Peri ajaib

Peri ajaib
12 BAB 12 -HAL BURUK-


__ADS_3

"Tidak,ini kesalahanku karena bawa-bawa nama kamu dalam masalah beberapa tahun lalu kami." Kata joe.


Mereka tersenyum dan tertawa bersama,lalu tak disadari Qyo melihat dari jauh dengan tatapan kecewa,rasanya ia benar-benar merasa salah.


2 Hari setelah itu,ratu memanggil Qyo terang-terangan dengan memakai mic,ia memanggil Qyo dengan mengatakan. "Qyo,sang prajurit kota Yu-sami,dipersilahkan datang ke rumah ratu karena ada urusan,sekali lagi,Qyo--" Dan seterusnya.


Qyo langsung bergegas datang ke istana,tapi tak disangka,ratu melihat Qyo dengan angkuh,Mungkin dalam ibaratnya ratu dengan tak ingin berjumpa Qyo,tapi terpaksa. "A-ada apa ratu?"


Sang baginda ratu tak menjawab apapun,dan perlahan-lahan,wajahnya mulai kecewa.

__ADS_1


"R-ratu?" Tanya Qyo lagi.


Kali ini ratu bicara dengan nada begitu sedih dan hampa. "Qyo.. " Ratu memanggil namanya dengan tempo sesingkat-singkatnya. "Y-ya ratu?" Qyo menjawab.


Ratu menangis,sedikit demi sedikit ia mengeluarkan air matanya,rasanya ia begitu sakit hati dengan sikap Qyo. Qyo yang ada disitu langsung berteriak memanggil. "Ratu!!" Qyo mulai berdiri,tapi prajurit dekat ratu menghalangi,dia menyuruh Qyo tetap membungkuk-an 1 kakinya,seraya memohon.


Qyo tak bisa melawan,ia kembali berlutut.


"Tidak.. Huhu.. Tidak.." Ucapan ratu benar-benar hampa. Membuat prajurit disana mulai hilang kendali dan menemui ratu. Prajurit tak membiarkan Qyo berjalan menemui ratu,itu sudah melanggar hak sebagai undang-undang di kota Yu-sami. Qyo hanya menunduk sambil berlutut,ia mau menyadari kesalahannya.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian. 1 prajurit dari luar berteriak masuk ke aula istana. "Peringatan!! Ratu!!" Kata 1 prajurit itu. Ratu mengusap air matanya dan bertanya. "Ada apa?" Tanyanya.


1 prajurit itu ketakutan,wajahnya samar-samar,ia seperti melihat sesuatu yang tak pernah diduga semua orang. Tiba-tiba, seluruh peri laki-laki maupun perempuan,anak-anak maupun orang dewasa,Berteriak keras,mereka berlarian ke arah istana,seraya bahwa istana adalah tempat aman bagi mereka untuk berlindung.


Bahkan kota yu-sami tidak bisa dilihat indah lagi,sebuah meteor dari seberang melemparkan sebuah batu-batu bara besar ke kota Yu-sami. Peri-peri disana ketakutan,mereka harus mencari tempat dimana lagi selain kota itu. Kota yang indah dan begitu damai. Teriakan keras mereka makin membuat beban ratu semakin banyak dan membuat ratu pingsan.


Bahkan Qyo sudah berkeringat dingin dari tadi dan membeku berlutut. Sampai sekarang,masih tak diketahui keberadaan joe dan mona.


Qyo tiba-tiba teringat 2 peri wanita itu. Mereka masih begitu muda! Bagaimana mungkin mereka terkena-- Qyo bergegas melemparkan semua kebasan di tubuhnya,membuat ia berdiri sendiri,membuat ia bisa menolong orang yang disayanginya. Qyo berlari sambil mengeluarkan air matanya,ia mengingat kebersamaan ia dan mona,begitu juga ia dan joe. Kadang-kadang kebersamaan itu bisa membuat suatu hubungan bisa terpecah belah,

__ADS_1


Tak sampai disitu,rumah mona hancur,dan batu-batu bara itu masih terlempar dari arah selatan. Qyo panik dan melihat ke market. "Hah.. Mona.. Mona.. Joe!!!"


__ADS_2