PENYIHIR CANTIK DAN CEO AROGAN

PENYIHIR CANTIK DAN CEO AROGAN
Yura vs mey


__ADS_3

keesokan harinya Yura ke kampus sangking bahagianya Mey langsung memeluk sahabatnya denga heboh iya bercerita telah pindah rumah ya tadi pagi Mey bercerita ada Yura bahwa dia akan kesiangan ke kampus karna membatu orang tuanya pindah jadi saat pergi Yura di antar ayahnya


dan di sinilah Yura yang mendengar cerita Mey dari A sampe z Hinga lupa akan pertanyaan yang lain Yura tampak bahagia melihat sahabatnya sangat antusias bercerita selesai bercerita Mey langsung mengajak Yura ke kantin untuk membeli air solnya tenggorokan kering


saat sampe di kanti tak sengaja mereka bertemu senior Sinta yang merasa diri paling cantik dan kekasihnya Deni yang pleboy mereka pun masuk kantin dan saat akan pulang Sinta langsung menghadangnya bersama ke dua temanya


karna Yura tak ingin bertengkar dan Mey juga malas meladenia orang seperti Sinta yang setiap hari selalu ada di kehidupan sekolahnya mereka pun hanya diam dan mengatakan maaf kk kami mau lewat

__ADS_1


Sinta dengan tatapan sinis ingin membuka masker Yura tapi dengan cekatan Mey langsung menarik Yura ke belakangnya Sinta pun tertawa seberapa jelek dirimu sampe malu membuka maskermu Yura diam Mey pun mulai berkata itu bukan urusanmu


dan langsung menarik Yura keluar kantin Sinta pun berteriak dasar miskin dan jelek sambil tertawa dan kembali ke tempat duduknya sambil memeluk lengan kekasih nya sambil kembali melahap makanannya


Yura dan Mey sampe ke kelas Mey berusaha menghibur Yura tapi di luar dugaan Yura justru tertawa sambil memegangi perutnya Mey heran sambil menatap Yura sambil alisnya mengerut dia sanagat tak menyangka reaksi yura


saat akan kembali bertanya dosen masuk setelah perkuliahan selesai seperti biasa Yura dan Mey menungg pak Seno di bagian sisi gerbang yang sepi pak Seno pun berhenti setelah melihat nonanya kebetulan hari sudah agak sore

__ADS_1


yura dan Mey pun masuk Yura mengajak Mey ke rumahnya dulu agar mereka bisa mengerjakan tugas bersama di rumah Yura saat masuk gerbang Mey tak hentinya takjub dengan taman rumah Yura sampe akhirnya tiba di depan pintu


Yura dan Mey pun keluar dan langsung masuk ke rumah dan melihat mama Yura yang sedang di ruang tv bersama ayahnya mereka pun menyapa dan langsung ke kamar Yura untuk membersihkan diri saat keluar Mey kaget melihat wajah Yura dia sampe tak berkedip melihat wajah Yura dia sampe histeris mengecek kamar mandi takutnya temanya hilang di kamar mandi


Yura hanya tersenyum dan berkata aku Yura Mey menatap takjub orang yang selama ini yang di Katai jelek ternyata wajahnya bagai bidadari dia saja sebagai wanita langsung jatuh hati pada wajah Yura apalagi kaum lelaki


setelah semua drama dalam akmar mereka pun turun makan makan malam bersama setelah makan Mey pamit pulang tapi tiba Yura merasa inggin mengatar Mey karna Yura terus memohon akhirnya ayahnya pun setuju walaupun berat tapi mau bagamana lagi Mey dan Yura pun masuk mobil di antar pak seno sampailah mereka di rumah Mey dan tyurapun langsung pamit pulang mengat pesan ayahnya langsung pulang

__ADS_1


__ADS_2