
Yura berusaha melepaskan pelukan Orin tapi anehnya kekuatannya tak berfungsi saat berada di pelukan Orin dia mencoba terus untuk melepaskan tapi semua usahanya gagal total akhirnya Yura pasaran di peluk Orin
setelah beberapa menit Orin pun melepas pelukannya sambil tetawa secerah mentari pagi jika sang sekretaris melihat senyum itu pasti dia akan muntah karna syok melihat tuanya yang selam ini membuat senyum tipis saja jarang sekarang tertawa dengan kerasnya
akhirnya aku menemukan mu Yura terbelalak mendengar ucapan orin karna dia sama sekali tak mengenal Orin Karana saat kejadia wajah Orin babak belur dan banyak darah di wajahnya
__ADS_1
Yura binggun dia pun langsung mundur menjauh dari Orin dia harus waspa apalagi kekuatan supernya tak mapan pada Orin
tapi Orin lebih cepat memegangnya lepaskan aku teriak Yura tapi Orin tak bergeming Yura pun semakin emosi apa maumu baikalah asalakan kamu mau menikah denganku aku akan melepaskanmu apa Yara begitu kaget dia sangat syok dengan perkata. Orin dia berpikir mungkin lelaki ini gila
Yura sedang berpikir aku iyakan saja dan siapa tau di lagi setres setelah itu aku akan membuatkan dia ramuan penghilang ingatan dan meminta bantuan ayah untuk membawanya ke rumah sakit dalam hati Yura tertawa bahagia karna mempunyai ide yang brilian menurutnya
__ADS_1
di saat keluar Yura binggun dengan keadaan tokonya yang sepi Orin punn menkode asistennya agar membuat toko seperti biasa para pegawai pun keluar dari ruangan dan bekerja seperti biasa tidak ada yang berani berkomentar karna mereka melihat nonanya baik-baik saja Yura pun merasa aneh tapi tidak terlalu peduli
Yara mendekat ada meja di mana Orin duduk dan asisten yang masih setia di belakangnya Yura pun duduk mau apa lagi tanyak Yura pada Orin aku inggin mengantarmu pulang Yura aku pulang satu jam lagi setelah toko tutup sebaiknya kami pulang saja supir q juga menunggu
Orin oh pak Seno tadi dia sudah pulang Yara pun bingung kok bisa dia pulang tanpaku Yara sangat binggu dengan kejadian hari ini lalu Orin pun berkata aku akan tetap menunggumu Yura mendengus sebal menatap tajam pada Orin sambil mulutnya komat Kamit di balik masker seandainya dia bisa mengunakan kekiatany sudah lama dia akan menendang Orin dari tokonya
__ADS_1
tapi apa boleh buat kekuatan yang di milikinya tak mampan pada pria yang berada di hadapannya saat ini pergi dari sini atau aku tidak akan bertemu lagi denganmu baiklah tapi kita akan keluar makan malam setelah ini Yura pun setuju karna dia akan membuatkan Orin minuman penghilang ingatan Yura tersenyum licik dalam hati dia berkata aku akan bebas dari orang gila ini
tanpa Yura sadari Orin memperhatikan semua tingkahnya dan Orin tersenyum tipis sambil memandangi Yura diapun bangkit berdiri dan mendekat pada Yara Sambil berkata baiklah sayang persiapan dirimu untuk sebentar malam sambil tersenyum penuh arti yura hanya mengguk saja