
"Hah!" Terkejut mona saat melihat loya dan pelatih bersentuhan. Mereka melakukan hal yang dilarang di kota juj-sem,yaitu bercinta.
"Tak.. Tak mungkin.." Mona mengangkat alisnya,dia benar-benar tak percaya apa yang sedang dilihatnya, Sang pelatih dan loya tak menyadari ada orang lain yang mengintip mereka bercinta.
Mona lari sambil tergesa-gesa untuk ke kamar. "Pantas saja.. loya.." Mona baru menyadari,bahwa loya peningkatannya meningkat karena diajarkan oleh sang pelatih yang mesum itu. Mereka melakukan hal yang tak senonoh didalam gudang,pantas saja tak ada yang menyadari,karena itu gudang tua,gudang yang tak dipakai beratus-ratusan tahun lalu. Disitulah loya dan sang pelatih bercinta,mereka mencium satu sama lain,bersentuhan,dan... Ugh... Itu menjijikan.
"Aku.. Aku.." Mona ketakutan melihat mereka melakukan hal yang tak senonoh di pagi hari (Jam 03.45) Itu pagi sekali,orang tak ada yang bangun sepagi itu.
Mona memberanikan diri lagi untuk ke gudang tua itu,itulah kamar sang pelatih,sang pelatih menjadikan kamar itu untuk dia bercinta dengan peri muda lainnya.
__ADS_1
Saat mona hendak ingin melihat dari jendela, Suara ******* loya memenuhi gudang tersebut,"Ah.. Ah.. pak.. Hen-hen.. Ah..." Mona benar-benar merinding saat itu,hal tak senonoh? Itu yang dilakukan loya! Dia bercinta dengan seorang pelatihnya sendiri. Mona tak memberanikan diri lagi untuk melihat mereka. Jadi mona lari ke kamar dan mencoba untuk tidur nyenyak.
Paginya,mona bangun dengan masih keadaan merinding,ia terus bergetar, dan melihat ke tempat tidur loya,ia melihat loya yang wajahnya memerah dan banyak cairan-cairan yang memenuhi kamar mereka.
"Apa.. Ini.." Mona semakin ketakutan,ia hanya ingin pergi,lalu saat hendak memasuki lapangan,ia melihat guru yang siap olahraga pagi ini.
"Ee.. Pagi pak.." Kata mona sambil bergemetar dengan dahsyat,"Ya,pagi" Pak pelatih heran mengapa mona bergemetar dengan dahsyat saat menyapanya. "P-pak.." Saat mona ingin bicara,loya menyentak pembicaraan mona dan pak pelatih." Guru,pagi" Senyum loya pda guru,"Ah,ya,pagi juga,em.. Loya?" Ragu-ragu sang pelatih
"Guru wu.. Aku takut.." Bicara mona dalam hatinya.
__ADS_1
Paginya,mona tak bangun pagi,ia demam tinggi! 42 derajat celcius! Saat itu guru panik dan segera mencarikan seseorang yang bisa menyembuhkannya. Saat itu.. Datanglah seorang yang lebih tua dari mona,yaitu Yen. Yen berumur 3 tahun lebih tua dari mona.
"Ugh.. Hu.." Mona mengigil tak henti-henti,saat itu yen langsung menyihirnya dengan kekuatannya yang sakti itu,dan suhunya mulai menurun. Yang tadinya 42 celcius,sekarang menjadi 31 celcius.sepertinya sihir yen berguna,apakah iya?
"Terima kasih.." Salam mona sambil membungkuk pada yen,"Hm" Dingin yen saat itu,Mona kesal dan masuk ke kamarnya."Apaan dah,orang juga minta maaf,kaya mau ngepet aja,dingin gak nentu,hmph!" Kesal mona.
"Mo-mona.." Ketakutan loya saat melihat wajah mona.
"Hm? Ada apa loya? Mengapa kau begitu ketakutan?" Tanya balik mona,"I-itu dibelakangmu.." Takut loya,mona pun membalikkan badannya,"Itu apanya-- ah.." Kaget mona saat dibelakangnya ada seorang berplastik hitam tepat dibelakang mona.
__ADS_1
"Apa.. Apa yang-- Mmm!!"
Mona diculik.