Peri ajaib

Peri ajaib
6 BAB 6 -KOTA YU-SAMI-


__ADS_3

Penculik itu menculik mona,saat itu loya dihipnotis,penculik itu punya sihir memberhentikan waktu sementara,dan loya tak bisa berbuat apa-apa.


"Mmm!!!" Mona disekap di sebuah pulau dekat dengan kota Yu-sami.


pulai peri Yu-sami sangat jauh dari pulau peri-peri lainnya,kota juj-sem hanya sebuah pulau untuk melatih,tidak untuk bersenang-senang. Pulau Yu-sami lebih kebanyakan keturunan,ya,maksudnya banyak anak-anak. Saat mona sadar dia disekap di pulau yu-sami,dia baru ingat,bahwa ada peri kecil yang memainkan pedangnya dari pulau Yu-sami. Itu ada di "2 BAB 2 -BAKAT-"

__ADS_1


"[Ini.. Kota Yu-sami..?] Mona terkejut melihat kota Yu-sami yang begitu makmur dan damai,banyak anak-anak yang lucu dan mungil,mereka dipimpin oleh seorang ratu baik di pulau itu. "[Damai sekali..]" Mona iri pada kota itu dan ingin tinggal disitu,kota Yu-sami jauh dari kota juj-sem,hampir berapa meter jauhnya dari kota Yu-sami.


Penculik itu membawa mona kehadapan ratu mereka."Siapakah nona cilik ini?" Tanya ratu itu dengan lembut sambil mengasih sayang."Nona cilik ini bekerja di kota juj-sem" Jawab sang penculik,"Kota haram itu? Hish! Tak boleh dibiarkan! Kasih dia makanan dan tinggalkan dia di rumah kosong itu." Kata sang ratu.


Sesampainya di rumah kosong yang di katakan ratu itu,mona ternganga-nganga melihat rumah yang isinya begitu mewah,banyak hal yang cantik,bahkan peri pelayan!! "Wah.." Kata mona. "Bagaimana?" Tanya si penculik tadi yang menculik mona sambil membuka penutup mulutnya."[Siapa pria ini..? Ganteng sekali..]" Kata mona didalam hatinya.

__ADS_1


"Perkenalkan,namaku Qyo", Penculik itu tampan,apa ada orang yang tak ternganga-nganga saat diculik pria tampan? Mana ada! "Aa.." Gagap mona,"Ahahah,iya.. Aku mona.." Jawab mona. Penculik itu tersenyum dan melepas semua ikatan yang ada di kaki,tangan. "Mulai sekarang,kamu tinggal di kota ini." Kata Qyo. "Lalu.. Bagaimana dengan kota juj-sem?" Tanya mona,"Lupakan kota harem itu. Nikmati kota Yu-sami,kota yang penuh kedamaian" Jawab Qyo. Mona tak bicara lagi dan tersenyum pahit.


Esoknya,mona bangun dari tidurnya yang begitu nyenyak,"Hoamm,tidurku begitu nyenyak tadi malam.. Aku benar-benar tak sengsara di kota ini.." Kata mona,Mona pun bersiap-siap dan keluar dari rumahnya."Hmm?" Tanya mona pada dirinya yang saat baru keluar dari rumahnya melihat peri kecil menangis. "Hey.. Ada apa?" Tanya mona,"Teman-temanku.. Hiks.. Membenciku.. Mereka.. Hiks.. Tak mau.. Hiks.. Berteman denganku.." Kata sang peri kecil tadi.


"Aww.. Tak apa,kamu main sama aku aja ya?" Jawab mona,"Be-benarkah? terima kasih kakak manis!" Senang sang peri kecil tadi sambil memeluk mona."Oh ya,namaku Ow,siapakah nama kaka manis?" Tanya peri kecil."Ahaha,namaku mona" Jawab mona, "Kaka mona cantik sekali,aku iri..." Kata ow. "Tak perlu iri-iri,dimata semua orang,kamu lah yang seperti bidadari,ahaha","Ah? Ahahah!" Mereka tertawa sepanjang hari.

__ADS_1


__ADS_2