
sedang jayden yang berada di kamarnya binggung harus memulai dari mana untuk dekat dengan Bula
sedang Edwar yang berada di rumah sakit di dalam ruangannya sedang berpikir bagaiman cara bisa memiliki Bula seperti Orin dan ren yang memiliki istri secepat kilat
sedang Bula binggung dengan perkataan terakhir Jayden sebelum keluar dari rumah Yura,"jika kau ingging kembali, kembalilah",
akhirnya Bula memilih tidur,tapi tidak dengan dua laki-laki tersebut mereka sedang berpikir cara untuk mendapatkan sang pujaan hati tapi karna Jayden sudah tak sanggup berpikir akhirnya tertidur begitupun Edwar ke tempat istirahat khususnya
di sebuah ruangan tampak wanita dan pria sedang berbicara, kenapa menghubungi ku, tuan Jayden sudah tau semuanya ucap sang pria, bagaimana bisa dia tau semua bukti sudah aku hancurkan,terus apa yang di lakukan Jayden,dia kembali bersahabat dengan tuan Orin seperti biasa
sial aku tidak mau mereka berteman kembali,aku harus memisahkan mereka, kau kenapa tak melaporkan semua lebih cepat,maaf Nyonya saya sedang di tugaskan mengurus perusahan di luar
__ADS_1
sekarang laksanakan tugas selanjutnya,besok culik istri Orin,tapi nyonya itu tidak mungkin pengawalannya sangat ketat panggil bintang yang bisa di bayar serang secara bergerombolan tidak mungkin mereka tak kewalahan
tapi nyonya bagaman dengan tuan Orin tenag aku yang akan mengurusnya besok dan kau siapakan orang untuk menyerang rumah Orin dan kau,kau akan menyerang Orin kita akan menyerang tiga sisi bersaman agar mereka bisa hancur
begitu wanita itu di tanganmu langsung bunuh saja
esok telah tiba Orin seperti biasa ke kantor,sayang aku pergi ucapnya seraya mencium kening istrinya
bagaman dengan laporan anak buahmu,tuan pasti tak akan percaya semalam dia bertemu siapa ucap ren,Orin menautkan alisnya,ini tuan yang berhasil di ambil semalam,simpan nanati kita akan memberikan pada Jayden
saat makan siang salah seorang bodyguard di rumah orin menghadap Yura yang sedang di taman,maaf nona saya di suruh tuan menjemput Nyonya ucap sang bodyguard
__ADS_1
kenapa tuanmu tak langsung menelepon,katanya kejutan nyonya melihat gelagat mencurigakan,Yura pura-pura tidak tau baiklah lili dan Riri bersiaplah
Bula yang baru masuk,bingun kalian mau kemana? aku ke kantor Orin sebentar bisakah kau ke paviliun Mey temani dia sampai aku kembali ucap Yura pada bula,membuat Bula binggung tapi tetap berjalan menuju tempat Mey
benar saja mobil tersebut bukanya kearah perusahan tapi ke sebuah hutan belantara,Rini dan lili panik tapi tidak dengan Yura dengan santai menunggu para pengawal Orin dan ayah Samuel sedang bertarung, nyonya sebaiknya anda pergi kami akan keluar belum selesai mengucapkan lili dan Rini terlelap
sedang di luar tampak para pembunuh mendekat,Yura hanya membuka kaca, sebaiknya kalian lari dari sini, siapapun yang melihat mukaku dengan nafsu makan dia akan mati,para preman dan pembuahan bayaran itu tertawa sejadi-jadinya,pikir mereka seorang wanita sendirian menghadapi kami yang berjumlah lima puluh orang,tidak mungkin
Yura menarik nafas baiklah aku kabulkan permintaan kalian,Yura turun aku akan memberi kalian hadiah terakhir aku akan memperlihatkan wajah ku mereka senyuman mengejek
Yura membuka maskernya semua mata terbelalak melihat wajahnya bahkan ada seorang pria sampe pingsan.
__ADS_1