
sementara Edwar yang berjalan ke arah Orin dengan wajah datar dan kesalahannya dia berdiri di hadapan Orin tak lama muncul ren di samping nya tanpa suara Edwar sangat terkejut saat melihat penampilan ren dan Edward langsung tertawa terbahak-bahak melihat penampilan ren yang lebih parah drinya
ren seperti bapaknya tuyul bagaman tidak bisanya tuyul bertubuh kecil sedangkan ren bertubuh kekar dengan perut kotak-kotak jelas saja hal itu membuat Edwar yang melihatnya bergidik ngeri
sedang ren melihat penampilan Edwar langsung terkekeh geli melihat penampilan tersebut apalagi wajah Edwar yang sangat Maco dengan Wig panjang membuat dirinya seperti banci kuntilanak
setelah puasa saling menertawakan diri mereka masing-masing akhirnya mereka kembali melihat Orin stelah mendengar suara Orin yang berdehem
baiklah kalian berdiri di situ Lalu Orin mengeluarkan ponselnya dan memfoto mereka dengan berbagai pose dan tersenyum senang mendapatkan apa yang di inginkannya setelah itu Orin menyuruh ke duanya Menganti lagi paken tanpa ekspresi sungguh ren dan Edwar mengomel dalam hati terbuat dari apa Orin
__ADS_1
sambil menghabiskan sisa makanannya Orin menunggu Edwar dan ren mengati pakennya,ren dan edwar langsung datang dan menghabiskan makan mereka dengan wajah di tekuk,sedangkan orang yang berada di hadapannya,sang tersangka yang membuat mereka harus memakai kostum hantu sedang santai,ren amankan paken ini kita akan membutuhkannya ucap orin,ren pun akhirnya membawa paper bag tersebut ke bagasi mobil
baiklah sesuai janjiku,dengan gembira Edwar melihat foto tersebut,kok hanya punggungnya saja wajahnya mana ucap Edwar karna foto tersebut hanya tampak punggung seorang pria yang sedang memegang wajan,kan aku bilang foto saat dia memasak ucap Orin tanpa dosa
tapi kan kau bisa memperlihatkan sisi wajahnya,kalau begini aku tidak bisa mengenal tampangnya ucap Edwar kesal bercampur kecewa karna berharap melihat wajah sang idola,aku kan bilang foto saat masak aku tak pernah bilang saat dia menghadap kamera sungut Orin, Edwar sangat kesal merasa perjuangannya sia-sia
yura dan yang lain sudah puas berbelanja akhirnya mereka kembali sambil membawa paper bag berisi belanjaan
sore hari ren dan Orin sudah pulang ke rumah mereka masing-masing,Yura menyambut suaminya dengan senyuman mereka langsung menuju kamar,Orin membersihkan dirinya sebelum menemani istriny
__ADS_1
sementara di sebuah apartemen seorang wanita sedang berbicara dengan seseorang,bagamna dengan kerjasamanya apakah perusahan Orin menerimanya ucap sang wanita,kita sudah mengajukan proposal pada mereka ucap seorang pria
baiklah aku mengerti tolong kau atur aku ingging bertemu dengannya ucap sang wanita,baik nyonya akan kami usahakan untuk membuat janji bertemu tuan Orin
apakah kau sudah mendapatkan informasi tentang orang-orang dekat orang,aku masih mencari informasi nyonya,apa kau sudah menyuruh orang mengawasi rumahnya ucap wanita tersebut,sudah nyonya tapi setiap akan melihat ke dalam melalui semak-semak dan pepohonan, anak buahku selalu saja gagal bahkan orang tersebut kadang ada yang amnesia dan ada pula yang matanya sakit karna terpukul semak-semak,maksudnya bagaman ucap wanita tersebut merasa binggung
saat mereka mengintai dari pepohonan sekitar pagar rumah kadang mereka tiba-tiba saja jatuh dan kehilangan ingatannya dan kalau yang mengutip lewat semak-semak kadang matanya tak sengaja tertusuk semak-semak
saat mereka akan
__ADS_1