
"Ada apa dengan wanita itu?apakah dia sudah gila?"
"Sepertinya begitu,tapi mau bagaimanapun kita harus melayaninya …. "
Gosip gosip dari para Pelayan itu terdengar oleh Lhea.Lhea hanya biasa saja sambil menuangkan Wine ke dalam gelas.secara diam diam,Lhea juga tidak lupa memasukkan ramuan yang sudah berbentuk biji bunga ke dalam minuman itu.
Setelah Lhea memasukkannya,Lhea menjadi sangat puas dan senang karena efek dari ramuan itu dapat menimbulkan rasa halusinasi yang sangat kuat.
"Hahaha,Rhia …. kau tidak akan bisa tertawa lagi setelah menikmati pesta perjamuan ini!", gumam Lhea dengan menunjukkan rasa kepuasannya.
Kemudian,terdengar suara pintu yang terbuka lebar dari ruang makan.siapa lagi kalau bukan Rhia,Sang Peri Matahari dengan sifatnya yang pura pura polos itu.
Menunjukkan rasa senangnya di depan umum dengan mengenakan gaun manik manik yang di berikan oleh Lhea membuat Lhea ingin tertawa melihatnya.
"Hah?Rhia mengenakan gaunnya?astaga betapa bodohnya dirinya itu!jadi,siapa yang bisa di sebut sampah?", gumam Lhea yang hampir keceplosan tertawa.
"Halo,para tamu semuanya!terima kasih telah hadir ke acara perjamuan ini.sebagai tanda ucapan terima kasih tadi,aku akan melayani kalian semua untuk minum Wine buatanku", kata Rhia dengan perasaan senang.
__ADS_1
Lhea hanya santai saja karena mendengar apa yang di katakan oleh Rhia menurutnya itu tidaklah penting.
"Tinggal tunggu saja reaksimu ini yang sangat suka kebersihan!aku sangat menantikannya!", kata Lhea bergumam tentang Rhia.
Dengan senang hati,Lhea memberikan gelasnya pada Rhia dan menyuruhnya untuk meminum Wine nya.
"Tidak perlu!aku sudah menyiapkan Wine untukmu,sisanya aku sudah menyuruh Pelayan untuk melayani mereka semua", kata Lhea sambil memberikan Wine pada Rhia.
Rhia menjadi semakin senang dengan perlakuan Lhea yang hanya bisa melayaninya.
Sedangkan,Lhea menjadi senang hanya karena perangkap yang ia buat ternyata sangat bermanfaat.
"Tentu saja itu akan menjadi kehormatan bagiku", jawab Lhea dengan perasaan yang jijik.
"Apakah orang itu punya otak?!sepertinya dia sudah tidak sehat!", gumam Lhea jijik dengan panggilan dari Rhia.
Rhia langsung meminumnya tanpa menunggu waktu lama.tiba tiba,sekujur tubuh Rhia menjadi merah sehingga menimbulkan gatal.
__ADS_1
Tanpa di sengaja,setelah meminum habis Wine itu,gelas yang di pegang oleh Rhia terjatuh dengan tangannya yang terlepas.
Rhia berteriak kesakitan hingga seluruh tubuhnya mengeluarkan bintik merah yang banyak.
Melihat semua yang telah terjadi,Lhea langsung menjadi senang karena racun yang ia buat bersama Samantha.
"Hahahahaha,Samantha,meskipun kau adalah orang penyabar,ternyata kau pintar sekali ya saat membuat rencana.sekarang,semua racun buatanmu benar benar bereaksi di tubuh Rhia!rasakan itu sesakit sakit mungkin sampai kau menangis darah!hahahahaha!!!", kata Lhea senang bergumam tentang kesialan Rhia.
*Flashback on*
"Samantha,kau yakin jika itu akan berhasil untuk menjatuhkan Rhia?", tanya Lhea pada Samantha.
"Lhea,kau ikuti saja rencanaku.ini pasti akan berhasil menjatuhkannya hanya dengan satu sentuhan sekalipun", jawab Samantha sambil memegang manik manik beracun itu.
"Hmm …. ,mungkin apa yang kau katakan sangat masuk akal.baiklah,aku terima semua rencanamu,ayo kita buat gaunnya!", kata Lhea mulai mengerti dengan apa yang di maksud oleh Samantha dan mengajaknya untuk membuat gaun.
"Tunggu dulu,jangan lupa kau juga masukkan obat ini ke dalam minumannya,ini dapat menimbulkan efek halusinasi yang sangat kuat", jawab Samantha sambil memberikan obat halusinasi pada Lhea.
__ADS_1
BERSAMBUNG ….
JANGAN LUPA LIKE,RATE 5 BINTANG,TIP/VOTE YA AGAR AUTHOR AKAN SEMANGAT BUAT CERITANYA✌