
akhirnya Yura dan yang lainya hanya membeli roti dan susu saja setelah itu mereka kembali ke kelas untuk makan
setibanya di kelas Yura dan yang lain langsung duduk dan memakan cemilan yang mereka beli di kantin tadi
tak berselang lama datang Sinta dan pengikut setianya
apakah kau sudah merasa cantik dengan menggoda deni
semua orang langsung melihat ke arah Sinta dan Yura
apa maksud kakak aku tidak pernah menggoda Deni
tidak usah sok polos kamu sengaja buka masker untuk menggoda deni kan kamu tidak usah bohong
apa maksudmu kakak Sinta ucap Mey sambil berdiri sementara lili dan Rini dia dan memantau situasi
hei kalian perempuan miskin dan culun kalian tak perlu sok-sok di kampus ini ayahku penyumbang terbesar di kampus ini jika kalian masih menggoda Deni aku akan keluarkan dari kampus
__ADS_1
siapa yang ingin menggoda Deni apa matamu sudah buta tidak kebalikan Deni yang menggoda Yura apa kau tak punya mata untuk melihat ucap mey
tutup mulutmu Deni tidak akan tergoda dan dia menawarkan meja karna kasihan pada kalian karna Deni sangatlah baik
Mey menatap jengah pada Sinta siapa yang tidak tau Deni peleiboy kakap cap ikan asin Dan apa Sinta tuli dan buta seluruh orang kampung tau
sudah ku katakan intinya jauhi kakak Deni atau kau akan berurusan denganku
setelah itu Sinta dan pengikut setianya pergi keluar
maaf nona apa sebaiknya kita memeberitau tuan muda Tetang kejadian ini tanyak lili
tidak usah biarkan saja dia hanya wanita yang di butuhkan cintai ucap Yura setelah mendengar itu lili langsung diam
gue pengen deh lihat isi otaknya senior Sinta ucap Mey buat apa nona tanyak lili biar aku kasih deterjen kayanya otaknya sudah banyak nodanya mendengar perkataan Mey sontak yang lain langsung tertawa
setelah selesai jam kuliah mereka Yura,Mey,lili,dan Ririn langsung menuju mobil
__ADS_1
di parkiran mereka di kejutkan dengan keberadaan Deni sang pleboy ikan asin
hai Yura apakah kalian akan langsung pulang bagaman kalau kita pergi makan dulu tanyak Deni dengan kepedean tinggi
maaf kakak kami ada urusan dan sebaiknya kakak tidak perlu berbicara pada kami nanati kakak Sinta salah paham
aku dan Sinta sudah putus dan sekarang aku sudah tidak punya hubungan apapun dengan Sinta
maaf kakak kami harus pergi sekarang soalnya kami sudah di tunggu ucap Yura sambil menarik Mey untuk masuk tapi demi langusung berkarat baiklah tapi bisakah aku memiliki no ponselmu
lili langsung maju dan memeberikan secarik kertas yang berisikan no ponsel lalu mereka masuk ke mobil dan langsung berangkat bke mall
sementara Deni yang bahagia berpikir kalau no ponsel tersebut milik Yura tak sadar bahwa Yura dan yang lainya telah pergi
sementara di balik pohon tak jauh dari tempat Deni dan Yura tadi tampak Sinta dan dua pengikutnya menatap tajam Yura dan yang lain dia sangat kesal karna Deni memutuskannya secara sepihak bahkan mengancamnya m tidak mau putus
Sinta tidak terima dengan semua ini dia sangat membenci Yura karna sudah merebut Deni darinya dan ke dua sahabatnya yang sama-sama otaknya butuh deterjen semakin memanasi Sinta dengan kata-kata
__ADS_1