
semetara di ruangan Orin suasana sangat tegang di dalam Orin berusaha santai saja menghadapi mereka walau ada sedikit kekhawatiran,Bula sudah melepas kos tangannya hendak menyalami Orin suasana makin tegang saat Bula akan mengakat tangan
celk suara pintu terbuka nampak Yura dengan maskernya langsung masuk ke dalam dengan santainya dan duduk di samping suaminya,Bula yang sudah mengakat tangan di sambut oleh tangan yura,membuat semua orang di dalam ruangan semakin tegangan saja
Orin khawatir akan janin yang di kandung istrnya,sedang Yura santai dia mengusap lembut tangan suaminya agar tenang
saat berjabat tangan Bula tampak terkejut dan berusaha menarik tangannya,apa kabar Bula ucap Yura pada bula sambil menjabat tangannya
__ADS_1
mendengar suara yang sangat familiar Yura mendongak dan membuka kain mukanya,guru Yura ucap Bula dalam hati seakan tak perca bertemu guru yang di kagumi nya,Yura membuka masker dan tersenyum semua mata dalam ruangan tersebut terpanah atas kecantikan wanita di hadapannya
jaidan langsung melotot melihat wajah Yura yang sangat cantik dan indah tak sadar air liurnya menetes,ehem ehem ehem Orin berdehem tiga kali membuat mereka sadar,Yura langsung kembali memakai maskernya
setelah berjabat tangan dengan Yura,Bula langsung memakai kos tangannya,dia tidak mungkin membunuh orang di hadapan gurunya,oh maafkan aku belum mengenalkan pada kalian dia istriku Yura asumsi Putri aksara,sontak Bula sangat terkejut mengetahui targetnya adalah suami dari gurunya sedang jaiden nampak sangat iri pada Orin karna memiliki istri yang berparas sangat cantik bahkan dia langsung melupakan cinta masa lalunya
wah Orin kau sangat beruntung memiliki istri yang sangat cantik,apakah kau mau kita menjadi teman kembali ucap jaiden kalau kau mau serahkan istrimu maka kita akan kembali menjadi sahabat
__ADS_1
jaiden yang emosional langsung menyuruh Bula untuk membunuh jaiden Hinga dia dapat memiliki yura,Bula bunuh dia ucap jaiden Bula tak bergeming bahkan dia tertunduk,Bula apa yang kau lakukan aku tidak datang
membawamu kemari dan membayar mu mahal hanya untuk tertunduk,maafkan aku tuan aku tidak bisamebunuh tuan Orin dan kita tak akan mampu untuk membunuhnya ucap Bula,apa maksudmu jangan omong kosong kau adalah pembunuh nomor satu dan juga ahlinya racun dunia kau tak pernah gagal ucap jaiden
maaf tuan sebaiknya kita pergi sebelum nyawa kita melayang ucap Bula mulai takut dengan tatapan lembut yura, gurunya itu mempunyai aura lembut tapi bagi para penyihir itu aura paling mematikan
Yura mendekat pada bula dan memeluknya aku dan berbisik di telinganya aku harap kau bisa seperti dulu,dengan wajah manis dan bahagia ucap Yura melepas pelukannya,
__ADS_1
jaiden yang tidak terima mengeluarkan senjata api dan mengarahkan pada kepala Yura,hal itu sontak membuat semua cemas hanya Orin dan Bula yang santai,Bula hanya mencemaskan tuan yang telah membayarnya,tuan aku mohon jangan lakukan itu kalau tuan masih ingging hidup ucap Bula serius
tapi jaiden tersenyum,jangan khawatir wanita ini ada di tanganku Orin tak akan berani bukan itu masalahnya tuan,tapi Yura adalah guru hamba ucap Bula terpaksa berbisik pada jaiden ucapan Bula sontak membuat jaiden menjatuhkan senjata api yang di pegannya