PERBURUAN MAFIA WEREWOLF

PERBURUAN MAFIA WEREWOLF
26. Pertemuan Ethan dengan Big Mike


__ADS_3

Ethan tahu bahwa dia harus bertindak cepat. Dia memutuskan untuk menggunakan keterampilan pertahanan dirinya. Ketika salah satu anggota geng mencoba meraih kerah bajunya, Ethan menghindari gapaian tangan tersebut dan dengan cepat merespons dengan memegang tangan tersebut dan membanting orang itu.


'BRAAAK'


Lelaki itu jatuh menghantam kursi hingga kursi itu hancur berantakan.


"Aduuuh tanganku. Brengsek kamu mematahkan pergelangan tanganku!" Orang itu terkapar sambil memegang pergelangan tangan kanannya. Pergelangan tangan kanannya sudah memutar tidak pada tempatnya.


"Aku tidak suka disentuh orang yang belum aku kenal. Sebaiknya kalian bersikap sopan padaku!" Ethan membersihkan tangannya yang baru saja dipakai untuk membanting orang.


"Teman-teman hajar dia!" Big Mike langsung berteriak memberikan perintah. Matanya melotot pada Ethan karena tidak terima melihat anak buahnya yang sudah cidera.l


Perkelahian pecah di bar tersebut. Kursi-kursi terbalik, gelas dan botol-botol pecah berhamburan, dan orang-orang berteriak. Ethan, meskipun menjadi sasaran serangan dari beberapa anggota geng, berhasil menghindari dan membalas dengan pukulan yang terlatih.


Big Mike, yang tidak senang dengan kekacauan ini, juga ikut campur dalam perkelahian. Dia mencoba melayangkan pukulan telak ke arah Ethan. Namun, Ethan dengan cekatan menghindarinya dan berhasil menjatuhkan Big Mike ke lantai dengan tendangan yang cepat.


Ketika Big Mike jatuh, beberapa anggota geng motor yang lain mencoba melindungi pemimpin mereka dengan serangan balasan. Tapi Ethan tidak menyerah. Dia berhasil menghindari dan bertarung dengan keberanian yang luar biasa, menggunakan teknik pertahanan diri yang telah dikuasainya selama bertahun-tahun.


Perkelahian berlanjut, kursi patah, gelas pecah, dan darah mengalir. Beberapa orang di dalam bar mencoba memanggil bantuan pada anggota geng yang berada di luar, sementara yang sudah terluka mencoba melarikan diri dari kekacauan tersebut.


Akhirnya, setelah beberapa saat perkelahian yang intens, Ethan berhasil merobohkan beberapa anggota Geng Vipers dan mengancam mereka. "Saya bukan polisi, tapi saya sedang mencoba menyelamatkan orang. Saya ingin tahu apa yang Anda tahu tentang kasus ini."


Big Mike berdiri dan mencabut pistolnya. Dia mengarahkan senjatanya pada Ethan. "Jangan bergerak! Percuma kamu pandai berkelahi namun tetap akan mati konyol di sini!" Beberapa anggota geng yang membawa pistol juga ikut mengarahkan senjatanya pada Ethan.

__ADS_1


Ethan mengalihkan pandangannya ke arah Big Mike yang menodongkan pistol padanya, "Apa Anda akan memberi saya jawaban sekarang atau kita akan melanjutkan perkelahian?" Ethan tampak tenang tidak takut sedikipun saat pistol diarahkan pada dirinya. Dia perlahan memasukkan tangan kanannya di saku bajunya.


'DOOOR'


Salah satu anak buah Big Mike menembakkan pistolnya ke atas sebagai tembakan peringatan pada Ethan.


"Aku bilang jangan bergerak! Jangan dikira kami tidak berani menembak mu!" Anak buah Big Mike membentak Ethan yang malah terkesan meremehkan mereka dan malah merogoh kantong bajunya. Gerakan Ethan yang mencurigakan membuatnya waspada.


"Tenang, aku hanya ingin merokok sebatang. Sebelum rokok ku habis, kalian semua sudah aku kalahkan." Ethan tidak peduli dengan ancaman pistol dan terus mengambil rokok dan mengalakannya.


"Hei, anak muda! Jangan besar mulut! Memangnya kamu Superman yang kebal peluru!" Big Mike berkata sambil mendongakkan wajahnya dengan angkuh pada Ethan.


"Hahaha ...."


"Aku senang, setelah sekian lama akhirnya ada orang muda dan sehat yang membuat keributan kembali di markas kami." Big Mike mengangguk sambil tersenyum pada anak buahnya. Big Mike memandang Ethan sebagai rezeki nomplok yang dapat menghasilkan banyak uang.


Mata anak buah Big Mike tampak memperhatikan fisik Ethan dengan seksama. Dalam jeda perkelahian ini mereka baru sadar bahwa musuh mereka masih muda dan berbadan sehat. Wajah mereka yang tadinya tegang menjadi cerah dan bahagia. Salah satu dari mereka mengambil tali dengan harapan bisa menangkap Ethan hidup-hidup.


"Hahaha ...."


Ethan, tertawa terbahak-bahak merasa hal ini sangat menggelikan. Baru kali ini dia mengetahui ada orang yang berniat menangkapnya hidup-hidup. Saat menjadi manusia normal saja tidak ada musuhnya yang mau menangkapnya hidup-hidup apalagi sekarang saat dia sudah menjadi manusia werewolf. Apalagi saat ini organnya jelas tidak akan cocok dipakai untuk orang normal.


Ethan sangat senang melihat kecurigaannya pada Geng Vipers saat ini ternyata benar adanya. Petunjuk yang terang sudah ada di depan mata bahwa geng ini ada hubungannya dengan mafia perdagangan organ. Ethan tidak perlu lagi melakukan penyelidikan yang tidak perlu. Tawa Ethan menggema di seluruh bar dan meredakan ketegangan sesaat. Namun, bagi anggota Geng Vipers, itu hanyalah ejekan yang membuat mereka semakin marah.

__ADS_1


"Kamu pikir ini lucu, anak muda? Kamu akan menyesal telah mengolok-olok Geng Vipers!" teriak Big Mike dengan ekspresi wajah yang semakin merah.


Ethan tahu bahwa dia harus bertindak cepat sebelum senjata mereka kembali mengancam. Sambil merokok, dia tiba-tiba dengan gerakan bela diri yang sangat cepat menggunakan kecepatan werewolf menundukkan badannya. Dalam sekejap mata, dia melompat ke udara dan melakukan tendangan putar yang mengagumkan.


Tendangan itu mengenai lengan beberapa anggota geng yang tengah berusaha menembak Ethan. Senjata-senjata di tangan mereka terlempar ke udara dan jatuh ke lantai. Ethan dengan cepat melayangkan pukulan telak ke orang-orang yang mengepungnya, menghantam mereka dengan teknik bela diri yang sangat terlatih.


Anggota Geng Vipers terkejut oleh kecepatan dan kekuatan Ethan. Mereka tidak sempat merespons dengan cepat. Beberapa di antara mereka terkena pukulan Ethan dan terlempar ke lantai. Kursi-kursi terbalik, meja-meja rusak, dan botol-botol pecah semakin melengkapi kekacauan di dalam bar.


Big Mike, yang sudah marah dan terkejut, mencoba menembak Ethan, tetapi tangan kirinya yang terluka membuatnya tidak cukup cepat. Ethan terus bergerak dengan cepat dan dengan cekatan menghindari serangan pistol Big Mike.


'DOOOR DOOOR DOOOR'


Big Mike terus menembaki Ethan namun tidak ada satu pun peluru yang mengenai Ethan. Gerakan Ethan terlalu cepat untuk diikuti lengan kiri Big Mike yang sudah terluka.


Ethan dengan langkah zigzag mendekati Big Mike dan langsung merebut pistolnya dengan tangan kanan. Sementara tangan kiri Ethan menekan kuat kepala Big Mike ke meja. "Menyerahlah kalian semua atau aku bunuh ketua kalian! Beritahu aku, pada siapa kalian menyerahkan Jennifer?" Ethan menempelkan ujung pistol di tangan kanannya di kepala Big Mike yang sudah menempel di meja.


"Tembak saja aku kalau berani! Kami lebih baik mati daripada dipaksa berbicara!" Big Mike yang sudah terbiasa hidup dalam kekerasan tidak takut sama sekali dengan ancaman Ethan. Big Mike balas menggertak Ethan.


'DOOOR'


Ethan menembak lengan Big Mike. Ethan sengaja menyerempetkan tembakannya di lengan sebagai peringatan pada Big Mike.


"Sial, kenapa kamu melukai ku? Kenapa tidak kamu bunuh saja aku!?" Big Mike menegakkan badannya dan menarik lengan bajunya untuk melihat luka tembak di lengannya. Dia sangat geram, nafasnya mendengus dan matanya melotot pada Ethan yang tidak berani membunuhnya namun malah seenaknya menyiksa dirinya.

__ADS_1


Ethan mengerutkan alisnya melihat lengan Big Mike. Perasaannya menyatakan tidak asing melihat gambar tatoo di lengan Big Mike. "Brother, benarkah kamu tidak akan memberitahukan informasi apa pun padaku? Aku di sini sedang menjalankan tugas." Ethan menarik kerah bajunya ke kiri dan memperlihatkan gambar tatoo di dada kirinya. Ethan dengan cepat menutup kembali dadanya agar hanya Big Mike saja yang melihatnya.


__ADS_2