PENYIHIR CANTIK DAN CEO AROGAN

PENYIHIR CANTIK DAN CEO AROGAN
nenek peot


__ADS_3

kau telah melakukan kesalahan besar dan kau menjerat kami berdua ucap dewa dengan nada yang sangat keras, kumohon ampuni aku sungguh aku tidak tau apapun


kau bodoh karna mencari masalah dengan orang yang salah sang dengan bodohnya kami juga masuk dalam lingkaran itu dan akhirnya kami berakhir jadi budak dengan kemurahan hati wanita yang ingging kau lenyap kan


aku mohon aku akan membatu kalaian tolong jangan sakiti aku,terlambat sekarang aku menginginkan semua yang kau banggakan ucap dewa,dewa dan Dewi memegang tangan Elisia kanan dan kiri lalu mereka membaca mantra membuat tubuh Alisia mengeluarkan asap tipis dari tubuhnya dan tiba-tiba wajah dan tubuhnya menjadi keriput


hal itu sontak membuat Elisia syok dan berteriak-teriak histeris


apa yang kalian lakukan padaku ucap Elisia saat tubuhnya sudah berubah menjadi nenek-nenek peot


itu hukuman mu dari kami karna telah membuat kami menjadi budak dan ini satu hukuman lagi untuk mu kau tak akan pernah bisa membunuh dirimu sendiri terkecuali ada seorang anak yang memberikan mu sebuah bunga ucap Dewi,suasana di rumah mewah tersebut menjadi sangat mengerikan dan seram rumah tersebut tiba berubah

__ADS_1


setelah melakukan aksinya dewa dan Dewi bergegas kembali ke kediaman Yura


sedangkan Bula sudah sadar dan sehat,Bula beristirahat,"Yura keluar dari kamar melihat suaminya Orin,dan ke dua sahabat suaminya Jayden dan Edward sudah tertidur


Orin di sofa sedang Jayden dan Edwar di karpet tepat di bawah orin,jika Orin terjatuh otomatis romantis keduanya akan tertimpa tubuh kekar Orin Yura terkekeh melihat gaya tidur mereka


karna merasakan dewa dan Dewi sudah ada dan menunggunya akhirnya Yura keluar dan membiarkan suaminya tidur bersama para sahabat


dewa dan Dewi masuk di taman bunga tempat rahasia Yura mereka menunduk hormat pada Yura sebagai tuan mereka sampai mereka mati


mereka berdua tunduk hormat baikalah sesuai tradisi untuk mengikat perjanjian kalian harus mengeluarkan darah kalian sebagi tanda nyawa kalian sebagai taruhannya

__ADS_1


dewa dan Dewi menggores tangan mereka dan Yura menampungnya di sebuah bunga dan membaca mantra tiba-tiba bunga tersebut menjadi dua bauh mutiara kecil yang indah


sekarang kalian akan tinggal bersamaku dan Bula jadi jaga sikap kalian di hadapan suamiku ucap Yura penuh ketegasan membuat ke dua orang tersebut menunduk takut


begitu Yura keluar tampak kepala pelayan memberikan hormat


nyonya pak ji tolong bawa mereka ke paviliun dibelakang di dekat paviliun Bula


baik nyonya,pak ji langsung memundurkan diri dan mengatar kedua orang tersebut ketempat di maksud nyonya


setelah mengatar dan memberikan arahan sesuai yang di perintahkan oleh nyonya pak.ji kembali ke dapur,karna semua urusan sudah selesai pak.ji bersiap untuk istirahat Karana jam menunjukan pukul dua subuh

__ADS_1


Yura masuk ke kamarnya untuk istirahat, sementara dewa dan Dewi masuk ke paviliun mereka duduk di ruang tamu ternyata sudah ada makanan untuk mereka


mereka berdua makan dengan lahap karna sedari kemarin tidak makan, apalagi yang di sediakan adalah makanan khusus penyihir


__ADS_2