
sontak saja kata-kata ren membuat semua melihat kepadanya dengan menahan senyumnya
Mey jangan di tanyak mukanya sudah memerah menahan malu atas ucapan ren
setelah sadar ren langsung kembali normal sok cool seperti tuan mudanya
maaf nak ren bapak baru tau kemarin bahwa ada yang mau datang malam ini ke rumah bapak karna selama ini bapak Tidak pernah melihat Mey dekat dengan laki-laki manapun jadi silahkan nikmati minumannya
terimakasih pak atas Jamuanya saya langsung saja pada intinya saya ke sini berniat melamar anak bapak untuk menjadi istri saya
bapak menyerahkan semua pada Mey karna Mey yang akan menjalani rumah tangga
semua melihat ke arah Mey bagamana nak apakah kamu menerima lamaran tuan Rendi Mey pun menggukan kepalanya tanda setuju semua mengucap syukur
jadi kapan pernikahannya tanya bapak Mey,maaf pak kalau bisa Minggu depan pak wah cepat sekali kami belum menyiapkan apapun bapak dan keluarga cukup hadir saja ucap yura
__ADS_1
wah nak Yura membuat kami tidak enak selama ini selalu di bantu keluarga nak Yura ucap bapak Mey
bapak ini sudah Yura angap keluarga apalagi nanti Mey menikah dengan Ren yang sudah seperti sodara bagi suamiku ucap Yura meyakinkan ayah Mey
wah kalau begitu bapak setuju saja dan terimakasih nak Yura atas bantuannya selama ini,Yura hanya tersenyum manis membuat yang di dalam ruangan meleleh melihat senyum Yura
Orin yang sadar apa yang terjadi langsung berdehem untuk menyadarkan penghuni yang lain
maaf ucap mereka serempak sedang Yura kebingungan
setelah acara lamaran Mey dan ren mereka ijin untung pulang ke rumah dan Minggu depan kami akan menyuruh orang untuk menjemput bapak dan keluarga
setelah tiba di dalam rumah orin dan yura langsung membersihkan diri setelah itu mereka duduk di ranjang Diman Yura sedang bersandar di dada bidang Orin
sayang apakah ada sesuatu di kampus yang ingging ku ceritakan padaku,sayang hentikan pertanyaan konyol mu kau pasti sudah tau apa yang terjadi di kampus hati ini
__ADS_1
oh iya kapan kau akan ke negri penyihir Kat ibu bulan depan,berati tinggal satu Minggu lagi kau akan pergi
Yura mendongak iya sayang,satu Minggu lagi kami berangkat tadi ibu menelepon ku,berapa hari rencana di sana,kata ibu habis pesta kami akan pulang munkin sekitar tiga hari di sana
berati kau pergi setelah pernikah Mey dan ren,iya rencananya seperti itu,andai aku bisa ikut aku takut berpisah dengan mu sayang sudahlah sayang,kau tau aku sangat mencintaimu
saat subuh sayup-sayup terdengar suara seseorang yang sedang memuntahkan isi perutnya
Yura yang merasa terganggu dengan suara tersebut terbangun dia berjalan kearah westafel di lihatnya suaminya sedang mengeluarkan isi perutnya
sayang ada apa denganmu ucap Yura sambil menolong suaminya yang hampir jatuh
tidak tau sayang tiba-tiba aku sangat mual dan kepalaku pusing,apa kau keracunan makanan atau sesuatu tanyak Yura,entahlah sayang aku juga tidak tau
baikalah aku akan ke dapur membuatkan mu teh hangat,Orin hanya mengangguk sambil berbaring di tempat tidur
__ADS_1
setelah meminum teh dan mencium wangi b tubuh istrinya,Orin merasa jauh lebih baik
bagaman keadaanmu sayang tanyak Yura,aku baik-baik saja,munkin karna kecapaian saja ucap Orin,karna sudah merasa sehat