
tepat satu bulan setelah kehilangan ingatannya Yura terbangun dalam dekapan Orin di pagi hari dia kaget langsung berteriak histeris sambil berlari keluar kamar ayah Samuel dan ibu Yara pun panik saat mendengar teriakan putrinya mereka segera berlari ke arah sang putri apa yang terjadi padamu nak tanyak ayah Samuel ada seorang pria di kamar ibu ayah dia memelukku aku tidak tau siap
tak lama Orin keluar ikut menghampiri istrinya sayang Yura binggun di saat seorang pria memanggilnya dengan sebutan sayang siapa kau kenapa berada di kamarku hardik Yura ayah dan ibu Yura pun menarik Yura duduk dan menyuruh meminum air terlebih dahulu lalu mereka semua duduk di ruang tengah Yura dengan wajah binggungnya sebenarnya ayah ibu apa yang terjadi kenapa tiba-tiba pria gila ini berada di kamarku memelukku dan mamanggilku sayang.
__ADS_1
ibu Yura pun berkata apa yang kau ingat saat terakhir aku sedangan makan malam dan Yura menutup mulutnya benar kamu lupa ingatan selama sebulan dan telah menikah dengan nak Pring sesuai janji yang kau ucapkan pada nak Orin bahwa kau akan menikahinya tapi ibu aku masih kuliah dan aku juga tidak begitu mengenalnya aku terpaksa setuju dan berjanji karna dia yang memaksaku.ibu tau tapi bagmanapun kamu sudah berjanji padanya dan kalian sudah menikah bahkan dirimu yang tanda tangan sendiri ibu sudah melihat semua berkas dan secar hukum dan agama kamu adalah istri Orin jadi kau harus berusaha menjadi istri yang baik .Yura memelas pada ayahnya dia yakin ayahnya akan membelanya tapi nyatanya dia salah ayah justru mendukung ibunya
Yura sanagat jengkel dia mengetakan kakinya lalu masuk ke kamar tingalah Orin dan kedua orangtua Yura .nak Orin sabar ya menghadapi tingkah yura.orin mengangguk dan memohon ijin ke kamar untuk menemui Yura .ayah dan ibu pun mengangguk.orin segera melangkahkan menuju kamar yang di tempatnya bersama Yura . senyum licik dan jahilnya nampak menghiasi wajah tampannya
__ADS_1
apa yang kau lakukan di dalam kamarku .tidur lah mau ngapain. lagi apa kamu mau kita berbuat sesuatu lagi Hem .Yura sontak kaget dan menatap Orin dengan wajah merah apa kamu gila kita melakukan itu Orin tertawa dengan kerasnya diapunendekati Yura dan mengelus perut Yura semoga si duplikat ku sudah ada di dalam sani.yura membulatkan matanya takkala orin memegang perutnya dan berucap seperti itu rasanya badanya sudah lemas dan bertenaga dia sangat kaget dengan pernyataan Orin tanpa sadar dia berkata jadi selama ini kita sering melakukanya sambil menatap Orin
Orin pun menggukan kepalanya dan tersenyum bahkan kita pernah main sampe pagi tanpa tak tau malunya orin berkata sudah sering membuat Yura bergidik ngeri membayangkan ya di masih tidak percaya dengan semua ini kepalanya terasa sakit dia benar pusing dengan semua drama pagi ini diapun berbaring di ranjang dengan tatapan kosong tidak mengerti apa yang terjadi bisa-bisanya dia terjebak di dalam permainannya sendiri.
__ADS_1