Penjaga Hati Menjaga Rasa

Penjaga Hati Menjaga Rasa
bab 24


__ADS_3

Dika pun telah memulai aktivitas sekolahnya seperti biasa setelah dua bulan yang lalu Brahmi sudah kembali sadar dari komanya.waktu satu bulan sudah cukup untuk membuat Brahmi beristirahat hanya membaringkan tubuhnya tanpa membuka matanya.dan kini Brahmi sedang dalam masa pemulihan tapi sudah cukup bisa untuk melakukan aktivitas belajarnya di sekolah.sehingga Dika pun tidak terlalu khawatir dengan keadaan sahabat nya tersebut.


Dan kini Dika sudah berada dikelasnya bersama dengan Kai dan Rey karena setelah naik tingkat ke kelas sebelas,Rey mendapat giliran sekelas. Dengan Dika dan Kai.


“Rey,langsung pulang atau pergi jalan dulu bareng Vivian!?” tanya Kai


“rey,Lo udah jadian belom sih sama si Vivian!?kok gue malah ngerasa Lo udah kaya babysitternya deh ketimbang pacarnya!?”kali ini Dika yang bertanya dengan hubungan Rey dan Vivian.


“ish,Lo ngomong apa sih dik,kepppo lu”sewot Kai sambil memukul lengan Dika


“heh gue bukannya keppo tapi gue perhatian sama si Rey,emang Lo tega liat si Rey di gantungin gitu sama si Vivian,hubungan mereka tuh udah berjalan lama tapi gue belom pernah denger kejelasan status mereka.jangan sampe si rey berharap tapi si viviannya malah PHPin dia.”


Mendengar penjelasan Dika Rey pun tertunduk lesu seolah membenarkan apa yang telah di ucapkan Dika dan Kai pun menyadarinya sudah sejak lama tapi Kai yang takut membuat Rey sakit hati lebih menahan untuk tidak menyinggung hubungan mereka.


“Maaf Rey,aku emang udah dari dulu pengen tanya status hubungan kalian,tapi aku ga mau bikin kamu sedih jadinya aku ga mau bahas tentang status kalian tapi aku akauin apa yang di bilang Dika tuh bener sebenernya kalian udah jadian apa belom!?”tanya Kai yang akhirnya mengungkapkan keingin tahuannya tentang hubungan Rey dan Vivian.


Rey pun terlihat tersenyum miris mendengar pertanyaan dari kedua sahabatnya tersebut


“Gue juga suka bingung dik,hubungan kita apa,tapi kadang kadang gue juga ngerasa kalo dia tuh emang kaya yang PHP in gue,tapi ga tau kenapa rasa cinta gue maksa gue buat tidak mempermasalahkan status kita yang terpenting gue selalu ada buat Vivian” jelas Rey


“Tapi Rey,kenapa kamu ga coba buat ngungkapin perasaan kamu secara pasti aja biar kamu tau hubungan kalian tuh kaya gimana,jujur aku ga mau kalo sampe Vivian Cuma kasih kamu harapan palsu.”


“iya aku coba deh sekarang buat nembak Vivian langsung.tapi aku yakin sih dia bakal Nerima aku”jawab Rey penuh dengan kepercayaan diri.


“Eh kalian duluan aja gue mau ke loker dulu,ada yang ketinggalan”tiba tiba Dika menghentikan langkah mereka dan pamit pergi kembali ke loker karena ada barang yang ketinggalan.


Setelah Dika keluar dari ruang loker siswa Dika dikejutkan dengan sosok gadis yang menghalangi jalan Dika yang mencekal tangannya sehingga langkah kaki Dika pun terhenti.


“Permisi”ucap Dika ketus dan dingin sambil menghempaskan tangan gadis tersebut yang telah mencekalnya.

__ADS_1


“Dik,gue sengaja ngikutin elo kesini buat bisa ngomong sama elo,tapi elo ga pernah bisa nganggap kehadiran gue.kenapa sih Lo benci banget sama gue!?”ucap gadis yang mencekal tangan Dika yang ternyata adalah Vivian


“gue ga benci sama Lo tapi gue ga kenal sama Lo,jadi Lo ga usah so kenal sama gue”


Ucap Dika sinis tanpa memandang ke arah lawan bicaranya


“Dik,kok Lo tega sih sama gue.lo yang kenal sama gue terus bersikap seolah olah kita yang ga pernah kenal satu sama lain tapi sama Kai yang baru Lo kenal Lo bisa seakrab itu dan malah terlihat Lo nempel terus sama tuh cewe ganjen”ucap Vivian taknkalah sinis dari Dika


“Heh,Lo bilang apa tadi sama Kai,cewek ganjen!?”akhirnya Dika menatap Vivian dengan tatapan mengejek dan senyuman merendahkan


“Lo ga ngaca apa sama kelakuan Lo sekarang,Lo ga lebih baik dari pada kai.dan jangan Lo pikir gua ga tau apa yang lo rencanain dengan Lo deketin si rey!?”


“Maksud Lo!?”tanya Vivian pura pura tidak mengerti dengan ucapan Dika.


“lo jangan pernah manfaatin si Rey,dia salah satu temen gue yang paling baik dan gue ga mau Lo maanfaatin dia,dengan alasan apapun!!!”ucap Dika dengan nada dingin


“Gue bukan perhatian sama Lo tapi,,,”Ucapan Dika tiba tiba dipotong oleh Vivian


“Tapi gue suka Lo perhatian sama gue.gue mohon Dik,pandang gue,anggap gue ada.prasangka Lo tentang kenapa gue deketin Rey karena gue manfaatin dia itu bener.gue manfaatin kebaikan dia,perhatian dia dan rasa cinta dia ke gue karena salah satunya gue mau cari perhatian Lo yang lebih Deket sama cewe s*Al*n itu.”


Sejenak Vivian menghentikan ucapannya untuk sekedar menarik nafas agar mampu menjelaskan semua tentang perasaan yang dia pendam selama ini pada dika.air matanya pun sudah tak dapat dibendung lagi dan dengan senang hati keluar menghiasi mata indah milik gadis cantik yang sudah dengan sengaja mematahkan hati seorang Rey yang begitu baik dan tulus memberikan perhatiannya pada Vivian.


“awalnya gue Cuma mau temenan sama Rey tapi ngelihat betapa sayang nya Kai sama Rey membuat gue berfikir untuk manfaatin Rey buat balas dendam sakit hatiin cewe ganjen itu.sumpah gue benci banget sama tuh cewe s*a*an karena bukan Cuma kemal tapi setiap perjalanan gue sama Rey,dia ga pernah berhenti buat ga mikirin Kai terlebih saat dia bisa deketin Lo dengan mudahnya sedangkan gue yang udah berjuang buat dapetin Lo ga pernah berhasil.padahal apa sih Dik kurangnya gue dibanding cewe itu.udah miskin pendek,dan asal lo tau dia tuh anak,,,”tiba tiba kalimat panjang lebar yang di keluarkan dari bibir indah Vivian terpotong oleh suara bentakan yang amat sangat dia kenal.


“Stop,kamu jangan pernah ngomong jelek tentang Kai,!!!”bentak Rey geram mendengar ucapan Vivian


“Rey,,,kkamu ngapain disini!?”tanya Vivian gugup karena mendapati Rey berada dihadapannya yang jelas jelas sedang merayu Dika.


“bukan urusan kamu!?” jawab Rey ketus sambil membalikan badannya hendak pergi meninggalkan Vivian yang sudah membuat hatinya kecewa yang teramat besar,tapi langkahnya terhenti oleh tangan Vivian yang sudah berada tepat di lengan Rey.

__ADS_1


“Rey,a aku bisa jelasin semuanya sama kamu”pinta Vivian memelas


“Ga ada yang perlu di jelaskan,makasih udah ngasih harapan palsu sama aku dan maafin aku yang udah ngeganggu kehidupan kamu dengan ngasih semua perhatian sama waktu aku ke kamu.mulai hari ini kamu bisa bebas dari semua hal hal yang aku lakuin yang bisa ngeganggu kebebasan kamu.”tanpa menoleh ke arah Vivian Rey pun pergi meninggalkan Dika dan Vivian melewati Kai yang ternyata berada diantara mereka Sedari tadi memperhatikan apa yang terjadi antara Vivian,Dika dan juga Rey.


Kai yang merasa geram dengan apa yang dilakukan Vivian pada sahabat terbaiknya tersebut berjalan menghampiri Vivian yang berdiri mematung menatap kepergian Rey dengan wajah yang terlihat terkejut


“vhi,kenapa lo ngelakuin hal ini sama Rey,padahal Rey jelas jelas perhatian dan sayang sama lo!?”tanya Kai penasaran sambil menahan kekesalannya


“jangan so polos jadi cewek,,,kalau bukan karena elo,semuanya ga akan terjadi.di mulai Lo yang rusak hubungan gue sama kemal,Lo yang ga pernah bisa hilang dari perhatian Rey,sampai Lo yang keganjenan deketin si Dika seolah olah Lo pacaran sama Dika.lo pikir Lo siapa sampe ngambil semua perhatian cowok yang gue suka.lo Cuma anak haram yang di pungut sama ibu angkat lo.jadi lo ga usah banyak tingkah jadi cewe”ucap Vivian merendahkan Kai.


“Iya pun gue anak haram tapi gue ga bakal tega manfaatin orang yang udah sayang sama gue Cuma karena mau ngerebut perhatian cowok lain yang jelas jelas ga pernah suka sama gue,jadi bisa Lo tebak sendiri kan siapa yang keganjenan disini!?”ucap Kai dengan nada sindirin yang terjedengar jelas dan tegas


“Kurang ajar Lo,berani beraninya Lo ngatain gue keganjenan” teriak Vivian sambil melayangkan tangannya yang hendak di daratkan ke pipi mulus kai.namun perlakuan Vivian terhenti saat Dika menahan tangan Vivian yang sudah berada di udara untuk menampar Kai lalu dihempaskan ya tangan Vivian oleh Dika dengan kasar


“Lo jangan coba coba menyentuh Kai atau Lo akan berhadapan sama gue”ketus Dika dengan tatapan mata yang tajam seperti ingin membunuh


Dika pun langsung menggenggam tangan Kai dengan erat sambil membawanya pergi meninggalkan Vivian sendiri dengan posisi beridiri tegak mematung tanpa ada pergerakan sedikitpun dengan mata yang terbuka lebar dengan sempurna.


“aaaaaaaaakhhhhhhh Kai gue akan balas semua apa yang udah Lo lakuin sama gue “ teriak Vivian frustasi


-


-


-


**jangan lupa like sama komen nya ya


makasih yang udah mampir🤗🤗🤗**

__ADS_1


__ADS_2