PENYIHIR CANTIK DAN CEO AROGAN

PENYIHIR CANTIK DAN CEO AROGAN
putus


__ADS_3

akhirnya Yura dan yang lainya hanya membeli roti dan susu saja setelah itu mereka kembali ke kelas untuk makan


setibanya di kelas Yura dan yang lain langsung duduk dan memakan cemilan yang mereka beli di kantin tadi


tak berselang lama datang Sinta dan pengikut setianya


apakah kau sudah merasa cantik dengan menggoda deni


semua orang langsung melihat ke arah Sinta dan Yura


apa maksud kakak aku tidak pernah menggoda Deni


tidak usah sok polos kamu sengaja buka masker untuk menggoda deni kan kamu tidak usah bohong


apa maksudmu kakak Sinta ucap Mey sambil berdiri sementara lili dan Rini dia dan memantau situasi


hei kalian perempuan miskin dan culun kalian tak perlu sok-sok di kampus ini ayahku penyumbang terbesar di kampus ini jika kalian masih menggoda Deni aku akan keluarkan dari kampus

__ADS_1


siapa yang ingin menggoda Deni apa matamu sudah buta tidak kebalikan Deni yang menggoda Yura apa kau tak punya mata untuk melihat ucap mey


tutup mulutmu Deni tidak akan tergoda dan dia menawarkan meja karna kasihan pada kalian karna Deni sangatlah baik


Mey menatap jengah pada Sinta siapa yang tidak tau Deni peleiboy kakap cap ikan asin Dan apa Sinta tuli dan buta seluruh orang kampung tau


sudah ku katakan intinya jauhi kakak Deni atau kau akan berurusan denganku


setelah itu Sinta dan pengikut setianya pergi keluar


maaf nona apa sebaiknya kita memeberitau tuan muda Tetang kejadian ini tanyak lili


tidak usah biarkan saja dia hanya wanita yang di butuhkan cintai ucap Yura setelah mendengar itu lili langsung diam


gue pengen deh lihat isi otaknya senior Sinta ucap Mey buat apa nona tanyak lili biar aku kasih deterjen kayanya otaknya sudah banyak nodanya mendengar perkataan Mey sontak yang lain langsung tertawa


setelah selesai jam kuliah mereka Yura,Mey,lili,dan Ririn langsung menuju mobil

__ADS_1


di parkiran mereka di kejutkan dengan keberadaan Deni sang pleboy ikan asin


hai Yura apakah kalian akan langsung pulang bagaman kalau kita pergi makan dulu tanyak Deni dengan kepedean tinggi


maaf kakak kami ada urusan dan sebaiknya kakak tidak perlu berbicara pada kami nanati kakak Sinta salah paham


aku dan Sinta sudah putus dan sekarang aku sudah tidak punya hubungan apapun dengan Sinta


maaf kakak kami harus pergi sekarang soalnya kami sudah di tunggu ucap Yura sambil menarik Mey untuk masuk tapi demi langusung berkarat baiklah tapi bisakah aku memiliki no ponselmu


lili langsung maju dan memeberikan secarik kertas yang berisikan no ponsel lalu mereka masuk ke mobil dan langsung berangkat bke mall


sementara Deni yang bahagia berpikir kalau no ponsel tersebut milik Yura tak sadar bahwa Yura dan yang lainya telah pergi


sementara di balik pohon tak jauh dari tempat Deni dan Yura tadi tampak Sinta dan dua pengikutnya menatap tajam Yura dan yang lain dia sangat kesal karna Deni memutuskannya secara sepihak bahkan mengancamnya m tidak mau putus


Sinta tidak terima dengan semua ini dia sangat membenci Yura karna sudah merebut Deni darinya dan ke dua sahabatnya yang sama-sama otaknya butuh deterjen semakin memanasi Sinta dengan kata-kata

__ADS_1


__ADS_2