
Yura lelah dengan semua darama ini iya merasa sangat lelah tubuhnya seakan-akan tak bertenaga setelah kejadia tadi yang harus dia hadapi kenyataan bahwa dia telah menikah dan lupa ingatan selama sebulan ini dan yang paling membuatnya frustasi dia menikah dengan lelaki yang sangat menyebalkan dan yang lebih parahnya semua kekuatannya tak berpengaruh pada pria tersebut dia binggun apa yang harus di lakukanya dia memilih tidur agar bisa kembali berpikir dengan tenang dia malas berbadan Dengan lelaki yang sudah berstatus suaminya tersebut
Orin yang telah mandi dan bersiap ke kantor melihat istrinya yang menatap langit-langit kamar hanya tersenyum tipis sayang aku ke kantor dulu ya .Yura menatap jengah pada Orin dan memutar bola matanya sebal . Orin tak menyia-nyiakan kesempatan itu iye mencium pipi istrinya dan berlari keluar kamar sebelum di mendapat amukan dari istrinya.yura tersadar dasar mesum teriak Yura dari dalam kamar
__ADS_1
Yura turu ke ruang makan dia sangat lapar dia segera melahap nasi goreng yang telah di sajikan dia teringat hp nya dia inggin menghubungi sahabatnya dia bergegas ke kamarnya mencari hp miliknya dia melihat hp di masukan tepat di sebelah tempat tidurnya dia langsung mengambil hp tersebut tampak di hp tersebut gambarnya yang sedang tersenyum manis sedang berpelukan bersama Orin .Yura sungguh terbengon saat melihat gambar tersebut ia masih tak percaya dengan semua ini dia pun mengeceknya hp tersebut dan di hp tersebut hanya ada satu buah no TLP dengan nama suamiq tercinta yang tampan siapa lag kalau bukan no TLP suaminya yang sangat menyebalka
Yura geli dengan nama tersebut ia langsung menelepon orin.sementara itu di sebuah ruangan meeting Susana cukup menegangkan dan banyak yang keringat dingin karna hari ini nampaknya Susana hati bosnya kurang bagus di tambah laporan di salasatu anak perusahaannya terjadi korupsi membuat Susana sangatlah mencekam Orin duduk di kursi dengan wajah yang dapat membuat siapapun akan takut melihatnya asten ren pun tak kalah panik di wajahnya karna merasa kecolongan oleh direktur keuangan yang telah bekerja lebih dari lima tahun
__ADS_1
di sisi lain Orin tersenyum Sambil berkata aku akan menyerahkannya asalkan kau harus menuhi permintaan ku sebentar malam Yura tanpa pikir panjang menyetujui permintaan Orin baiklah.oke tunggu aku sebentar malam di saat pulang aku akan mengembalikan hp mu
senyuman Orin mengemban bagi wanita yang melihatnya langsung akan meleleh tapi tidak bagi semua orang di dalam ruangan tersebut mereka bergidik ngeri melihat senyum tersebut pasalnya atasan tersebut terkenal dengan wajah kaku dan garangnya tidak pernah ada yang melihatnya pernah tersenyum
__ADS_1