taunya gue dapet pemandangan yang ga enak sampe gue lupa tujuan gue sebelumnya”ucap Rey


“kamu mau ambil kunci motor dulu,sini biar aku yang ambilin”Kai menawarkan


“Ga usah ,kebetulan gue bawa mobil,kalian ikut gue,motor Lo biar disini aja,”ajak Dika


“Lo mau ajak kita kemana!?”tanya Kai


“akh,cerewet Lo,si Rey aja ga banyak nanya”ketus Dika


Mendengar jawaban Dika,Kai pun melayangkan kepalan tangannya seperti ingin memukul Dika sambil mengerucutkan bibir mungilnya.


Di perjalanan menuju tempat tujuan,Rey yang duduk di sebelah Dika yang membawa kemudi mobil dan Kai duduk di kursi belakang pun terlihat sangat lelah dengan kejadian tak terduga yang dilihatnya tadi di ruang loker sekolah.


“Rey gue minta maaf ya atas kejadian tadi”Dika membuka suara mengawali obrolan mereka di dalam mobil


“Lo ga perlu minta maaf,lagian gue kok yang salah,rasa cinta gue nutupin semua kenyataan yang sebenernya gue sadari tapi gue menolak keras dengan semua kenyataan yang gue lihat”rey pun menarik nafas dalam dan mengeluarkannya dengan kasar.


“Gue juga lihat dengan jelas kebencian yang terpancar dari mata Vivian setiap melihat Kai,tapi gue fikir itu Cuma perasaan gue aja dan ternyata apa yang gue lihat dan gue rasa itu ternyata adalah kebenaran yang gue elakan.”


Rey pun melihat ke arah Kai”maafin aku ya Kai”


“Kamu ga salah kok Rey,bukankah tadi Vivian jelas jelas bilang kalo dia ngelakuin ini karena dia benci sama aku.dan dia jadiin kamu buat balas dendam sama aku harusnya aku yang minta maaf Rey”ucap Kai merasa tidak enak hati


“tapi Dik,sebelumnya lo pernah kenal sama Vivian!?”tanya Kai penasaran


“dia,,,cewek yang pernah bikin gue hampir kehilangan sahabat terbaik gue karena bunuh diri.dulu waktu di SMP gue bersahabat dengan Brahmi dan geri.Geri sangat mencintai Vivian sampai satu saat dia melihat Vivian yang menyatakan cintanya sama gue dan mendengar dengan jelas bahwa Vivian mendekatinya hanya karena ingin berusaha mencari perhatian gue.gue yang memang tidak memiliki perasaan apa apa sama Vivian dan hanya menganggap dia pacar dari sahabat gue tidak mengindahkan pernyataan cinta Vivian dan jujur saat itu gue ilfill sama Vivian karena udah mempermainkan hati sahabat gue dan dengan datarnya mengatakan dia tidak mencintai geri.padahal jelas jelas dia memberikan harapan penuh pada setia perhatian yang Geri beri.geri yang sudah cinta mati pada Vivian pun hendak mencoba melakukan aksi bunuh diri dengan meminum obat anti depresi dengan dosis yang tinggi.beruntung Tante Mirna ibu Geri melihatnya dan langsung membawanya ke rumah sakit dan Geri mendapatkan pertolongan tepat pada waktunya.dan hari itu hari terakhir Geri bersekolah di tempat sekolah kami karena Tante Mirna langsung membawa Geri pindah ke Australia dan bersekolah disana.”


“Tapi Lo masih sering berhubungan dengan Geri!?”tanya Kai


“Setelah hari itu Geri benar benar menjaga jarak dengan gue dan Brahmi,bahkan dia tidak memberikan kontak apapun untuk bisa kita hubungi.geri seperti membenci gue,padahal gue sendiri ga tau sama sekali dengan niat licik cewe gila itu.maka dari itu sampe hari ini gue lebih memilih menghindari Vivian karena setiap ngeliat dia gue selalu merasa jadi penghianat buat sahabat gue sendiri.dan gara gara dia gue dan Brahmi harus kehilangan sahabat terbaik kita”


“Kok Vivian bisa gitu ya ,padahal dia cantik lho!?” ucap Kai menyayangkan


“bukankah Lo udah pernah diperingatkan oleh kemal untuk hati hati dengan cewe cantik yang belum tentu cantik hatinya”ucao Dika mengingatkan Rey

__ADS_1


Rey yang mengingat ucapan kemal pun hanya tersenyum miris “hati itu gue ga tau maksud dari ucapan kemal dan hari ini gue faham maksudnya”gumam Rey yang masih dapat di dengar oleh Dika dan Kai.


“jadi setiap kali Vivian Dateng terus Lo langsung bawa si Kai pergi itu penyebabnya karena Lo emang punya kesan buruk ya sama dia,gue pikir Lo selalu ajak Kai pergi karena Lo mau melindungi kai dari sikap Vivian yang tidak bersahabat dan Lo perduli sama perasaan nya Kai”tebak Rey


Sesaat suasana pun hening,Rey dan Kai yang menanti jawaban Dika pun hanya terdiam dan berharap Dika segera menjawab tapi Dika yang ditunggu jawabannya malah terlihat tidak menyadari dengan diam nya Rey dan kai sampai tiba di lampu merah dan mobil pun berhenti.dika yang merasa diperhatikan pun akhirnya buka suara


“Kalian berdua lagi apa!?”tanya Dika bingung sambil melihat kearah Rey dan kai secara bergantian


“Nunggu jawaban Lo”jawab Rey datar


“Oh yang tadi tuh pertanyaan!? Gue pikir itu pernyataan,,,hahaha” tawa Dika renyah


“ish,dasar telmi,orang lagi di tanya malah bilang pernyataan”gumam Kai yang terdengar jelas oleh Dika


“Jadi Lo ngarep banget ya kalo gue jawab gue ngelakuin itu karena gue perhatian sama Lo!? Idih narsis Lo”cibir Dika sambil melayangkan botol air mineral kosong ke arah Kai yang ternyata kena tepat di kening Kai.


“Aww,,,kena jidat gue”keluh Kai


“Parah lu ya dik,anak orang Lo timpuk pake botol air mineral”ucap Rey


“Idih si Kai aja tuh yang manja,orang ga ada isinya juga” gumam Dika yang langsung kembali fokus pada jalanan karena lampu merah yang sudah berubah warna menjadi hijau


Rey yang khawatir pun langsung membalikan posisi badannya menghadap Kai dan menanyakan bagian yang tadi terkena lemparan botol air mineral.


“Ga ada yang sakit kok,Cuma kaget aja”jawab Kai sambil mengelus kepala yang tadi terkena lemparan Dika


Gimana Vivian ga cemburu sama si Kai coba,orang perhatian Rey selebbay ini batin Dika sambil sesekali melirik kearah Rey dan kai.entah kenapa Dika merasa sesak di dadanya melihat perhatian yang diberikan Rey pada Kai.


▪️▪️▪️▪️▪️


Setibanya di tempat tujuan Dika yang membawa Rey dan kai pergi ke rumah ambunya turun dari mobil menuju pintu rumah Ambu yang sudah dari tadi menanti kedatangannya dengan Kai.


“Assalamualaikum Ambu,,,Dika bawa pesenan Ambu tuh”ucap Dika pada ambunya sambil melirik ke arah Kai yang sudah dinanti oleh Ambu.


“Walaikum salam “ambu hanya tersenyum mendengar ucapan cucu kesayangannya tersebut.


“ambu damang!?”sapa Kai pada Ambu


“Alhamdulillah geulis,,,ayo masuk tuh ada Brahmi sama pacarnya udah nunggu dari tadi,ini siapa!?”tanya Ambu saat melihat ke arah Rey


“Ini temen Dika sama Kai Ambu namanya Rey”ucap Dika memperkenalkan Rey pada ambunya


Rey yang diperkenalkan oleh Dika pun langsung menyalami Ambu sambil tersenyum

__ADS_1


“Meni kasep,yaudah masuk yuk”ajak Ambu mempersilahkan dengan senyum hangatnya


Di taman belakang rumah Ambu terlihat Brahmi dan Delisha yang sedang duduk menanti kedatangan. Dika dan Kai.


Kai melirik ke arah Rey saat mendapati buah mangga Ambu yang sudah berbuah lebat dengan cengiran nakalnya


“Rey,,,tuh ,,,tuh”tunjuk Kai pada pohon mangga Ambu sambil menaikan kadua alisnya pada Rey.


Rey yang faham maksud Kai pun membalas cengiran Kai dengan senyum yang sama anehnya


“Kalian kenapa!?”tanya Dika pada kedua sahabat itu dan langsung mengenalkan Rey pada Brahmi dan Delisha


“Dika,,,gue sama Rey mau manjat pohon mangga itu”ucap Kai dengan nada memelas sambil menunjuk ke arah pohon yang sudah menjadi pusat perhatiannya sedari tadi.


“Kamu bisa manjat!?”tanya Delisha pada Kai


“Si Kai kan keturunan kera sakti dia pinter banget manjat tuh pohon udah kaya rumah ke duanya”cibir Dika


“Ish,dari pada elo yang ga bisa ngapa ngapain” ucap Kai membela diri


“Udah Kai aku aja yang manjat,kamu disini aja sama Delisha,nanti dia shock lagi liat kamu manjat”ucap Rey


“idih si Rey mah licik ya”protes Kai namun kai pun tak urung menuruti masukan Rey.


“Bagus bagus,gue udah dari tadi liatin tuh mangga di pohonnya udah kaya dadah dadahin gue gitu pengen gue makan”canda Brahmi


“itu mah elo aja yang males manjat”cibir Dika


“Nah dari pada elo yang ga bisa manjat sama sekali”brahmi balik mencibir Dika


“Beneran Mi,gue malah mempertanyakan kelaki lakiannya,masa iya manjat pohon segitu aja dia ga bisa”kali ini Kai yang ikut meledek Dika karena merasa ada partner mencibir laki laki yang suka membuatnya kesal.


Sontak semua yang berada di sana pun tertawa lebih tepatnya menertawakan perdebatan antara Dika,Brahmi dan Kai.


-


-


-


jangan lupa like,koment dan vote nya🤭


makasih udah mampir🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2